Terkuaknya Garasi Walikota Prabumulih: Harta Rp4,9 Miliar Tanpa Mobil Mewah, Isinya Truk dan Buldozer
Sabtu, 20 September 2025 - 14:06 WIB
loading...
Walikota Prabumulih Arlan memiliki koleksi berbagai alat berat yang menjadi sorotan publik. Foto: Sindonews
A
A
A
PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN - Sebuah insiden di sekolah menengah pertama Prabumulih, Sumatera Selatan, tiba-tiba menyulut api sorotan ke arah Walikota Arlan. Isu panas ini berawal dari dugaan pencopotan jabatan seorang kepala sekolah yang menegur anak sang walikota karena membawa mobil ke sekolah—sebuah tindakan yang jelas melanggar hukum karena siswa SMP belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kontroversi ini tak pelak membuat publik penasaran, mengarahkan mereka untuk mengintip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Arlan. Namun, apa yang mereka temukan di sana bukanlah deretan mobil mewah seperti sedan Eropa atau SUV gagah yang biasa menghiasi garasi pejabat.
Sebaliknya, terungkap sebuah "koleksi" yang sangat tidak biasa senilai total Rp 4,92 miliar, yang lebih mirip inventaris perusahaan konstruksi atau logistik ketimbang milik seorang kepala daerah. Berikut adalah rincian armada pekerja keras yang dilaporkan Walikota Prabumulih.
Mitsubishi Triton Double Cabin (2020): Rp 280 juta
Mitsubishi Triton Double Cabin (2019): Rp 242 juta
Kedua mobil ini adalah pilihan populer untuk operasional di lokasi proyek atau perkebunan yang menantang.
Di satu sisi, ini bisa dilihat sebagai potret pejabat yang "merakyat" dan tidak gemar pamer kemewahan pribadi. Namun di sisi lain, koleksi yang seluruhnya berisi kendaraan niaga dan alat berat ini secara tak terhindarkan memunculkan pertanyaan kritis: apakah ini LHKPN seorang walikota atau daftar aset seorang pengusaha?
Publik kini dibiarkan bertanya-tanya. Apakah koleksi ini merupakan sisa dari kesuksesan bisnisnya di masa lalu sebelum menjabat, atau justru menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik kepentingan antara perannya sebagai pelayan publik dan kepemilikan aset yang erat kaitannya dengan proyek-proyek pembangunan?
Satu hal yang pasti, kontroversi mobil sang anak telah membuka kotak pandora yang jauh lebih besar dan kompleks, menggeser fokus dari garasi pribadi ke persimpangan abu-abu antara bisnis dan birokrasi.
M/G NesyaNailaNaulia
Kontroversi ini tak pelak membuat publik penasaran, mengarahkan mereka untuk mengintip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Arlan. Namun, apa yang mereka temukan di sana bukanlah deretan mobil mewah seperti sedan Eropa atau SUV gagah yang biasa menghiasi garasi pejabat.
Sebaliknya, terungkap sebuah "koleksi" yang sangat tidak biasa senilai total Rp 4,92 miliar, yang lebih mirip inventaris perusahaan konstruksi atau logistik ketimbang milik seorang kepala daerah. Berikut adalah rincian armada pekerja keras yang dilaporkan Walikota Prabumulih.
Armada Pekerja Keras Senilai Rp4,92 Miliar
1. Sang Legenda Niaga: Mitsubishi Colt Diesel Truck (2018) - Rp 225 Juta
Di urutan pertama, terdapat "kepala kuning" yang menjadi tulang punggung logistik di seluruh Indonesia. Kehadiran truk ini di daftar kekayaan seorang pejabat menjadi penanda awal bahwa isi garasi ini jauh dari kata biasa.2. Trio Tronton Modern: 3 Unit Hino Truck Tronton (2017) - Total Rp 2,25 Miliar
Inilah bagian paling masif dari koleksi ini. Tiga unit truk tronton Hino tahun 2017 dilaporkan dengan nilai taksiran masing-masing Rp 750 juta, sehingga totalnya mencapai Rp 2,25 miliar. Armada ini jelas bukan untuk sekadar jalan-jalan sore, melainkan untuk angkutan berat skala industri.3. Sang Penjelajah Jarak Jauh: Hino Truck Tronton (2016) - Rp 650 Juta
Melengkapi trio sebelumnya, ada satu lagi truk tronton Hino dari tahun yang lebih tua, menunjukkan fokus yang konsisten pada kendaraan angkutan berat jarak jauh.4. Si Pengangkut Material: Hino Tronton Dump Truck (2018) - Rp 750 Juta
Berbeda dari tronton biasa, unit ini adalah dump truck yang identik dengan proyek konstruksi, pertambangan, atau pengangkutan material curah seperti pasir dan tanah.5. Duet Tangguh Segala Medan: 2 Unit Mitsubishi Triton
Untuk mobilitas yang lebih fleksibel, terdapat dua pickup kabin ganda yang dikenal tangguh:Mitsubishi Triton Double Cabin (2020): Rp 280 juta
Mitsubishi Triton Double Cabin (2019): Rp 242 juta
Kedua mobil ini adalah pilihan populer untuk operasional di lokasi proyek atau perkebunan yang menantang.
6. Sang Raksasa Perata Tanah: John Deere 450J Bulldozer (2015) – Rp 500 Juta
Inilah puncak dari keunikan koleksi ini. Bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan alat berat. Kepemilikan buldozer senilai setengah miliar rupiah ini menegaskan profil aset yang berorientasi penuh pada industri dan konstruksi.Analisis Kritis: Pejabat atau Pengusaha?
Jika dijumlahkan, total nilai 12 unit alat transportasi dan mesin ini mencapai Rp 4,92 miliar. Namun, yang menjadi sorotan bukanlah nilainya, melainkan jenisnya. Absennya kendaraan pribadi seperti sedan atau SUV mewah memunculkan dua narasi yang kontras.Di satu sisi, ini bisa dilihat sebagai potret pejabat yang "merakyat" dan tidak gemar pamer kemewahan pribadi. Namun di sisi lain, koleksi yang seluruhnya berisi kendaraan niaga dan alat berat ini secara tak terhindarkan memunculkan pertanyaan kritis: apakah ini LHKPN seorang walikota atau daftar aset seorang pengusaha?
Publik kini dibiarkan bertanya-tanya. Apakah koleksi ini merupakan sisa dari kesuksesan bisnisnya di masa lalu sebelum menjabat, atau justru menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik kepentingan antara perannya sebagai pelayan publik dan kepemilikan aset yang erat kaitannya dengan proyek-proyek pembangunan?
Satu hal yang pasti, kontroversi mobil sang anak telah membuka kotak pandora yang jauh lebih besar dan kompleks, menggeser fokus dari garasi pribadi ke persimpangan abu-abu antara bisnis dan birokrasi.
M/G NesyaNailaNaulia
(dan)
Lihat Juga :