Banyak Merek Bikin Konsumen Bingung: Ini Beda Chery, Jaecoo, dan Lepas
Sabtu, 13 September 2025 - 16:00 WIB
loading...
Meski berada dibawah satu induk, tapi Chery, Jaecoo, dan Lepas memiliki target yang sangat berbeda. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Gempuran merek-merek mobil baru asal China belakangan ini telah membuat banyak konsumen garuk-garuk kepala. Tiga di antaranya yang paling agresif—Chery, Jaecoo, dan Lepas—sering kali menimbulkan kebingungan.
Ketiganya datang dari satu induk perusahaan yang sama, Chery Group, dan sering kali muncul dengan rentang harga yang tumpang tindih. Lantas, apa sebenarnya perbedaan di antara ketiganya?
Ternyata, kebingungan ini adalah bagian dari sebuah strategi pemasaran yang sengaja dirancang untuk bermain di level yang lebih dalam dari sekadar urusan harga.
Chery Group tidak sedang memainkan permainan lama ala "baik, lebih baik, dan terbaik". Mereka tengah menggelar sebuah pertaruhan psikologis yang canggih: memecah pasar bukan berdasarkan tebal tipisnya dompet, melainkan berdasarkan karakter dan gaya hidup konsumen.
"Kita sudah bikin clear map. Jadi nanti setiap brand itu fokus di masing-masing positioning produknya. Bukan di price range, tapi lebih pada karakter konsumennya," ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia (CSI), di Karawang, Kamis (11/9).
Berikut adalah "peta kepribadian" dari tiga merek tersebut, yang akan membantu Anda memahami siapa sebenarnya yang mereka sasar.
1. Chery: Sang Koboi Amerika yang Gagah dan Maskulin
Merek Chery, melalui lini produk andalannya Tiggo, diposisikan untuk merebut hati konsumen yang mendambakan citra tangguh dan maskulin. Rifkie menggambarkannya sebagai representasi dari "gaya Amerika".
"Tiggo itu positioning-nya secara look atau desain lebih kepada American style. Jadi bentuknya SUV banget, kotak, manly, maskulin," ujarnya.
Rekomendasi: Merek ini ditujukan bagi Anda yang menyukai mobil dengan tampilan gagah, tegas, dan mengintimidasi. Ia adalah pilihan ideal untuk keluarga yang menginginkan sebuah SUV dengan citra petualang yang kuat.
2. Jaecoo: Sang Bangsawan Inggris yang Elegan danMewah
Jika Chery adalah sang koboi, maka Jaecoo adalah sang bangsawan. Merek ini dirancang untuk memancarkan aura kemewahan yang lebih halus dan elegan, mengingatkan pada gaya desain mobil-mobil premium Inggris seperti Range Rover.
"Kalau Jaecoo itu masuk gaya-gaya British gentleman. Lebih ke Inggris gitu, lebih bulat-bulat dan halus," jelas Rifkie.
Rekomendasi: Jaecoo menyasar konsumen yang lebih mapan dan matang. Ia adalah pilihan bagi mereka yang tidak ingin terlalu menonjolkan kegagahan, melainkan lebih mengutamakan keanggunan, detail yang berkelas, dan citra premium yang bersahaja.
3. Lepas: Sang Ekspresionis Urban yang Modis
Lepas adalah jawaban Chery Group untuk konsumen yang melihat mobil bukan sekadar sebagai alat transportasi, tetapi sebagai kanvas untuk mengekspresikan diri. Merek ini adalah tentang gaya hidup, fesyen, dan keberanian untuk tampil beda.
"Lepas itu positioning-nya jelas, mau bentuk mobil yang elegan tapi juga enggak monoton. Ada warna-warna menarik, lifestyle, fashion, dan lain-lain," kata Rifkie.
Rekomendasi: Merek ini dirancang untuk jiwa-jiwa muda, para profesional urban, dan kaum kreatif yang dinamis. Jika Anda bosan dengan warna mobil yang itu-itu saja dan ingin kendaraan Anda menjadi perpanjangan dari gaya personal Anda, maka Lepas adalah jawabannya.
"Setiap orang punya preference masing-masing," tutup Rifkie. "Jadi positioning-nya tiap produk benar-benar stick ke market masing-masing."
Namun, ini juga strategi yang berisiko. Membangun tiga identitas merek yang berbeda secara bersamaan membutuhkan upaya pemasaran yang luar biasa. Jika gagal, ketiganya bisa saling "memakan" satu sama lain dan tetap menjadi entitas yang membingungkan dimatakonsumen.
Ketiganya datang dari satu induk perusahaan yang sama, Chery Group, dan sering kali muncul dengan rentang harga yang tumpang tindih. Lantas, apa sebenarnya perbedaan di antara ketiganya?
Ternyata, kebingungan ini adalah bagian dari sebuah strategi pemasaran yang sengaja dirancang untuk bermain di level yang lebih dalam dari sekadar urusan harga.
Chery Group tidak sedang memainkan permainan lama ala "baik, lebih baik, dan terbaik". Mereka tengah menggelar sebuah pertaruhan psikologis yang canggih: memecah pasar bukan berdasarkan tebal tipisnya dompet, melainkan berdasarkan karakter dan gaya hidup konsumen.
"Kita sudah bikin clear map. Jadi nanti setiap brand itu fokus di masing-masing positioning produknya. Bukan di price range, tapi lebih pada karakter konsumennya," ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia (CSI), di Karawang, Kamis (11/9).
Berikut adalah "peta kepribadian" dari tiga merek tersebut, yang akan membantu Anda memahami siapa sebenarnya yang mereka sasar.
1. Chery: Sang Koboi Amerika yang Gagah dan Maskulin
![Banyak Merek Bikin Konsumen Bingung: Ini Beda Chery, Jaecoo, dan Lepas]()
Merek Chery, melalui lini produk andalannya Tiggo, diposisikan untuk merebut hati konsumen yang mendambakan citra tangguh dan maskulin. Rifkie menggambarkannya sebagai representasi dari "gaya Amerika".
"Tiggo itu positioning-nya secara look atau desain lebih kepada American style. Jadi bentuknya SUV banget, kotak, manly, maskulin," ujarnya.
Rekomendasi: Merek ini ditujukan bagi Anda yang menyukai mobil dengan tampilan gagah, tegas, dan mengintimidasi. Ia adalah pilihan ideal untuk keluarga yang menginginkan sebuah SUV dengan citra petualang yang kuat.
2. Jaecoo: Sang Bangsawan Inggris yang Elegan danMewah
![Banyak Merek Bikin Konsumen Bingung: Ini Beda Chery, Jaecoo, dan Lepas]()
Jika Chery adalah sang koboi, maka Jaecoo adalah sang bangsawan. Merek ini dirancang untuk memancarkan aura kemewahan yang lebih halus dan elegan, mengingatkan pada gaya desain mobil-mobil premium Inggris seperti Range Rover.
"Kalau Jaecoo itu masuk gaya-gaya British gentleman. Lebih ke Inggris gitu, lebih bulat-bulat dan halus," jelas Rifkie.
Rekomendasi: Jaecoo menyasar konsumen yang lebih mapan dan matang. Ia adalah pilihan bagi mereka yang tidak ingin terlalu menonjolkan kegagahan, melainkan lebih mengutamakan keanggunan, detail yang berkelas, dan citra premium yang bersahaja.
3. Lepas: Sang Ekspresionis Urban yang Modis
![Banyak Merek Bikin Konsumen Bingung: Ini Beda Chery, Jaecoo, dan Lepas]()
Lepas adalah jawaban Chery Group untuk konsumen yang melihat mobil bukan sekadar sebagai alat transportasi, tetapi sebagai kanvas untuk mengekspresikan diri. Merek ini adalah tentang gaya hidup, fesyen, dan keberanian untuk tampil beda..jpg)
"Lepas itu positioning-nya jelas, mau bentuk mobil yang elegan tapi juga enggak monoton. Ada warna-warna menarik, lifestyle, fashion, dan lain-lain," kata Rifkie.
Rekomendasi: Merek ini dirancang untuk jiwa-jiwa muda, para profesional urban, dan kaum kreatif yang dinamis. Jika Anda bosan dengan warna mobil yang itu-itu saja dan ingin kendaraan Anda menjadi perpanjangan dari gaya personal Anda, maka Lepas adalah jawabannya.
Sebuah Pertaruhan Psikologis
Strategi tiga merek ini adalah sebuah pertaruhan yang menarik. Chery Group percaya bahwa konsumen modern Indonesia tidak lagi hanya membeli mobil berdasarkan anggaran, tetapi berdasarkan identitas yang ingin mereka proyeksikan."Setiap orang punya preference masing-masing," tutup Rifkie. "Jadi positioning-nya tiap produk benar-benar stick ke market masing-masing."
Namun, ini juga strategi yang berisiko. Membangun tiga identitas merek yang berbeda secara bersamaan membutuhkan upaya pemasaran yang luar biasa. Jika gagal, ketiganya bisa saling "memakan" satu sama lain dan tetap menjadi entitas yang membingungkan dimatakonsumen.
(dan)
Lihat Juga :