Obat atau Racun? MTI Sebut Subsidi Motor Listrik Beban Baru dan Tagih Janji Prabowo Soal Angkutan Umum

Sabtu, 13 September 2025 - 14:15 WIB
loading...
Obat atau Racun? MTI...
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menganggap kebijakan subsidi motor listrik benar-benar kontra-produktif dengan kondisi riil di masyarakat. Foto: Maka
A A A
JAKARTA - Di tengah himpitan ekonomi, di saat daya beli masyarakat melemah dan tabungan kian menipis, pemerintah menawarkan solusi: subsidi untuk membeli motor listrik baru. Namun, pertanyaan kritis menggema di ruang publik: apakah kebijakan ini sejatinya obat, atau justru racun yang menambah beban?

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) secara lantang menyuarakan kritik tajamnya. Mereka mendesak pemerintah untuk segera menghentikan program tersebut dan mengalihkan anggarannya ke sektor yang dianggap jauh lebih vital dan mendesak: angkutan umum.

MTI menagih janji Presiden Prabowo Subianto yang pernah diucapkan namun hingga kini belum terealisasi, seraya menyebut kebijakan saat ini sebagai "beban baru bagi rakyat."

"Di tengah tabungan masyarakat yang habis dan tekanan inflasi, pemerintah justru mendorong konsumsi baru melalui subsidi motor listrik. Ini malah akan memberi beban baru, bukan obat bagi rakyat," ujar Ketua Umum MTI, Tory Damantoro, dalam sebuah pernyataan resmi.

Salah Sasaran, Salah Waktu

Menurut MTI, kebijakan subsidi motor listrik ini benar-benar kontra-produktif dengan kondisi riil di masyarakat. Di saat warga membutuhkan stimulus untuk memperluas lapangan kerja dan menaikkan pendapatan, pemerintah justru mendorong mereka untuk membuka keran pengeluaran baru.

"Masyarakat menganggap stimulus sebagai cara memperluas lapangan kerja dan menaikkan pendapatan. Motor listrik tidak menjawab hal itu," kata Wakil Ketua MTI, Djoko Setijowarno. Ia menegaskan bahwa produk konsumtif seperti motor listrik justru akan menjerat masyarakat dalam liabilitas baru berupa cicilan dan biaya perawatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Digas Wapres Gibran...
Digas Wapres Gibran di Papua, Ini Spesifikasi Yadea Velax H
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Hadir di PRJ 2026, Jajaran...
Hadir di PRJ 2026, Jajaran Motor Listrik Yadea Siap Tebar Pesona
New York Siapkan Lisensi...
New York Siapkan Lisensi Khusus Pengguna Sepeda Listrik
Berbagi Pengalaman Naik...
Berbagi Pengalaman Naik Yadea GS70, Begini Sensasi Ngegasnya
Wakil Presiden RI Tinjau...
Wakil Presiden RI Tinjau Fasilitas Produksi dan Proses Konversi Motor Listrik United E-Motor Plant 3
Buru Motor Listrik Premium...
Buru Motor Listrik Premium di PRJ 2026, United TX3000 Cuma Rp23 Jutaan
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Motor Listrik VELAX...
Motor Listrik VELAX Series Hadir di PRJ 2026
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Infografis
Cara Mendapatkan Insentif...
Cara Mendapatkan Insentif Rp7 Juta untuk Motor Listrik Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved