Di Balik Tragedi Diogo Jota: Membedah Lamborghini Huracan, Monster Buas Seharga Rp10 Miliar yang Jadi Saksi Bisu
Jum'at, 04 Juli 2025 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Material mewah seperti kulit Nappa dan Alcantara membalut setiap jengkal interiornya, sebuah kemewahan yang sepadan dengan harganya yang selangit.
Harga fantastis ini menjadikannya simbol status tertinggi, sebuah mainan wajib bagi para bintang sepak bola dan selebritas dunia. Dengan lebih dari 25.000 unit terjual di seluruh dunia selama masa produksinya (2014-2024), Huracan menjadi salah satu model Lamborghini paling sukses dalam sejarah.
Namun, tragedi yang menimpa Diogo Jota menjadi sebuah pengingat yang sangat mahal. Di balik semua kemewahan dan angka-angka performa yang memukau, ada sebuah tanggung jawab besar.
Mengendalikan "monster" bertenaga 610 hp di jalanan umum adalah sebuah seni yang membutuhkan keahlian, konsentrasi, dan pemahaman mendalam akan batas kemampuan, baik kemampuan mobil maupun pengemudinya. Karena ketika batas itu terlampaui, bahkan oleh seorang atlet kelas dunia sekalipun, konsekuensinya bisasangatfatal.
Harga Sebuah Status dan Risiko yang Melekat
Di Eropa, Lamborghini Huracan dijual dengan harga mulai dari 250.000 poundsterling atau sekitar Rp5,54 miliar. Namun, di pasar Indonesia, harga mobil bekasnya bahkan bisa menembus angka Rp8 miliar hingga Rp10 miliar, tergantung pada personalisasi dan kondisinya.Harga fantastis ini menjadikannya simbol status tertinggi, sebuah mainan wajib bagi para bintang sepak bola dan selebritas dunia. Dengan lebih dari 25.000 unit terjual di seluruh dunia selama masa produksinya (2014-2024), Huracan menjadi salah satu model Lamborghini paling sukses dalam sejarah.
Namun, tragedi yang menimpa Diogo Jota menjadi sebuah pengingat yang sangat mahal. Di balik semua kemewahan dan angka-angka performa yang memukau, ada sebuah tanggung jawab besar.
Mengendalikan "monster" bertenaga 610 hp di jalanan umum adalah sebuah seni yang membutuhkan keahlian, konsentrasi, dan pemahaman mendalam akan batas kemampuan, baik kemampuan mobil maupun pengemudinya. Karena ketika batas itu terlampaui, bahkan oleh seorang atlet kelas dunia sekalipun, konsekuensinya bisasangatfatal.
(dan)
Lihat Juga :