Bukan Cuma Jual Mobil, VinFast Kawinkan Teknologi dan Budaya, Sabet Dua Gelar Bergengsi di GIIAS 2025
Rabu, 06 Agustus 2025 - 13:52 WIB
loading...
VinFast berhasil memborong dua penghargaan paling prestisius untuk kategori pengalaman pameran: Favourite Booth Passenger Car dan, yang paling istimewa, Favourite Booth Best Collaboration. Foto: VinFast Indonesia
A
A
A
ICE BSD - Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 bukan hanya menjadi ajang adu kencang dan adu canggih. Ia juga jadi pertempuran kreativitas, di mana setiap merek berlomba-lomba merebut hati dan pikiran pengunjung.
Dalam pertempuran ini, VinFast, keluar sebagai juara dengan sebuah "jurus" yang tak terduga.
Tanpa banyak gembar-gembor, VinFast berhasil memborong dua penghargaan paling prestisius untuk kategori pengalaman pameran: Favourite Booth Passenger Car dan, yang paling istimewa, Favourite Booth Best Collaboration.
Kemenangan ini membuktikan bahwa untuk menaklukkan pasar Indonesia, teknologi saja tidak cukup. Perlu ada sentuhan hati dan pemahaman budaya.
Saat Ao Dai Bertemu Kain Ikat
Kunci kemenangan VinFast terletak pada kolaborasi cerdas mereka dengan maestro desain Indonesia, Didiet Maulana, melalui labelnya IKAT Indonesia. Ini bukan sekadar menempel logo, melainkan sebuah perkawinan dua budaya yang harmonis.
Didiet merancang sebuah motif ikat eksklusif bernama "Amatra Kalanara". Terinspirasi dari kekayaan budaya nusantara dan filosofi VinFast, motif indah ini menjadi identitas visual yang menyelimuti booth mereka. Puncaknya, motif ini dituangkan ke dalam seragam para usher, yang dirancang dengan siluet anggun busana tradisional Vietnam, Ao Dai.
Hasilnya adalah sebuah pemandangan yang memukau: sebuah harmoni sempurna antara warisan budaya Vietnam dan Indonesia, yang membungkus rapi teknologi mobil listrik masa depan.
"Kami merasa sangat terhormat menerima dua penghargaan ini," ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia. "Kolaborasi dengan Didiet Maulana mencerminkan upaya kami dalam memadukan inovasi dengan budaya. Kami akan terus berinovasi dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen Indonesia."
Bukan Sekadar Showroom, tapi Arena Bermain dan Berpikir
Penghargaan booth terfavorit pun tidak datang tanpa alasan. VinFast mengubah area pameran mereka menjadi sebuah arena yang hidup. Sebanyak 11 unit mobil listrik dari berbagai segmen—mulai dari si mungil VF 3 hingga VF 7—dipajang untuk menunjukkan keseriusan mereka menggarap semua lapisan pasar.
Beberapa unit bahkan "didandani" secara tematik. Sebuah VF 6 tampil menggemaskan dengan tema animasi Lilo & Stitch, sementara VF 7 tampil heroik dengan nuansa Fantastic Four. Sebuah pendekatan kreatif yang sukses menarik perhatian pengunjung dari segala usia.
Tak hanya itu, VinFast juga menunjukkan bahwa mereka peduli pada masa depan bangsa. Mereka menggelar sesi diskusi inspiratif "VIN TALKS" dengan menghadirkan tokoh nasional sekaliber Gita Wirjawan. Forum ini membahas isu-isu penting seperti pendidikan STEM dan ekonomi hijau, menegaskan posisi VinFast bukan hanya sebagai penjual mobil, tetapi juga sebagai mitra pembangunan.
Kemenangan ganda VinFast di GIIAS 2025 adalah sebuah pesan kuat. Di tengah sengitnya persaingan, mereka memilih jalan yang berbeda. Mereka membuktikan bahwa cara terbaik untuk memperkenalkan teknologi masa depan adalah dengan merangkul kearifan masa lalu dan menjadi bagian dari percakapan intelektual bangsa. Sebuah strategi "mengambil hati" yang tampaknya berhasil dengangemilang.
Dalam pertempuran ini, VinFast, keluar sebagai juara dengan sebuah "jurus" yang tak terduga.
Tanpa banyak gembar-gembor, VinFast berhasil memborong dua penghargaan paling prestisius untuk kategori pengalaman pameran: Favourite Booth Passenger Car dan, yang paling istimewa, Favourite Booth Best Collaboration.
Kemenangan ini membuktikan bahwa untuk menaklukkan pasar Indonesia, teknologi saja tidak cukup. Perlu ada sentuhan hati dan pemahaman budaya.
Saat Ao Dai Bertemu Kain Ikat
![Bukan Cuma Jual Mobil, VinFast Kawinkan Teknologi dan Budaya, Sabet Dua Gelar Bergengsi di GIIAS 2025]()
Kunci kemenangan VinFast terletak pada kolaborasi cerdas mereka dengan maestro desain Indonesia, Didiet Maulana, melalui labelnya IKAT Indonesia. Ini bukan sekadar menempel logo, melainkan sebuah perkawinan dua budaya yang harmonis.
Didiet merancang sebuah motif ikat eksklusif bernama "Amatra Kalanara". Terinspirasi dari kekayaan budaya nusantara dan filosofi VinFast, motif indah ini menjadi identitas visual yang menyelimuti booth mereka. Puncaknya, motif ini dituangkan ke dalam seragam para usher, yang dirancang dengan siluet anggun busana tradisional Vietnam, Ao Dai.
Hasilnya adalah sebuah pemandangan yang memukau: sebuah harmoni sempurna antara warisan budaya Vietnam dan Indonesia, yang membungkus rapi teknologi mobil listrik masa depan.
"Kami merasa sangat terhormat menerima dua penghargaan ini," ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia. "Kolaborasi dengan Didiet Maulana mencerminkan upaya kami dalam memadukan inovasi dengan budaya. Kami akan terus berinovasi dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen Indonesia."
Bukan Sekadar Showroom, tapi Arena Bermain dan Berpikir
![Bukan Cuma Jual Mobil, VinFast Kawinkan Teknologi dan Budaya, Sabet Dua Gelar Bergengsi di GIIAS 2025]()
Penghargaan booth terfavorit pun tidak datang tanpa alasan. VinFast mengubah area pameran mereka menjadi sebuah arena yang hidup. Sebanyak 11 unit mobil listrik dari berbagai segmen—mulai dari si mungil VF 3 hingga VF 7—dipajang untuk menunjukkan keseriusan mereka menggarap semua lapisan pasar.
Beberapa unit bahkan "didandani" secara tematik. Sebuah VF 6 tampil menggemaskan dengan tema animasi Lilo & Stitch, sementara VF 7 tampil heroik dengan nuansa Fantastic Four. Sebuah pendekatan kreatif yang sukses menarik perhatian pengunjung dari segala usia.
Tak hanya itu, VinFast juga menunjukkan bahwa mereka peduli pada masa depan bangsa. Mereka menggelar sesi diskusi inspiratif "VIN TALKS" dengan menghadirkan tokoh nasional sekaliber Gita Wirjawan. Forum ini membahas isu-isu penting seperti pendidikan STEM dan ekonomi hijau, menegaskan posisi VinFast bukan hanya sebagai penjual mobil, tetapi juga sebagai mitra pembangunan.
Kemenangan ganda VinFast di GIIAS 2025 adalah sebuah pesan kuat. Di tengah sengitnya persaingan, mereka memilih jalan yang berbeda. Mereka membuktikan bahwa cara terbaik untuk memperkenalkan teknologi masa depan adalah dengan merangkul kearifan masa lalu dan menjadi bagian dari percakapan intelektual bangsa. Sebuah strategi "mengambil hati" yang tampaknya berhasil dengangemilang.
(dan)
Lihat Juga :