Faktor Pemicu Truk Pickup Toyota Menjadi Pilihan Mobil Perang Dunia Ketiga

Senin, 30 Juni 2025 - 14:14 WIB
loading...
Faktor Pemicu Truk Pickup...
Truk Pickup Toyota Menjadi Pilihan Mobil Perang Dunia Ketiga. FOTO/ DOK SindoNews
A A A
TEHERAN - Dari padang pasir Maghreb Afrika hingga pegunungan Afghanistan, mulai dari suku pedalaman hingga Pasukan Khusus Amerika telah memilih truk pikap Toyota sebagai armada tempur mereka.

BACA JUGA - Sejarah Piala Dunia, Sempat Terhenti Akibat Perang Dunia II

Ada banyak alasan mengapa truk pikap Toyota menjadi kendaraan tempur utama di Dunia Ketiga.

Alasan mendasar adalah Toyota, sejak dahulu, dikenal lebih kuat dan tahan banting dibandingkan mobil Eropa atau Amerika.

Ia selalu sukses menghadirkan produk-produk tahan banting yang siap digunakan sebagai kaki kegiatan sehari-hari hingga menempuh ratusan tibu kilometer.

Seperti Hilux dan Land Cruiser. Sebuah pick-up dan double cabin keluaran Toyota yang dimensinya masih terbilang kompak di medan perang.

Mesin bandel, sasis kuat, kaki-kaki Tangguh, hingga kemampuannya yang mumpuni untuk melahap medan off road menjadikan ia masih digunakan sebagai kendaraan taktis saat perang.

Hilux merupakan versi pick up atau double cabin dari Toyota Fortuner. Mengusung mesin diesel yang kuat dan bertenaga yang ditempel ke sasis ladder frame serta penggerak 4x4, membuat ia mampu dengan mudah melahap berbagai kondisi jalan.
Faktor Pemicu Truk Pickup Toyota Menjadi Pilihan Mobil Perang Dunia Ketiga

Toyota Hilux seakan tidak bisa rusak dalam kondisi apapun. Tak heran bahwa di peperangan yang pernah terjadi di dunia, ia tetap terus diandalkan.

Mengutip dari Medium News, Edward Niedermeyer seorang konsultan industri otomotif mengatakan bahwa Hilux merupakan salah satu kendaraan dengan ketangguhan nomor satu.

“Hilux adalah salah satu kendaraan paling Tangguh dan andal di pasar global. Lebih Tangguh dan lebih berorientasi off-road dibandingkan Tacoma yang dijual di AS, Hilux sama populernya di kalangan kelompok kemanusiaan dan bisnis yang beroperasi di pelosok dunia, seperti halnya teroris,”
jelas Edward Niedermeyer
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Rekomendasi
Babak Kedua Prancis...
Babak Kedua Prancis vs Irak Tertunda Akibat Badai Petir
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Berita Terkini
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Perayaan 1 Dekade Aerox...
Perayaan 1 Dekade Aerox di Indonesia Diserbu Ribuan Anak Muda
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Infografis
Jerman Persiapkan Anak-anak...
Jerman Persiapkan Anak-anak Hadapi Krisis Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved