Bedah Baterai Canggih MG Magic Cube, Tipis tapi Berdaya Besar
Selasa, 29 Juli 2025 - 19:29 WIB
loading...
MG Motor Indonesia terus memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Tanah Air dengan inovasi terkini yakni baterai dengan teknologi canggih.
A
A
A
JAKARTA - MG Motor Indonesia terus berinovasi untuk memperkuat posisinya dalam menghadirkan mobil listrik di Tanah Air. Hal ini bisa dilihat dari baterai dengan teknologi canggih yang disematkan pada mobil listrik MG.
Diketahui, baterai menjadi aspek utama dalam kendaraan elektrifikasi. Baterai menjadi sumber tenaga kendaraan listrik. Tak hanya itu, baterai juga menjadi inti dari performa, efisiensi, dan keselamatan. Karena itu, MG menetapkan standar tinggi dalam pengembangan baterai. Hal ini merupakan bagian dari komitmen MG terhadap keselamatan penggunanya.
“Transisi menuju kendaraan listrik harus dibarengi dengan rasa aman dan keyakinan penuh dari konsumen. Keamanan baterai bukan hanya soal spesifikasi teknis—ini adalah komitmen mendasar kami dalam merancang setiap kendaraan listrik MG,” ujar CEO MG Motor Indonesia, Jason Huang di arena GIIAS 2025.
Baterai Magic Cube
MG mengandalkan teknologi baterai ‘Magic Cube’ berkonsep Cell-to-Pack. Hal ini memungkinkan integrasi sel baterai langsung ke struktur kendaraan tanpa modul tambahan. Baterai ini sangat tipis, hanya 110 meter. Bahkan, lebih tipis dari kaleng minuman.
Baterai ini mendukung pusat gravitasi yang lebih rendah untuk kestabilan optimal, sekaligus memaksimalkan ruang kabin demi kenyamanan penumpang.
Meski punya dimensi ringkas, baterai ini dirancang dengan kepadatan energi tinggi hingga 180 Wh/kg. Hal ini memungkinkan jarak tempuh lebih jauh tanpa mengorbankan efisiensi ruang.
![Bedah Baterai Canggih MG Magic Cube, Tipis tapi Berdaya Besar]()
Sementara itu, struktur baterai ini diperkuat isolasi nano, lapisan tahan api, dan katup pelepas tekanan otomatis. Hal ini menghadirkan pendekatan multilayer protection yang menyatukan perlindungan aktif dan pasif dalam satu sistem.
Baterai MG selama ini terbukti aman. Tidak ada catatan insiden terbakar spontan.
“Meskipun sangat tipis, baterai ini memiliki kepadatan energi yang luar biasa berkat inovasi baterai kami berupa horizontal cell layout. Konsep ini adalah konsep satu-satunya di dunia dan memungkinkan baterai kami yang digunakan pada berbagai kendaraan MG menjadi lebih efisien, memberikan kenyamanan untuk pemanfaatan ruang kabin yang lebih luas, kapasitas baterai yang lebih baik, keamanan baterai yang berstandar tinggi,” ujar Managing Director Unified Advanced Battery System (UABS) Indonesia, Joy Zheng, di arena GIIAS 2025, Jumat (25/7/2025).
Baterai MG telah teruji. Sejumlah uji ekstrem telah sukses dijalani baterai tersebut. Uji ekstrem itu termasuk paparan suhu hingga 55°C, benturan keras, hingga penetrasi langsung menggunakan paku besi.
Selain itu, seluruh baterai MG telah mengantongi sertifikasi IP67. Hal ini menjamin baterai tahan terhadap air dan debu—faktor penting untuk iklim tropis seperti Indonesia.
Baterai ini memiliki sistem canggih dan pintar. Sistem Intelligent Battery Temperature Control Management tertanam di seluruh unit mobil listrik MG. Sistem canggih dan pintar ini dapat memantau kondisi baterai 24 jam non-stop. Ketika suhu naik, sistem pendingin otomatis bekerja menjaga suhu tetap ideal di kisaran 20°C. Hal ini memastikan baterai tetap aman dan masa pakainya lebih panjang.
Baterai Magic Cube dikembangkan di atas platform E2 Battery. Baterai ini merupakan hasil riset dan pengujian selama tiga tahun sejak 2019 sebelum memasuki tahap produksi pada 2021.
Platform ini menjadi fondasi dari desain baterai horizontal pertama dan satu-satunya di dunia. Proyek ini dikembangkan bersama SAIC dengan CATL menjadikan MG sebagai salah satu produsen kendaraan listrik dengan baterai yang efisien dan sangat aman.
Usia Pakai Panjang, Bisa Diganti
Bicara soal baterai, salah satu hal yang terlintas adalah soal usia pakainya. Nah, baterai Magic Cube MG ini memiliki masa pakai yang panjang. Baterai canggih ini dirancang untuk dapat bertahan dalam waktu lama hingga mencapai 12 tahun.
![Bedah Baterai Canggih MG Magic Cube, Tipis tapi Berdaya Besar]()
Selain itu, MG juga memikirkan bagaimana nasib baterai setelah masa pakai, sehingga tidak menjadi limbah.
“Di China, kami telah membangun sistem battery rescycle yang sangat matang bersama CATL dan SAIC Motor. Bisnis ini kini mulai kami kembangkan di Indonesia. Kami juga bekerja sama dengan pemasok lokal untuk mendaur ulang baterai dan limbah padat dengan cara yang benar,” jelas Joy Zheng.
Setelah masa pakai, baterai akan melalui proses evaluasi performa. Bila tak lagi layak digunakan, MG siap mendaur ulang secara bertanggung jawab. Namun, berkat teknologi one-pack magic block, pengguna bisa mengganti baterai tanpa mengganti mobil. Proses penggantian cepat (fast-swapping) ini memberi fleksibilitas luar biasa bagi pemilik kendaraan. Jadi, pemilik bisa mengganti baterai tanpa mengganti kendaraannya.
“Kebanyakan konsumen mungkin tidak menggunakan mobil mereka selama lebih dari satu dekade. Namun jika mereka memilih untuk mempertahankannya, baterai MG dapat dengan mudah diganti—baik sebagian maupun seluruhnya—tanpa perlu mengganti kendaraan.”
Dipakai di Seluruh EV MG
Baterai canggih Magic Cube ini telah digunakan pada MG ZS EV, MG4 EV, dan model terbaru MG4 EV Max yang diluncurkan di GIIAS 2025. MG4 EV menawarkan daya jelajah hingga 425 km (NEDC), MG ZS EV hingga 403 km, dan MG4 EV Max dengan 64 kWh mampu mencapai 540 km (NEDC).
Tak hanya itu, teknologi baterai ultra tipis MG juga telah diuji pada kendaraan sport berperforma tinggi seperti MG Cyberster. Banyak yang mengira baterai tipis berarti performa terbatas. Faktanya, teknologi dari MG justru memungkinkan pelepasan arus besar berkat power density tinggi, sehingga performa tinggi tetap terjaga tanpa kompromi.
“Dimensinya mungkin kecil, tapi kapasitas dan kepadatan dayanya sangat besar. Tidak ada kompromi performa, bahkan untuk kendaraan sport sekalipun. Inilah bukti nyata bahwa desain tipis tidak berarti kemampuan terbatas,” tegas Joy.
Selain itu, sistem manajemen baterai yang canggih memastikan suhu baterai tetap stabil meskipun mobil digunakan pada beban tinggi. Ini menjadikan MG Cyberster bukan hanya mobil performa tinggi yang stylish, tetapi juga aman dan efisien dari sisi baterainya..
Untuk menjaga pasokan baterai yang stabil dan berkelanjutan, pada 2024, MG bermitra dengan Unified Advanced Battery System (UABS) Indonesia—joint venture antara UABS Co. dan PT Agung Kentjana Abadi—untuk memproduksi baterai EV secara lokal. Inisiatif ini mendukung industri otomotif nasional dan komitmen pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik.
Dengan baterai tertipis di dunia, sistem perlindungan berlapis, performa tinggi bahkan untuk kendaraan sport, dan komitmen penuh terhadap daur ulang serta fleksibilitas penggunaan jangka panjang, MG menegaskan dirinya sebagai pionir dalam teknologi baterai EV yang aman, cerdas, dan berkelanjutan.
Special Display GIIAS 2025
MG Motor Indonesia tampil maksimal pada GIIAS 2025. Hal ini bisa dilihat dari line up lengkap yang dihadirkan.
MG pun memaksimalkan momen GIIAS 2025 untuk meluncurkan model baru, yaitu MG4 EV Max dan Cyberster edisi perayaan satu tahun.
Tak cukup sampai di situ, MG juga menampilkan special display. MG menghadirkan MGS5 dan MG New ZS sehingga menarik perhatian pengunjung GIIAS 2025.
Ini merupakan momen perdana MG S5 hadir di Indonesia. Mobil listrik tersebut hadir dengan segudang firut modern dan desain elegan.
Eksistensi SUV listrik itu sudah eksis di global, seperti Eropa, Inggris, China, Thailand, Malaysia, Australia.
Sedikit mengulas S5 EV, mobil listrik ini disematkan fitur inovatif dan high standard safety. Mobil ini dikembangkan dari Modular Scalable Platform, platform kendaraan listrik murni andalan MG. Selain itu, MG S5 mendapatkan bintang 5 dari Euro NCAP.
Lalu, kapan mobil listrik ini mengaspal di Indonesia?
Terkait hal ini Head of Marketing MG Indonesia, Harry Kurniawan, mengatakan MG S5 EV belum meluncur secara resmi. Pihaknya baru memperkenalkan kepada publik pada GIIAS 2025.
"Jadi itu S5 EV kali ini kami datangkan sebagai first impression. Tapi produk itu akan diluncurkan di Indonesia," ujar Harry di arena GIIAS 2025.
Special display kedua adalah MG New ZS. Model ini hadir dengan penyegaran desain dan peningkatan fitur. Hal ini untuk menjawab kebutuhan pengguna urban di Indonesia.
Mobil ini tersedia dalam 2 powertrain, yaitu ICE dan HEV. MG New ZS juga sudah dipasarkan di global, yakni di Eropa, Tiongkok, Australia, Thailand, Inggris.
Kedua model mencerminkan pendekatan MG yakni menggabungkan inovasi teknologi global dengan preferensi dan kenyamanan konsumen lokal.
Diketahui, baterai menjadi aspek utama dalam kendaraan elektrifikasi. Baterai menjadi sumber tenaga kendaraan listrik. Tak hanya itu, baterai juga menjadi inti dari performa, efisiensi, dan keselamatan. Karena itu, MG menetapkan standar tinggi dalam pengembangan baterai. Hal ini merupakan bagian dari komitmen MG terhadap keselamatan penggunanya.
“Transisi menuju kendaraan listrik harus dibarengi dengan rasa aman dan keyakinan penuh dari konsumen. Keamanan baterai bukan hanya soal spesifikasi teknis—ini adalah komitmen mendasar kami dalam merancang setiap kendaraan listrik MG,” ujar CEO MG Motor Indonesia, Jason Huang di arena GIIAS 2025.
Baterai Magic Cube
MG mengandalkan teknologi baterai ‘Magic Cube’ berkonsep Cell-to-Pack. Hal ini memungkinkan integrasi sel baterai langsung ke struktur kendaraan tanpa modul tambahan. Baterai ini sangat tipis, hanya 110 meter. Bahkan, lebih tipis dari kaleng minuman.
Baterai ini mendukung pusat gravitasi yang lebih rendah untuk kestabilan optimal, sekaligus memaksimalkan ruang kabin demi kenyamanan penumpang.
Meski punya dimensi ringkas, baterai ini dirancang dengan kepadatan energi tinggi hingga 180 Wh/kg. Hal ini memungkinkan jarak tempuh lebih jauh tanpa mengorbankan efisiensi ruang.

Sementara itu, struktur baterai ini diperkuat isolasi nano, lapisan tahan api, dan katup pelepas tekanan otomatis. Hal ini menghadirkan pendekatan multilayer protection yang menyatukan perlindungan aktif dan pasif dalam satu sistem.
Baterai MG selama ini terbukti aman. Tidak ada catatan insiden terbakar spontan.
“Meskipun sangat tipis, baterai ini memiliki kepadatan energi yang luar biasa berkat inovasi baterai kami berupa horizontal cell layout. Konsep ini adalah konsep satu-satunya di dunia dan memungkinkan baterai kami yang digunakan pada berbagai kendaraan MG menjadi lebih efisien, memberikan kenyamanan untuk pemanfaatan ruang kabin yang lebih luas, kapasitas baterai yang lebih baik, keamanan baterai yang berstandar tinggi,” ujar Managing Director Unified Advanced Battery System (UABS) Indonesia, Joy Zheng, di arena GIIAS 2025, Jumat (25/7/2025).
Baterai MG telah teruji. Sejumlah uji ekstrem telah sukses dijalani baterai tersebut. Uji ekstrem itu termasuk paparan suhu hingga 55°C, benturan keras, hingga penetrasi langsung menggunakan paku besi.
Selain itu, seluruh baterai MG telah mengantongi sertifikasi IP67. Hal ini menjamin baterai tahan terhadap air dan debu—faktor penting untuk iklim tropis seperti Indonesia.
Baterai ini memiliki sistem canggih dan pintar. Sistem Intelligent Battery Temperature Control Management tertanam di seluruh unit mobil listrik MG. Sistem canggih dan pintar ini dapat memantau kondisi baterai 24 jam non-stop. Ketika suhu naik, sistem pendingin otomatis bekerja menjaga suhu tetap ideal di kisaran 20°C. Hal ini memastikan baterai tetap aman dan masa pakainya lebih panjang.
Baterai Magic Cube dikembangkan di atas platform E2 Battery. Baterai ini merupakan hasil riset dan pengujian selama tiga tahun sejak 2019 sebelum memasuki tahap produksi pada 2021.
Platform ini menjadi fondasi dari desain baterai horizontal pertama dan satu-satunya di dunia. Proyek ini dikembangkan bersama SAIC dengan CATL menjadikan MG sebagai salah satu produsen kendaraan listrik dengan baterai yang efisien dan sangat aman.
Usia Pakai Panjang, Bisa Diganti
Bicara soal baterai, salah satu hal yang terlintas adalah soal usia pakainya. Nah, baterai Magic Cube MG ini memiliki masa pakai yang panjang. Baterai canggih ini dirancang untuk dapat bertahan dalam waktu lama hingga mencapai 12 tahun.

Selain itu, MG juga memikirkan bagaimana nasib baterai setelah masa pakai, sehingga tidak menjadi limbah.
“Di China, kami telah membangun sistem battery rescycle yang sangat matang bersama CATL dan SAIC Motor. Bisnis ini kini mulai kami kembangkan di Indonesia. Kami juga bekerja sama dengan pemasok lokal untuk mendaur ulang baterai dan limbah padat dengan cara yang benar,” jelas Joy Zheng.
Setelah masa pakai, baterai akan melalui proses evaluasi performa. Bila tak lagi layak digunakan, MG siap mendaur ulang secara bertanggung jawab. Namun, berkat teknologi one-pack magic block, pengguna bisa mengganti baterai tanpa mengganti mobil. Proses penggantian cepat (fast-swapping) ini memberi fleksibilitas luar biasa bagi pemilik kendaraan. Jadi, pemilik bisa mengganti baterai tanpa mengganti kendaraannya.
“Kebanyakan konsumen mungkin tidak menggunakan mobil mereka selama lebih dari satu dekade. Namun jika mereka memilih untuk mempertahankannya, baterai MG dapat dengan mudah diganti—baik sebagian maupun seluruhnya—tanpa perlu mengganti kendaraan.”
Dipakai di Seluruh EV MG
Baterai canggih Magic Cube ini telah digunakan pada MG ZS EV, MG4 EV, dan model terbaru MG4 EV Max yang diluncurkan di GIIAS 2025. MG4 EV menawarkan daya jelajah hingga 425 km (NEDC), MG ZS EV hingga 403 km, dan MG4 EV Max dengan 64 kWh mampu mencapai 540 km (NEDC).
Tak hanya itu, teknologi baterai ultra tipis MG juga telah diuji pada kendaraan sport berperforma tinggi seperti MG Cyberster. Banyak yang mengira baterai tipis berarti performa terbatas. Faktanya, teknologi dari MG justru memungkinkan pelepasan arus besar berkat power density tinggi, sehingga performa tinggi tetap terjaga tanpa kompromi.
“Dimensinya mungkin kecil, tapi kapasitas dan kepadatan dayanya sangat besar. Tidak ada kompromi performa, bahkan untuk kendaraan sport sekalipun. Inilah bukti nyata bahwa desain tipis tidak berarti kemampuan terbatas,” tegas Joy.
Selain itu, sistem manajemen baterai yang canggih memastikan suhu baterai tetap stabil meskipun mobil digunakan pada beban tinggi. Ini menjadikan MG Cyberster bukan hanya mobil performa tinggi yang stylish, tetapi juga aman dan efisien dari sisi baterainya..
Untuk menjaga pasokan baterai yang stabil dan berkelanjutan, pada 2024, MG bermitra dengan Unified Advanced Battery System (UABS) Indonesia—joint venture antara UABS Co. dan PT Agung Kentjana Abadi—untuk memproduksi baterai EV secara lokal. Inisiatif ini mendukung industri otomotif nasional dan komitmen pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik.
Dengan baterai tertipis di dunia, sistem perlindungan berlapis, performa tinggi bahkan untuk kendaraan sport, dan komitmen penuh terhadap daur ulang serta fleksibilitas penggunaan jangka panjang, MG menegaskan dirinya sebagai pionir dalam teknologi baterai EV yang aman, cerdas, dan berkelanjutan.
Special Display GIIAS 2025
MG Motor Indonesia tampil maksimal pada GIIAS 2025. Hal ini bisa dilihat dari line up lengkap yang dihadirkan.
MG pun memaksimalkan momen GIIAS 2025 untuk meluncurkan model baru, yaitu MG4 EV Max dan Cyberster edisi perayaan satu tahun.
Tak cukup sampai di situ, MG juga menampilkan special display. MG menghadirkan MGS5 dan MG New ZS sehingga menarik perhatian pengunjung GIIAS 2025.
Ini merupakan momen perdana MG S5 hadir di Indonesia. Mobil listrik tersebut hadir dengan segudang firut modern dan desain elegan.
Eksistensi SUV listrik itu sudah eksis di global, seperti Eropa, Inggris, China, Thailand, Malaysia, Australia.
Sedikit mengulas S5 EV, mobil listrik ini disematkan fitur inovatif dan high standard safety. Mobil ini dikembangkan dari Modular Scalable Platform, platform kendaraan listrik murni andalan MG. Selain itu, MG S5 mendapatkan bintang 5 dari Euro NCAP.
Lalu, kapan mobil listrik ini mengaspal di Indonesia?
Terkait hal ini Head of Marketing MG Indonesia, Harry Kurniawan, mengatakan MG S5 EV belum meluncur secara resmi. Pihaknya baru memperkenalkan kepada publik pada GIIAS 2025.
"Jadi itu S5 EV kali ini kami datangkan sebagai first impression. Tapi produk itu akan diluncurkan di Indonesia," ujar Harry di arena GIIAS 2025.
Special display kedua adalah MG New ZS. Model ini hadir dengan penyegaran desain dan peningkatan fitur. Hal ini untuk menjawab kebutuhan pengguna urban di Indonesia.
Mobil ini tersedia dalam 2 powertrain, yaitu ICE dan HEV. MG New ZS juga sudah dipasarkan di global, yakni di Eropa, Tiongkok, Australia, Thailand, Inggris.
Kedua model mencerminkan pendekatan MG yakni menggabungkan inovasi teknologi global dengan preferensi dan kenyamanan konsumen lokal.
(aik)
Lihat Juga :