Pelajaran Pahit dari Insiden Wuling Air ev: APAR Biasa Justru Bisa Jadi 'Bensin', Ini Senjata yang Tepat untuk Jinakkan Api Baterai
Senin, 07 Juli 2025 - 10:53 WIB
loading...
A
A
A
"APAR biasa itu kan bubuk, dan komposisinya itu ada garam. Jadi, saat disemprotkan ke baterai kendaraan listrik yang terbakar maka apinya akan lebih besar," tegas Franky di Jakarta. "Untuk itu, dibutuhkan senyawa khusus dalam memadamkan baterai."
Pernyataannya adalah sebuah peringatan keras. APAR bubuk yang selama ini kita andalkan, ternyata bisa menjadi pemicu ledakan yang lebih dahsyat saat bertemu dengan api baterai lithium.
"Kalau APAR jenis powder itu untuk memadamkan api dengan temperatur 600 derajat ke bawah. Sedangkan api yang ditimbulkan dari baterai kendaraan listrik bisa sampai lebih dari 1.200 derajat. Makanya dibutuhkan senyawa kimia khusus," ungkap Franky.
Ini adalah sebuah pertarungan yang tidak seimbang. Mencoba memadamkan api 1.200 derajat dengan alat yang dirancang untuk suhu 600 derajat sama saja dengan mencoba memadamkan api unggun dengan segelas air.
Pernyataannya adalah sebuah peringatan keras. APAR bubuk yang selama ini kita andalkan, ternyata bisa menjadi pemicu ledakan yang lebih dahsyat saat bertemu dengan api baterai lithium.
Perang Suhu Ekstrem: 600°C vs 1.200°C
Mengapa APAR biasa gagal? Jawabannya terletak pada suhu."Kalau APAR jenis powder itu untuk memadamkan api dengan temperatur 600 derajat ke bawah. Sedangkan api yang ditimbulkan dari baterai kendaraan listrik bisa sampai lebih dari 1.200 derajat. Makanya dibutuhkan senyawa kimia khusus," ungkap Franky.
Ini adalah sebuah pertarungan yang tidak seimbang. Mencoba memadamkan api 1.200 derajat dengan alat yang dirancang untuk suhu 600 derajat sama saja dengan mencoba memadamkan api unggun dengan segelas air.
Lihat Juga :