Napas Honda di Indonesia Masih Ditopang Brio, Penjualan Meroket 59 Persen di Agustus 2025
Sabtu, 20 September 2025 - 14:04 WIB
loading...
Honda Brio terus menjadi tulang punggung PT HPM di 2025, meski ada model-model hybrid baru. Foto: HPM
A
A
A
JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) boleh jadi tengah tersenyum melihat laporan penjualan Agustus 2025 yang menunjukkan sinyal pemulihan.
Secara total, penjualan ritel mereka berhasil merangkak naik 6 persen dari bulan sebelumnya, mencapai angka 5.317 unit.
Namun, di balik angka pertumbuhan yang terlihat sehat itu, terungkap sebuah fakta kritis: napas Honda di Indonesia ternyata masih sangat bergantung pada satu model andalan.
Sang juru selamat itu tak lain dan tak bukan adalah Honda Brio. Di saat model-model lain berjuang, mobil mungil ini justru melesat sendirian.
Angka ini merepresentasikan lonjakan penjualan Brio yang fenomenal sebesar 59 persen dibandingkan bulan Juli 2025. Ketergantungan ini begitu besar, sehingga tanpa performa luar biasa dari Brio, angka penjualan total Honda mungkin akan menunjukkan cerita yang sangat berbeda.
Di belakang Brio, kuda pacu lainnya menunjukkan performa yang cukup baik meski dengan volume yang jauh lebih kecil. Honda WR-V membukukan penjualan 761 unit (naik 37 persen), sementara Honda BR-V terjual sebanyak 307 unit.
Honda HR-V menjadi yang terdepan dengan total penjualan 780 unit, di mana varian e:HEV mendominasi pengiriman. Angka ini diikuti oleh Honda CR-V e:HEV yang terjual 121 unit (naik 15 persen), Honda Step WGN e:HEV yang berkontribusi 92 unit, serta model hybrid lainnya yang laku sebanyak 34 unit.
Meski volumenya masih kecil, tren pertumbuhannya memberikan sinyal positif bagi strategi jangka panjang Honda.
Menanggapi hasil ini, Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, menyuarakan optimisme.
"Kami berupaya untuk terus menggairahkan pasar dengan memperkuat layanan dan menghadirkan berbagai program kemudahan kepemilikan sehingga konsumen semakin mudah merasakan pengalaman berkendara yang menyenangkan serta layanan purna jual yang berkualitas," ujar Billy dalam keterangan resminya.
Sebagai wujud dari pernyataan tersebut, Honda menggelar berbagai program penjualan sepanjang September 2025, mulai dari DP ringan hingga program trade-in.
Namun, data tak bisa berbohong. Pertumbuhan penjualan Honda di bulan Agustus adalah sebuah kemenangan, tetapi kemenangan yang diraih di atas pundak kecil Honda Brio.
Pertanyaannya kini, akankah model-model lain, terutama lini hibrida, mampu mengejar popularitas sang 'tulang punggung' di bulan-bulan mendatang, ataukah Honda akan terus mengandalkan napas dari mesin kecil Brio untuk berlari di kerasnyapersaingan?
Secara total, penjualan ritel mereka berhasil merangkak naik 6 persen dari bulan sebelumnya, mencapai angka 5.317 unit.
Namun, di balik angka pertumbuhan yang terlihat sehat itu, terungkap sebuah fakta kritis: napas Honda di Indonesia ternyata masih sangat bergantung pada satu model andalan.
Sang juru selamat itu tak lain dan tak bukan adalah Honda Brio. Di saat model-model lain berjuang, mobil mungil ini justru melesat sendirian.
Dominasi Absolut Sang Tulang Punggung
Data penjualan Agustus 2025 membeberkan sebuah dominasi yang nyaris absolut. Dari total 5.317 unit mobil Honda yang laku, 3.130 unit di antaranya adalah Honda Brio. Artinya, nyaris 6 dari 10 mobil Honda yang keluar dari dealer bulan lalu adalah Brio.Angka ini merepresentasikan lonjakan penjualan Brio yang fenomenal sebesar 59 persen dibandingkan bulan Juli 2025. Ketergantungan ini begitu besar, sehingga tanpa performa luar biasa dari Brio, angka penjualan total Honda mungkin akan menunjukkan cerita yang sangat berbeda.
Di belakang Brio, kuda pacu lainnya menunjukkan performa yang cukup baik meski dengan volume yang jauh lebih kecil. Honda WR-V membukukan penjualan 761 unit (naik 37 persen), sementara Honda BR-V terjual sebanyak 307 unit.
Secercah Harapan dari Arena Hibrida
Di tengah dominasi mesin konvensional Brio, ada secercah harapan dari lini elektrifikasi Honda. Lini model hybrid menunjukkan tren positif yang menandakan mulai diterimanya teknologi ini oleh pasar.Honda HR-V menjadi yang terdepan dengan total penjualan 780 unit, di mana varian e:HEV mendominasi pengiriman. Angka ini diikuti oleh Honda CR-V e:HEV yang terjual 121 unit (naik 15 persen), Honda Step WGN e:HEV yang berkontribusi 92 unit, serta model hybrid lainnya yang laku sebanyak 34 unit.
Meski volumenya masih kecil, tren pertumbuhannya memberikan sinyal positif bagi strategi jangka panjang Honda.
Menanggapi hasil ini, Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, menyuarakan optimisme.
"Kami berupaya untuk terus menggairahkan pasar dengan memperkuat layanan dan menghadirkan berbagai program kemudahan kepemilikan sehingga konsumen semakin mudah merasakan pengalaman berkendara yang menyenangkan serta layanan purna jual yang berkualitas," ujar Billy dalam keterangan resminya.
Sebagai wujud dari pernyataan tersebut, Honda menggelar berbagai program penjualan sepanjang September 2025, mulai dari DP ringan hingga program trade-in.
Namun, data tak bisa berbohong. Pertumbuhan penjualan Honda di bulan Agustus adalah sebuah kemenangan, tetapi kemenangan yang diraih di atas pundak kecil Honda Brio.
Pertanyaannya kini, akankah model-model lain, terutama lini hibrida, mampu mengejar popularitas sang 'tulang punggung' di bulan-bulan mendatang, ataukah Honda akan terus mengandalkan napas dari mesin kecil Brio untuk berlari di kerasnyapersaingan?
(dan)
Lihat Juga :