GIIAS 2025: Panggung Pertarungan Raksasa Otomotif Terbesar di Luar Tembok China
Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:58 WIB
loading...
GIIAS 2025 menjadi ajang otomotif terbesar dan paling bergengsi, tidak hanya di Indonesia, tapi juga luar negeri. Foto: SIS
A
A
A
ICE BSD - Siapkan telinga Anda untuk deru mesin masa depan dan mata Anda untuk kilau cat mobil yang belum pernah menyentuh aspal Indonesia. Mulai 24 Juli hingga 3 Agustus mendatang, arena ICE BSD City di Tangerang akan bertransformasi menjadi sebuah koloseum modern.
Ini bukan sekadar pameran; ini adalah Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sebuah pesta akbar sekaligus medan perang bagi lebih dari 60 jenama otomotif yang siap berebut takhta di pasar paling menggiurkan di Asia Tenggara.
Di tengah ketatnya persaingan global, Indonesia kembali menjadi sorotan. Penyelenggara bahkan berani mengklaim ini adalah sebuah pertunjukan dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya.
"GIIAS 2025 akan menghadirkan berbagai inovasi, termasuk yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Inilah yang menjadikan GIIAS sebagai ajang otomotif yang tidak boleh dilewatkan," ujar Rizwan dalam keterangan resminya.
Namun, di balik pernyataan tersebut, tersimpan sebuah pesan yang lebih dalam. Klaim ini bukan hanya tentang luas area pameran atau jumlah peserta. Ini adalah penegasan posisi tawar Indonesia di mata industri otomotif global.
Saat para raksasa dunia mencari panggung untuk memamerkan teknologi terbaru mereka—mulai dari mobil listrik hingga sistem kemudi otonom—GIIAS menjadi jawaban yang tak bisa mereka abaikan.
Ini bukan lagi sekadar pameran, melainkan sebuah ekosistem otomotif lengkap yang disajikan dalam satu waktu. Pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga juri. Area test drive yang luas disiapkan bagi mereka yang ingin merasakan langsung sensasi di balik kemudi, sebuah kesempatan langka untuk membandingkan puluhan mobil baru dalam satu hari.
Untuk menjadi bagian dari festival akbar ini, penyelenggara telah menetapkan harga tiket yang terjangkau. Pembelian secara online melalui aplikasi Auto360 dibanderol Rp 50.000 untuk hari biasa (weekday) dan Rp 100.000 untuk akhir pekan (weekend).
"Program tiket online ini merupakan bentuk komitmen penyelenggara untuk memberikan akses yang lebih praktis bagi masyarakat, sekaligus mengurangi antrean di lokasi," tambah Rizwan. Sebuah langkah strategis yang mengantisipasi ledakan pengunjung yang diperkirakan akan memecahkan rekor.
Ini adalah strategi untuk menjadikan GIIAS sebagai destinasi keluarga, di mana para "petrolhead" bisa memuaskan dahaga mereka akan teknologi, sementara anggota keluarga lainnya bisa menikmati suasana festival yang meriah.
Pada akhirnya, GIIAS 2025 adalah lebih dari sekadar kalender acara. Ia adalah barometer kesehatan industri, sebuah jendela untuk mengintip masa depan mobilitas, dan yang terpenting, sebuah arena di mana puluhan triliun rupiah akan dipertaruhkan untuk merebut hati dan dompet konsumen Indonesia. Pertarungan akansegeradimulai.
Ini bukan sekadar pameran; ini adalah Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sebuah pesta akbar sekaligus medan perang bagi lebih dari 60 jenama otomotif yang siap berebut takhta di pasar paling menggiurkan di Asia Tenggara.
Di tengah ketatnya persaingan global, Indonesia kembali menjadi sorotan. Penyelenggara bahkan berani mengklaim ini adalah sebuah pertunjukan dengan skala yang belum pernah ada sebelumnya.
Ambisi di Balik Klaim "Terbesar di Dunia"
Klaim yang dilontarkan bukan main-main. Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara Pameran GIIAS, dengan percaya diri menyatakan bahwa panggung tahun ini adalah yang terbesar dan terlengkap di dunia, di luar dominasi China."GIIAS 2025 akan menghadirkan berbagai inovasi, termasuk yang ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Inilah yang menjadikan GIIAS sebagai ajang otomotif yang tidak boleh dilewatkan," ujar Rizwan dalam keterangan resminya.
Namun, di balik pernyataan tersebut, tersimpan sebuah pesan yang lebih dalam. Klaim ini bukan hanya tentang luas area pameran atau jumlah peserta. Ini adalah penegasan posisi tawar Indonesia di mata industri otomotif global.
Saat para raksasa dunia mencari panggung untuk memamerkan teknologi terbaru mereka—mulai dari mobil listrik hingga sistem kemudi otonom—GIIAS menjadi jawaban yang tak bisa mereka abaikan.
Parade Para Raksasa dan Harga Tiket Masuk
Skala invasi para jenama tahun ini memang mencengangkan. Bayangkan, 39 merek mobil penumpang, 4 merek kendaraan komersial, dan 17 merek sepeda motor akan beradu gengsi di bawah satu atap. Itu belum termasuk 4 karoseri dan lebih dari 120 industri pendukung yang akan memamerkan segalanya, mulai dari velg terbaru hingga sistem audio paling canggih.Ini bukan lagi sekadar pameran, melainkan sebuah ekosistem otomotif lengkap yang disajikan dalam satu waktu. Pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga juri. Area test drive yang luas disiapkan bagi mereka yang ingin merasakan langsung sensasi di balik kemudi, sebuah kesempatan langka untuk membandingkan puluhan mobil baru dalam satu hari.
Untuk menjadi bagian dari festival akbar ini, penyelenggara telah menetapkan harga tiket yang terjangkau. Pembelian secara online melalui aplikasi Auto360 dibanderol Rp 50.000 untuk hari biasa (weekday) dan Rp 100.000 untuk akhir pekan (weekend).
"Program tiket online ini merupakan bentuk komitmen penyelenggara untuk memberikan akses yang lebih praktis bagi masyarakat, sekaligus mengurangi antrean di lokasi," tambah Rizwan. Sebuah langkah strategis yang mengantisipasi ledakan pengunjung yang diperkirakan akan memecahkan rekor.
Bukan Sekadar Pameran, Tapi Sebuah Pengalaman
GIIAS 2025 sadar bahwa pengunjung modern tidak hanya datang untuk melihat mobil. Mereka datang untuk sebuah pengalaman. Oleh karena itu, di luar gemerlap panggung utama, sebuah area kuliner outdoor yang luas disiapkan, menawarkan berbagai pilihan makanan dari nusantara hingga internasional.Ini adalah strategi untuk menjadikan GIIAS sebagai destinasi keluarga, di mana para "petrolhead" bisa memuaskan dahaga mereka akan teknologi, sementara anggota keluarga lainnya bisa menikmati suasana festival yang meriah.
Pada akhirnya, GIIAS 2025 adalah lebih dari sekadar kalender acara. Ia adalah barometer kesehatan industri, sebuah jendela untuk mengintip masa depan mobilitas, dan yang terpenting, sebuah arena di mana puluhan triliun rupiah akan dipertaruhkan untuk merebut hati dan dompet konsumen Indonesia. Pertarungan akansegeradimulai.
(dan)
Lihat Juga :