Volkswagen Akhiri Produksi Touareg, Era SUV Premium Jerman Tamat
Kamis, 07 Agustus 2025 - 21:59 WIB
loading...
Volkswagen Akhiri Produksi Touareg. FOTO/ VW
A
A
A
LONDON - Setelah lebih dari dua dekade di pasar global, rumor terbaru menyebutkan bahwa Volkswagen akan mengakhiri produksi Touareg pada tahun 2026.
Model yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002 sebagai SUV mewah pertama VW ini kabarnya tidak akan mendapatkan penerus langsung.
Menurut laporan Autocar yang mengutip sumber internal, Volkswagen saat ini sedang mengubah arah strategisnya dengan berfokus pada model yang lebih terjangkau dan praktis, sejalan dengan permintaan konsumen global.
Di Amerika Serikat, nama Touareg telah hilang sejak tahun 2017, digantikan oleh SUV Volkswagen Atlas tujuh penumpang yang lebih besar dan lebih terjangkau.
Namun, di pasar Eropa dan Asia, Touareg masih ditawarkan, menjadikan pengumuman ini sebagai akhir yang signifikan bagi para penggemar SUV premium berperforma tinggi VW.
Touareg bukan SUV biasa. Ia lahir dari kolaborasi teknis antara Volkswagen, Porsche, dan Audi, yang juga memproduksi model-model terkenal seperti Porsche Cayenne dan Audi Q7.
Mobil ini juga hadir dengan mesin diesel V10 yang unik, sesuatu yang jarang ditawarkan kepada masyarakat umum, termasuk di Amerika.
Meskipun belum ada rencana resmi untuk penerusnya, VW tidak sepenuhnya mengabaikan segmen SUV besar.
Tahun lalu, perusahaan memperkenalkan Tayron, sebuah SUV dengan pilihan dua atau tiga baris kursi sebagai alternatif modern untuk Tiguan dan, mungkin, sebagai pengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Touareg.
Jika benar bahwa Touareg dihentikan produksinya, hal ini akan menandai berakhirnya salah satu langkah berani VW di dunia kendaraan mewah
Model yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2002 sebagai SUV mewah pertama VW ini kabarnya tidak akan mendapatkan penerus langsung.
Menurut laporan Autocar yang mengutip sumber internal, Volkswagen saat ini sedang mengubah arah strategisnya dengan berfokus pada model yang lebih terjangkau dan praktis, sejalan dengan permintaan konsumen global.
Di Amerika Serikat, nama Touareg telah hilang sejak tahun 2017, digantikan oleh SUV Volkswagen Atlas tujuh penumpang yang lebih besar dan lebih terjangkau.
Namun, di pasar Eropa dan Asia, Touareg masih ditawarkan, menjadikan pengumuman ini sebagai akhir yang signifikan bagi para penggemar SUV premium berperforma tinggi VW.
Touareg bukan SUV biasa. Ia lahir dari kolaborasi teknis antara Volkswagen, Porsche, dan Audi, yang juga memproduksi model-model terkenal seperti Porsche Cayenne dan Audi Q7.
Mobil ini juga hadir dengan mesin diesel V10 yang unik, sesuatu yang jarang ditawarkan kepada masyarakat umum, termasuk di Amerika.
Meskipun belum ada rencana resmi untuk penerusnya, VW tidak sepenuhnya mengabaikan segmen SUV besar.
Tahun lalu, perusahaan memperkenalkan Tayron, sebuah SUV dengan pilihan dua atau tiga baris kursi sebagai alternatif modern untuk Tiguan dan, mungkin, sebagai pengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Touareg.
Jika benar bahwa Touareg dihentikan produksinya, hal ini akan menandai berakhirnya salah satu langkah berani VW di dunia kendaraan mewah
(wbs)
Lihat Juga :