Polytron Ngebut Buka 3 Showroom Mobil Listrik dalam 2 Bulan, Dapat Restu Menteri
Sabtu, 26 Juli 2025 - 13:20 WIB
loading...
Commercial Director Polytron Tekno Wibowo saat membuka diler di Surabaya. Foto: Polytron Indonesia
A
A
A
SURABAYA - Raksasa elektronik Indonesia, Polytron, mengirimkan pesan sangat jelas kepada industri otomotif nasional: mereka tidak main-main.
Hanya dalam kurun waktu dua bulan sejak meluncurkan mobil listrik perdananya, Polytron secara agresif meresmikan dua showroom baru di Jakarta dan Surabaya, menyusul showroom pertamanya di kawasan Sudirman, Jakarta, pada bulan Juni lalu.
Langkah ekspansi secepat kilat ini menjadi bukti keseriusan Polytron untuk terjun bebas ke dalam persaingan kendaraan listrik. Mereka tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi membangun fondasi bisnis jangka panjang untuk menantang para pemain yang sudah mapan.
Gebrakan Cepat dari Sudirman, Palmerah, hingga Surabaya
Pada hari ini, Sabtu (26/7/2025), Polytron secara resmi membuka Polytron EV Gallery & Service keduanya di Jakarta, yang berlokasi strategis di Palmerah, Jakarta Barat. Pada saat yang hampir bersamaan, showroom perdana di Jawa Timur juga diresmikan di Jl. Rungkut Industri IV, Surabaya.
Ini bukan sekadar ruang pamer. Setiap showroom dirancang sebagai pusat layanan terpadu 3S (Sales, Service, Sparepart), sebuah komitmen nyata untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan purna jual bagi para pelanggannya.
"Pembukaan showroom-showroom baru ini merupakan implementasi visi kami dalam memperluas aksesibilitas kendaraan listrik untuk seluruh masyarakat Indonesia," tegas Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron. "Kami menargetkan kehadiran 8 showroom EV Gallery & Service di berbagai kota besar Indonesia pada tahap pertama," tambahnya.
'Restu' dari Istana dan Panggung Akbar GIIAS
Keseriusan Polytron tidak hanya terlihat dari kecepatan ekspansi, tetapi juga dari pengakuan yang mereka dapatkan. Di panggung otomotif terbesar, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, booth Polytron mendapat kunjungan kehormatan dari Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang.
Menteri Agus Gumiwang bahkan menyempatkan diri untuk merasakan langsung kemewahan interior mobil listrik Polytron G3+. Ini adalah sebuah 'restu' dan sinyal dukungan kuat dari pemerintah terhadap langkah berani Polytron.
"Setelah sukses dengan motor listrik, kini Polytron merambah ke mobil listrik. Ini adalah langkah besar yang menunjukkan komitmen terhadap pengembangan industri otomotif nasional," ujar Menteri Agus Gumiwang dalam sebuah kesempatan, memuji tingginya tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada produk Polytron.
Untuk lini motor listrik, diskon besar-besaran ditawarkan: potongan harga hingga Rp7.000.000 untuk seri Fox-R dan Rp5.000.000 untuk seri Fox-500.
Dengan rentetan aksi korporasi yang cepat, investasi besar pada jaringan 3S, kehadiran di panggung otomotif utama, serta pengakuan dari pemerintah, Polytron telah membuktikan satu hal: mereka datang bukan sebagai penggembira, melainkan sebagai penantang serius yang siap mengubah peta persaingan kendaraan listrikdiIndonesia.
Hanya dalam kurun waktu dua bulan sejak meluncurkan mobil listrik perdananya, Polytron secara agresif meresmikan dua showroom baru di Jakarta dan Surabaya, menyusul showroom pertamanya di kawasan Sudirman, Jakarta, pada bulan Juni lalu.
Langkah ekspansi secepat kilat ini menjadi bukti keseriusan Polytron untuk terjun bebas ke dalam persaingan kendaraan listrik. Mereka tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi membangun fondasi bisnis jangka panjang untuk menantang para pemain yang sudah mapan.
Gebrakan Cepat dari Sudirman, Palmerah, hingga Surabaya
![Polytron Ngebut Buka 3 Showroom Mobil Listrik dalam 2 Bulan, Dapat Restu Menteri]()
Pada hari ini, Sabtu (26/7/2025), Polytron secara resmi membuka Polytron EV Gallery & Service keduanya di Jakarta, yang berlokasi strategis di Palmerah, Jakarta Barat. Pada saat yang hampir bersamaan, showroom perdana di Jawa Timur juga diresmikan di Jl. Rungkut Industri IV, Surabaya.
Ini bukan sekadar ruang pamer. Setiap showroom dirancang sebagai pusat layanan terpadu 3S (Sales, Service, Sparepart), sebuah komitmen nyata untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan purna jual bagi para pelanggannya.
"Pembukaan showroom-showroom baru ini merupakan implementasi visi kami dalam memperluas aksesibilitas kendaraan listrik untuk seluruh masyarakat Indonesia," tegas Tekno Wibowo, Commercial Director Polytron. "Kami menargetkan kehadiran 8 showroom EV Gallery & Service di berbagai kota besar Indonesia pada tahap pertama," tambahnya.
'Restu' dari Istana dan Panggung Akbar GIIAS
![Polytron Ngebut Buka 3 Showroom Mobil Listrik dalam 2 Bulan, Dapat Restu Menteri]()
Keseriusan Polytron tidak hanya terlihat dari kecepatan ekspansi, tetapi juga dari pengakuan yang mereka dapatkan. Di panggung otomotif terbesar, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, booth Polytron mendapat kunjungan kehormatan dari Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang.
Menteri Agus Gumiwang bahkan menyempatkan diri untuk merasakan langsung kemewahan interior mobil listrik Polytron G3+. Ini adalah sebuah 'restu' dan sinyal dukungan kuat dari pemerintah terhadap langkah berani Polytron.
"Setelah sukses dengan motor listrik, kini Polytron merambah ke mobil listrik. Ini adalah langkah besar yang menunjukkan komitmen terhadap pengembangan industri otomotif nasional," ujar Menteri Agus Gumiwang dalam sebuah kesempatan, memuji tingginya tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada produk Polytron.
Hujan Promo Sebagai Bukti Keseriusan Menggaet Pasar
Di GIIAS 2025, Polytron juga menunjukkan keseriusannya dalam menggaet hati konsumen dengan menebar hujan promo. Setiap pembelian mobil Polytron G3 atau G3+ selama pameran akan langsung mendapatkan gratis Wall Charger 7kW dan kesempatan memenangkan grand prize sebuah Smart TV 75 inci.Untuk lini motor listrik, diskon besar-besaran ditawarkan: potongan harga hingga Rp7.000.000 untuk seri Fox-R dan Rp5.000.000 untuk seri Fox-500.
Dengan rentetan aksi korporasi yang cepat, investasi besar pada jaringan 3S, kehadiran di panggung otomotif utama, serta pengakuan dari pemerintah, Polytron telah membuktikan satu hal: mereka datang bukan sebagai penggembira, melainkan sebagai penantang serius yang siap mengubah peta persaingan kendaraan listrikdiIndonesia.
(dan)
Lihat Juga :