Diminta Menperin Tak Naikkan Harga, Daihatsu Lempar Bola Balik: Kenaikan Tak Terhindarkan, Bantu Dongkrak Daya Beli!
Jum'at, 18 Juli 2025 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
"Saya setuju dengan pemerintah. Jadi mau enggak mau ini akan kami harus sikapi bersama-sama juga dari seluruh pihak," tambah Sri Agung, seolah mengajak pemerintah untuk ikut memikul beban.
Sri Agung menegaskan bahwa sepanjang tahun ini, Daihatsu belum mengerek harga mobil-mobilnya. Namun, ia memberi sinyal kuat bahwa kesabaran ini ada batasnya.
"Kenaikan ini enggak bisa kami hindari," ujarnya dengan tegas. "Kenaikan tarifnya (opsen) juga kami perlu sikapi di masing-masing wilayah terhadap daya beli di wilayah itu sendiri."
"Opsen pajak" adalah sejenis pungutan tambahan pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang akan diberlakukan oleh pemerintah daerah. Saat ini, belum semua daerah menerapkannya.
'Bom Waktu' Bernama Opsen Pajak
Meskipun menunjukkan sikap kooperatif, Daihatsu secara blak-blakan memperingatkan bahwa ada satu faktor yang membuat kenaikan harga menjadi tak terelakkan. Sebuah "bom waktu" regulasi yang siap meledak.Sri Agung menegaskan bahwa sepanjang tahun ini, Daihatsu belum mengerek harga mobil-mobilnya. Namun, ia memberi sinyal kuat bahwa kesabaran ini ada batasnya.
"Kenaikan ini enggak bisa kami hindari," ujarnya dengan tegas. "Kenaikan tarifnya (opsen) juga kami perlu sikapi di masing-masing wilayah terhadap daya beli di wilayah itu sendiri."
"Opsen pajak" adalah sejenis pungutan tambahan pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang akan diberlakukan oleh pemerintah daerah. Saat ini, belum semua daerah menerapkannya.
Lihat Juga :