Pabrik Mobil Listrik Xiaomi & Nio Kini Jadi Wisata Terpanas di China, Tiketnya Lebih Susah dari Konser BlackPink!
Jum'at, 27 Juni 2025 - 09:38 WIB
loading...
A
A
A
Perlombaan Membuka Diri
Xiaomi tidak sendirian. Nio, pemain utama lainnya, bahkan lebih dulu mengubah pabriknya menjadi magnet publik dan telah menarik lebih dari 130.000 pengunjung pada tahun 2024.Berbeda dengan Xiaomi yang gratis, tur Nio memerlukan pembayaran dengan "poin Nio" senilai sekitar USD14, sebuah taktik cerdas untuk meningkatkan loyalitas dan interaksi pelanggan di aplikasi mereka.
Fenomena ini adalah puncak dari dorongan pemerintah China untuk menciptakan "lights-out factories"—pabrik yang sangat otomatis sehingga dapat beroperasi dalam kegelapan tanpa perlu tenaga kerja manusia. Kini, pabrik-pabrik tersebut tidak lagi beroperasi dalam gelap. Lampu sorot justru dinyalakan terang-benderang, mengubahnya menjadi alat pemasaran paling kuat.
"Apa yang langsung terlihat adalah sangat sedikit pekerja di lini produksi. Di beberapa lini, sebenarnya lebih banyak robot industri daripada manusia," kata Zhang.
Perang ini bahkan telah merambah ke generasi paling muda. BYD, Nio, dan Xiaomi kini secara aktif mengorganisir tur untuk siswa sekolah dasar. Seperti yang dikatakan Zhang, "Itu jelas merupakan cara untuk membina konsumen potensial sejak usia muda."
Pada akhirnya, tur pabrik ini lebih dari sekadar aktivitas akhir pekan. Ini adalah jendela menuju masa depan manufaktur, sebuah kampanye pemasaran yang canggih, dan sebuah pertaruhan besar untuk menanamkan loyalitas merek di benak konsumen, bahkan sebelum mereka cukup umur untukmemegangsetir.
(dan)
Lihat Juga :