Smart #5 Lahir dari Rahim Mercedes-Geely, Janjikan Jarak Tempuh 1.600 KM, tapi...
Senin, 25 Agustus 2025 - 11:00 WIB
loading...
Di atas kertas, mobil ini memang tampak seperti datang dari masa depan. Ia menjanjikan jarak tempuh total nyaris 1.600 kilometer dan kemampuan mengisi daya hanya dalam 15 menit. Foto: Geely
A
A
A
CHINA - Sebuah komentar di jagat maya baru-baru ini meledak: "China 50 tahun di depan dunia." Pemicunya adalah penampakan Smart #5, sebuah SUV hibrida "monster" yang lahir dari perkawinan tak biasa antara gengsi Jerman (Mercedes-Benz) dan keperkasaan teknologi mobil listrik China (Geely).
Di atas kertas, mobil ini memang tampak seperti datang dari masa depan. Ia menjanjikan jarak tempuh total nyaris 1.600 kilometer dan kemampuan mengisi daya hanya dalam 15 menit.
Namun, di balik angka-angka fantastis dan klaim bombastis ini, benarkah ini sebuah lompatan 50 tahun, atau sekadar produk hebat yang terperangkap dalam pertarungan pasar yang brutal?
Membedah Sang 'Monster' Hibrida
Mari kita bedah apa yang membuat Smart #5 ini begitu menggemparkan. Ini bukanlah mobil listrik murni, melainkan sebuah Plug-in Hybrid (PHEV) yang sangat cerdas:
Jarak Tempuh Total 1.600 KM: Dengan kombinasi mesin bensin 1.5L Turbo (161 tenaga kuda) dan baterai lithium iron phosphate, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak setara dengan perjalanan Jakarta-Bali tanpa perlu berhenti untuk mengisi bensin atau daya.
Mode Listrik Murni 250 KM: Untuk kebutuhan harian di dalam kota, baterainya sendiri sanggup membawa mobil ini berjalan sejauh 250 km. Cukup untuk kebutuhan komuter selama seminggu penuh tanpa setetes bensin pun.
Pengisian Daya Super Cepat: Baterainya disebut dapat diisi ulang (kemungkinan 30-80%) hanya dalam waktu 15 menit, menghilangkan salah satu keluhan utama para pengguna mobil listrik.
Di Balik Nama Besar Mercedes: Kekuatan Geely
Meski nama Mercedes-Benz selalu digaungkan untuk mendongkrak citra premium, para pengamat industri sepakat bahwa jantung teknologi dan efisiensi dari Smart #5 ini lebih banyak berdenyut dengan DNA Geely, raksasa EV Tiongkok yang juga menaungi merek-merek seperti Volvo dan Polestar.
Ini adalah sebuah kolaborasi strategis di mana Jerman memberikan sentuhan desain dan gengsi, sementara Tiongkok menyumbangkan inti teknologinya.
Ini membuktikan bahwa mobil hebat saja tidak cukup untuk memenangkan hati konsumen di tengah lautan persaingan dari merek-merek seperti BYD dan Xiaomi yang jauh lebih agresif.
Pada akhirnya, Smart #5 adalah sebuah karya rekayasa yang mengesankan dan menjadi bukti betapa cepatnya laju inovasi otomotif yang dipimpinolehChina.
Di atas kertas, mobil ini memang tampak seperti datang dari masa depan. Ia menjanjikan jarak tempuh total nyaris 1.600 kilometer dan kemampuan mengisi daya hanya dalam 15 menit.
Namun, di balik angka-angka fantastis dan klaim bombastis ini, benarkah ini sebuah lompatan 50 tahun, atau sekadar produk hebat yang terperangkap dalam pertarungan pasar yang brutal?
Membedah Sang 'Monster' Hibrida
![Smart #5 Lahir dari Rahim Mercedes-Geely, Janjikan Jarak Tempuh 1.600 KM, tapi...]()
Mari kita bedah apa yang membuat Smart #5 ini begitu menggemparkan. Ini bukanlah mobil listrik murni, melainkan sebuah Plug-in Hybrid (PHEV) yang sangat cerdas:
Jarak Tempuh Total 1.600 KM: Dengan kombinasi mesin bensin 1.5L Turbo (161 tenaga kuda) dan baterai lithium iron phosphate, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak setara dengan perjalanan Jakarta-Bali tanpa perlu berhenti untuk mengisi bensin atau daya.
Mode Listrik Murni 250 KM: Untuk kebutuhan harian di dalam kota, baterainya sendiri sanggup membawa mobil ini berjalan sejauh 250 km. Cukup untuk kebutuhan komuter selama seminggu penuh tanpa setetes bensin pun.
Pengisian Daya Super Cepat: Baterainya disebut dapat diisi ulang (kemungkinan 30-80%) hanya dalam waktu 15 menit, menghilangkan salah satu keluhan utama para pengguna mobil listrik.
Di Balik Nama Besar Mercedes: Kekuatan Geely
![Smart #5 Lahir dari Rahim Mercedes-Geely, Janjikan Jarak Tempuh 1.600 KM, tapi...]()
Meski nama Mercedes-Benz selalu digaungkan untuk mendongkrak citra premium, para pengamat industri sepakat bahwa jantung teknologi dan efisiensi dari Smart #5 ini lebih banyak berdenyut dengan DNA Geely, raksasa EV Tiongkok yang juga menaungi merek-merek seperti Volvo dan Polestar.
Ini adalah sebuah kolaborasi strategis di mana Jerman memberikan sentuhan desain dan gengsi, sementara Tiongkok menyumbangkan inti teknologinya.
Realita Pahit di Balik Euforia
Namun, secanggih apapun sebuah produk, pasar punya logikanya sendiri. Di balik euforia Smart #5, ada sebuah realita pahit yang dihadapi merek Smart. Pada tahun 2024, penjualan mereka di pasar Tiongkok justru turun hampir 20%, jauh di bawah target 50.000 unit yang mereka harapkan.Ini membuktikan bahwa mobil hebat saja tidak cukup untuk memenangkan hati konsumen di tengah lautan persaingan dari merek-merek seperti BYD dan Xiaomi yang jauh lebih agresif.
Pada akhirnya, Smart #5 adalah sebuah karya rekayasa yang mengesankan dan menjadi bukti betapa cepatnya laju inovasi otomotif yang dipimpinolehChina.
(dan)
Lihat Juga :