Dosa Truk ODOL: Saat Ribuan Nyawa Melayang, Produsen Hanya bisa Beri Himbauan

Senin, 07 Juli 2025 - 09:30 WIB
loading...
Dosa Truk ODOL: Saat...
Di saat pihak kepolisian bersiap menindak tegas para pelanggar hingga ke level pengusaha, sebuah
A A A
JAKARTA - Perang baru kini tengah berkecamuk di jalanan Indonesia. Bukan perang antar geng, melainkan perang melawan "monster" tak kasat mata yang setiap tahunnya menelan ribuan nyawa: truk Over Dimension Over Load (ODOL).

Di saat pihak kepolisian bersiap menindak tegas para pelanggar hingga ke level pengusaha, sebuah "dinding pertanggungjawaban" yang dingin justru dibangun oleh para produsen kendaraan.

Isuzu, salah satu pemain utama di pasar truk nasional, secara terbuka menyatakan bahwa apa yang terjadi pada truk mereka setelah keluar dari gerbang diler, sepenuhnya berada di luar kendali mereka.

Di Luar Kendali Kami: Argumen Sang Produsen

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menegaskan bahwa setiap unit yang mereka jual telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, ketika truk itu sudah menjadi milik konsumen, mereka seolah tak punya kuasa lagi.

"Kalau truk sudah diterima oleh konsumen, itu sudah tidak bisa kami kendalikan lagi. Ya, memang itu kan sebetulnya sudah menjadi haknya konsumen ya, mereka mau menggunakannya over load, apalagi sampai tiba-tiba dimodif lagi, itu sudah tidak bisa kami kendalikan," kata Puti Annisa Moeloek, Head of Communication Management Division PT IAMI, kepada wartawan di Bekasi.

Menurut Annisa, peran Isuzu kini terbatas pada edukasi. Memberi tahu konsumen tentang batas muatan dan modifikasi yang legal. Namun, ia juga menyoroti bahwa masalah ODOL bukan hanya soal muatan.

"Karena kan ODOL itu tidak cuma karena over load, tetapi cara berkendara. Selain itu, truk ODOL bukan hanya menjadi penyebab kecelakaan, tapi juga jalanan semakin rusak pasti gara-gara hal seperti itu," ujarnya.

Angka Berbicara: Aspal yang Dibanjiri Darah

Di balik argumen "di luar kendali" ini, ada data yang tidak bisa berbohong:

Korlantas Polri mencatat ada 27.337 kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang sepanjang 2024.

Jasa Raharja mencatat bahwa kendaraan ODOL menjadi penyebab kecelakaan nomor dua, dengan korban meninggal dunia mencapai 6.390 jiwa pada tahun 2024.

Enam ribu lebih nyawa melayang dalam setahun. Angka ini bukan sekadar statistik. Ini adalah tragedi nasional yang terus berulang, yang sebagian besar dipicu oleh truk-truk yang dipaksa membawa beban melebihi takdirnya, demi mengejar keuntungan.

Janji Lama yang Terlupakan

Pemerintah kini tak lagi main-main. Dengan mengacu pada Undang-Undang No. 22/2009, penindakan tegas akan dilakukan tanpa perlu aturan baru. Ini adalah sebuah pengingat keras akan komitmen Zero ODOL yang sebenarnya telah disepakati bersama oleh seluruh pemangku kepentingan sejak tahun 2017—delapan tahun yang lalu.

Delapan tahun janji yang seolah terlupakan, delapan tahun di mana "monster-monster" ODOL terus melenggang bebas di jalanan, meninggalkan jejak kerusakan dan duka.

Pada akhirnya, ini adalah sebuah lingkaran setan yang kompleks. Pengusaha mengejar profit, sopir berada di bawah tekanan, dan produsen, meskipun secara hukum berada di posisi aman, secara moral dipertanyakanperannya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenhub: Monster Truk...
Kemenhub: Monster Truk Tambang Impor Dilarang Keras Turun ke Jalan Raya
Alarm Keras dari Kemenhub:...
Alarm Keras dari Kemenhub: Perang Total Lawan Monster ODOL Dimulai, Aturan Tarif Jadi Senjata Utama
Fakta Mengerikan di...
Fakta Mengerikan di Balik Truk ODOL: AHY Ungkap Setoran Pungli Satu Truk Capai Rp150 Juta Setahun!
Benteng Pengawas Truk...
Benteng Pengawas Truk ODOL Jadi Sarang Pungli, Kemenhub Siapkan Mata-Mata Digital untuk Basmi Oknum Nakal
Horor di Tanjakan Sawangan:...
Horor di Tanjakan Sawangan: Pelajaran Mahal di Balik Truk yang Gagal Nanjak
Monster Jalanan Pencabut...
Monster Jalanan Pencabut Nyawa: Negara Rugi Rp40 Triliun, AHY Umumkan Perang Lawan Truk ODOL
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Kemenhub Tindak Tegas...
Kemenhub Tindak Tegas Pelanggar Aturan ODOL Selama Lebaran, 124 Perusahaan Truk Diganjar Sanksi
Rekomendasi
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
Kebiasaan ini Bisa Membuat...
Kebiasaan ini Bisa Membuat Kadar Kolesterol Naik saat Berpuasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved