Tak Ada Korban Jiwa, Pelajaran Mahal dari Tol Kunciran: Pengemudi Lamborghini Wajib Ganti Rugi Kerusakan Fasilitas Tol

Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:26 WIB
loading...
Tak Ada Korban Jiwa,...
Kecelakaan Lamborghini di Tol Kunciran menghebohkan media sosial. Foto: ist
A A A
TANGERANG - Di tengah drama ringseknya sebuah Lamborghini Murciélago putih di Tol Kunciran, ada satu kabar baik yang paling utama: tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sang pengemudi, ES (37), selamat tanpa cedera serius.

Kini, babak baru dari cerita ini dimulai, sebuah babak yang bukan tentang kecelakaan, melainkan tentang tanggung jawab dan sebuah pelajaran berharga bagi semua pengendara di jalan raya.

Setelah momen kelalaian yang membuatnya kehilangan kendali atas supercar seharga miliaran rupiah itu, ES kini dihadapkan pada konsekuensi hukum yang tegas. Sesuai aturan yang berlaku, ia wajib mengganti seluruh kerugian akibat kerusakan fasilitas umum yang ditimbulkannya. Ini adalah sebuah cerminan bahwa hukum di jalan tol berlaku untuk semua, tanpa pandang bulu.

Harga Sebuah Kelalaian

Aturan mainnya sangat jelas dan tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Pasal 86 di dalamnya menyebutkan bahwa setiap pengguna jalan tol yang karena kesalahannya merusak fasilitas—seperti pagar pembatas, rambu, atau bangunan pelengkap lainnya—wajib membayar ganti rugi sepenuhnya kepada pengelola.

Meski nominal pasti yang harus dibayar ES masih dalam proses perhitungan oleh pengelola jalan tol, sebuah kasus serupa bisa menjadi gambaran. Belum lama ini, seorang pengemudi yang menabrak crush cushion (peredam benturan di ujung pembatas jalan) harus menanggung kerugian sebesar Rp150 juta. Ini adalah angka yang signifikan, menjadi pengingat bahwa kelalaian di balik kemudi memiliki harga yang mahal.

Monster V12 dan Jebakan Adrenalin

Insiden ini kembali membuka diskusi tentang tanggung jawab besar yang datang bersama kekuatan dahsyat sebuah supercar. Lamborghini Murciélago bukanlah mobil biasa. Di balik kapnya, bersemayam monster mesin V12 yang mampu menghasilkan tenaga lebih dari 600 daya kuda, mendorong adrenalin siapa pun yang menginjak pedal gasnya.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menjelaskan bahwa tantangan terbesar bukanlah mengendalikan mobilnya, melainkan mengendalikan diri sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferrari Luce Dikritik,...
Ferrari Luce Dikritik, Lamborghini: Pembatalan EV Adalah Langkah Tepat
Cara Tepat Mengatasi...
Cara Tepat Mengatasi Rem Blong yang Perlu Diketahui para Sopir
Fenomeno Roadster, Hypercar...
Fenomeno Roadster, Hypercar Paling Kencang Buatan Lamborghini
Masih Penasaran, Lamborghini...
Masih Penasaran, Lamborghini Siap Rakit Ulang Mobil Listrik Baru Tahun Ini
Kiamat EV Mewah 2026:...
Kiamat EV Mewah 2026: Mercedes Obral Diskon Rp850 Juta, Lamborghini Menyerah
Partisipasi Publik Kunci...
Partisipasi Publik Kunci Tekan Kecelakaan selama Mudik
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
Rekomendasi
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Berita Terkini
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Infografis
KH Yahya Cholil Staquf...
KH Yahya Cholil Staquf Tak Ingin Ada Capres-Cawapres dari PBNU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved