Terkuaknya Garasi Walikota Prabumulih: Harta Rp4,9 Miliar Tanpa Mobil Mewah, Isinya Truk dan Buldozer

Sabtu, 20 September 2025 - 14:06 WIB
loading...
Terkuaknya Garasi Walikota...
Walikota Prabumulih Arlan memiliki koleksi berbagai alat berat yang menjadi sorotan publik. Foto: Sindonews
A A A
PRABUMULIH, SUMATERA SELATAN - Sebuah insiden di sekolah menengah pertama Prabumulih, Sumatera Selatan, tiba-tiba menyulut api sorotan ke arah Walikota Arlan. Isu panas ini berawal dari dugaan pencopotan jabatan seorang kepala sekolah yang menegur anak sang walikota karena membawa mobil ke sekolah—sebuah tindakan yang jelas melanggar hukum karena siswa SMP belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kontroversi ini tak pelak membuat publik penasaran, mengarahkan mereka untuk mengintip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Arlan. Namun, apa yang mereka temukan di sana bukanlah deretan mobil mewah seperti sedan Eropa atau SUV gagah yang biasa menghiasi garasi pejabat.

Sebaliknya, terungkap sebuah "koleksi" yang sangat tidak biasa senilai total Rp 4,92 miliar, yang lebih mirip inventaris perusahaan konstruksi atau logistik ketimbang milik seorang kepala daerah. Berikut adalah rincian armada pekerja keras yang dilaporkan Walikota Prabumulih.

Armada Pekerja Keras Senilai Rp4,92 Miliar

1. Sang Legenda Niaga: Mitsubishi Colt Diesel Truck (2018) - Rp 225 Juta

Di urutan pertama, terdapat "kepala kuning" yang menjadi tulang punggung logistik di seluruh Indonesia. Kehadiran truk ini di daftar kekayaan seorang pejabat menjadi penanda awal bahwa isi garasi ini jauh dari kata biasa.

2. Trio Tronton Modern: 3 Unit Hino Truck Tronton (2017) - Total Rp 2,25 Miliar

Inilah bagian paling masif dari koleksi ini. Tiga unit truk tronton Hino tahun 2017 dilaporkan dengan nilai taksiran masing-masing Rp 750 juta, sehingga totalnya mencapai Rp 2,25 miliar. Armada ini jelas bukan untuk sekadar jalan-jalan sore, melainkan untuk angkutan berat skala industri.

3. Sang Penjelajah Jarak Jauh: Hino Truck Tronton (2016) - Rp 650 Juta

Melengkapi trio sebelumnya, ada satu lagi truk tronton Hino dari tahun yang lebih tua, menunjukkan fokus yang konsisten pada kendaraan angkutan berat jarak jauh.

4. Si Pengangkut Material: Hino Tronton Dump Truck (2018) - Rp 750 Juta

Berbeda dari tronton biasa, unit ini adalah dump truck yang identik dengan proyek konstruksi, pertambangan, atau pengangkutan material curah seperti pasir dan tanah.

5. Duet Tangguh Segala Medan: 2 Unit Mitsubishi Triton

Untuk mobilitas yang lebih fleksibel, terdapat dua pickup kabin ganda yang dikenal tangguh:
Mitsubishi Triton Double Cabin (2020): Rp 280 juta
Mitsubishi Triton Double Cabin (2019): Rp 242 juta
Kedua mobil ini adalah pilihan populer untuk operasional di lokasi proyek atau perkebunan yang menantang.

6. Sang Raksasa Perata Tanah: John Deere 450J Bulldozer (2015) – Rp 500 Juta

Inilah puncak dari keunikan koleksi ini. Bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan alat berat. Kepemilikan buldozer senilai setengah miliar rupiah ini menegaskan profil aset yang berorientasi penuh pada industri dan konstruksi.

Analisis Kritis: Pejabat atau Pengusaha?

Jika dijumlahkan, total nilai 12 unit alat transportasi dan mesin ini mencapai Rp 4,92 miliar. Namun, yang menjadi sorotan bukanlah nilainya, melainkan jenisnya. Absennya kendaraan pribadi seperti sedan atau SUV mewah memunculkan dua narasi yang kontras.

Di satu sisi, ini bisa dilihat sebagai potret pejabat yang "merakyat" dan tidak gemar pamer kemewahan pribadi. Namun di sisi lain, koleksi yang seluruhnya berisi kendaraan niaga dan alat berat ini secara tak terhindarkan memunculkan pertanyaan kritis: apakah ini LHKPN seorang walikota atau daftar aset seorang pengusaha?

Publik kini dibiarkan bertanya-tanya. Apakah koleksi ini merupakan sisa dari kesuksesan bisnisnya di masa lalu sebelum menjabat, atau justru menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik kepentingan antara perannya sebagai pelayan publik dan kepemilikan aset yang erat kaitannya dengan proyek-proyek pembangunan?

Satu hal yang pasti, kontroversi mobil sang anak telah membuka kotak pandora yang jauh lebih besar dan kompleks, menggeser fokus dari garasi pribadi ke persimpangan abu-abu antara bisnis dan birokrasi.

M/G NesyaNailaNaulia
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Riwayat Pendidikan Arlan...
Riwayat Pendidikan Arlan Wali Kota Prabumulih yang Batal Pecat Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih
Terungkap, Walkot Prabumulih...
Terungkap, Walkot Prabumulih Perintahkan Kadisdik Tegur Kepsek dan Ancam Mutasi
Hari Ini Wali Kota Prabumulih...
Hari Ini Wali Kota Prabumulih Arlan Diperiksa Kemendagri Buntut Pencopotan Roni Ardiansyah
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved