Di Tengah Lesunya Pasar, Industri Motor RI Pasang Target Berani Rp68 Miliar di Pameran IMOS 2025

Sabtu, 13 September 2025 - 12:55 WIB
loading...
Di Tengah Lesunya Pasar,...
Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, akan dihelat pada 24-29 September mendatang di ICE BSD City, Tangerang. Foto: AHM
A A A
JAKARTA - Pasar otomotif roda dua nasional tengah dirundung awan kelabu. Data penjualan beberapa bulan terakhir menunjukkan tren pelemahan yang meresahkan, memicu pertanyaan tentang daya beli masyarakat.

Namun, di tengah kondisi yang serba tak menentu ini, industri sepeda motor Indonesia justru bersiap menggelar pesta akbar dengan target yang sangat berani.

Pesta itu bernama Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025, yang akan dihelat pada 24-29 September mendatang di ICE BSD City, Tangerang.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) selaku penyelenggara, dengan penuh percaya diri, mematok target transaksi yang sama persis dengan pencapaian tahun lalu yang gemilang: Rp68 miliar.

Ini adalah pertaruhan besar. Di satu sisi, ada optimisme bahwa pameran terbesar di Tanah Air ini mampu menjadi mesin pendorong untuk membangkitkan kembali gairah pasar. Di sisi lain, ada realitas pasar yang sedang lesu. Keberhasilan IMOS 2025 akan menjadi barometer krusial bagi kesehatan industri ini di sisa akhir tahun.

"Jadi, untuk tahun ini kami berharap jumlah pengunjungnya akan lebih besar daripada tahun lalu, mungkin 100.000 orang," ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/9). "Karena banyak promo yang kami tampilkan di acara IMOS tahun ini. Untuk transaksi, kami memasang target kurang lebih sama dengan tahun lalu ya."

Resep Menggairahkan Pasar

Bagaimana AISI meramu resep untuk mencapai target ambisius ini? Jawabannya adalah skala besar dan pengalaman total. Pameran ini akan menempati area seluas 15.000 meter persegi di Hall 9 dan 10 ICE BSD City, menjadi rumah bagi 14 merek sepeda motor ternama—mulai dari raksasa Jepang seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki, hingga merek gaya hidup seperti Harley-Davidson dan Royal Enfield, serta pemain listrik seperti ALVA dan Polytron.

Tak hanya itu, 50 merek industri pendukung mulai dari produsen helm, pelumas, hingga aksesoris akan turut meramaikan.

Namun, strategi utamanya bukan sekadar memajang produk. IMOS 2025 dirancang untuk menjadi sebuah "taman bermain" bagi para pencinta motor.

"IMOS 2025 dirancang sebagai ajang yang interaktif dan edukatif," jelas Sigit. "Mulai dari talkshow, pelatihan berkendara, kontes modifikasi, hingga area komunitas dan test ride. Semuanya disiapkan agar pengunjung bisa merasakan langsung berbagai pengalaman seputar dunia sepeda motor."

Dengan program andalan seperti "Pesta Belanja IMOS", AISI berharap gelaran ini bisa "menggairahkan penjualan dan menarik minat konsumen" yang mungkin selama ini menahan diri.

Tiket Masuk dan Harapan di Balik Angka

Bagi masyarakat yang ingin menjadi saksi dari pertaruhan industri ini, tiket sudah bisa didapatkan melalui aplikasi Auto360 dengan harga yang terjangkau:

Online (Aplikasi Auto360): Hari kerja Rp25.000, akhir pekan Rp40.000.

Di Lokasi (On the Spot): Hari kerja Rp35.000, akhir pekan Rp50.000.

Pada akhirnya, IMOS 2025 adalah lebih dari sekadar pameran. Ia adalah sebuah ujian. Apakah daya tarik motor baru dan segudang promo mampu memecah kebekuan pasar? Ataukah awan kelabu yang menyelimuti industri otomotif masih terlalu tebal untuk ditembus?

Semua mata akan tertuju pada ICE BSD di akhir September nanti, menanti jawaban apakah target berani Rp68 miliar itu sebuah optimisme yang beralasan atau sekadar harapan di tengahketidakpastian.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norton Luncurkan 4 Motor...
Norton Luncurkan 4 Motor Terbaru di EICMA 2025
Bukan Cuma Jagoan Otomotif,...
Bukan Cuma Jagoan Otomotif, FIFGROUP Ungkap Alasan Gencar Biayai UMKM Tanpa Bunga
Pesta Rakyat Roda Dua:...
Pesta Rakyat Roda Dua: IMOS 2025 Diserbu 103 Ribu Pengunjung, Motor Listrik Hanya Jadi Pemanis
IMOS 2025: Honda Tetap...
IMOS 2025: Honda Tetap Merajai, Alva Dominasi Listrik, TVS Jadi Kuda Hitam
Strategi Unik FIFGROUP...
Strategi Unik FIFGROUP di IMOS 2025: Jual Kredit Motor Pakai Meme Kucing, Ampuh Gaet Gen Z?
Selain Motor Terbaru,...
Selain Motor Terbaru, Berikut Fasilitas yang Tersedia di IMOS 2025
Honda Pamerkan Motor...
Honda Pamerkan Motor Sport Terbaru pada Ajang Motoshow 2022 di Palu Grand Mall
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Berita Terkini
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Infografis
5 Motor Termahal di...
5 Motor Termahal di Dunia, Harganya Capai RP 160 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved