Harga Mobil Listrik China Hancur? AION Jawab dengan Program Price Shield

Sabtu, 20 September 2025 - 14:35 WIB
loading...
Harga Mobil Listrik...
AION Indonesia memiliki strategi khusus dengan cara tidak akan menurunkan harga jual mobil mereka. Foto: AION Indonesia
A A A
JAKARTA - "Hantu" tak kasat mata terus membayangi produk-produk mobil asal China: anjloknya harga jual kembali. Sadar akan momok yang membuat calon konsumen ragu, GAC Aion, mengambil langkah tak biasa dengan mendeklarasikan janji publik yang berani.

Mereka berjanji tidak akan pernah menurunkan harga jual mobil yang sudah diluncurkan di Indonesia. Ini strategi berisiko tinggi yang bertujuan memutus rantai "penyakit" diskon besar-besaran yang selama ini melekat pada citra beberapa merek senegaranya.

CEO Aion Indonesia, Andry Ciu, mengakui keresahan pasar tersebut. Ia menirukan suara keraguan konsumen yang selama ini menjadi penghalang.

"Kita akan menjamin bahwa produk GAC tidak akan merevisi turun harga jual kendaraan kita," tegas Andry di Jakarta, Kamis (18/9/2025). "Jadi bagi customer yang ragu, 'waduh jangan-jangan nanti dikoreksi nih harganya, nanti jadi rugi nih kalau beli barang China, penyakitnya kan suka turun-turunin harga'," lanjutnya, seolah berbicara langsung kepada calon pembelinya.

'Price Shield': Pedang Bermata Dua
Harga Mobil Listrik China Hancur? AION Jawab dengan Program Price Shield

Untuk membuktikan janjinya bukan sekadar isapan jempol, Andry mengumumkan senjata baru mereka: sebuah program bernama 'Price Shield'. Program ini dirancang sebagai garansi bahwa harga resmi produk Aion yang sudah meluncur tidak akan pernah direvisi turun.

Namun, janji ini adalah pedang bermata dua. Harga memang tidak akan turun, tetapi sangat mungkin untuk naik.
"Nggak bisa (turun), karena tidak akan. Bahkan ke depan kemungkinan akan naik harganya," ungkap Andry. Ia menunjuk nilai tukar (kurs) sebagai biang keladinya.

Harga Mobil Listrik China Hancur? AION Jawab dengan Program Price Shield

"Karena dengan paksaan dari kurs kan, kurs ini setiap hari terus bergerak naik. Kita masih memantau apakah pergerakan kurs ini sementara atau stabil naik. Karena bagaimanapun kan kit (komponen rakitan) kita beli pakai impor, kita masih pakai Yuan."

Pernyataan ini menjadi sinyal penting. Bagi pembeli awal, ini adalah jaminan investasi. Namun bagi mereka yang menunda pembelian, ada risiko harus membayar lebih mahal di kemudian hari.

Andry menegaskan ada alasan moral yang mendasarinya. AION tidak ingin mengkhianati kepercayaan konsumen yang telah berjuang keras untuk memiliki kendaraan.

"Saya berharap konsumen sudah mulai mengerti kira-kira produk mana yang tidak merugikan. Karena orang beli mobil itu kan pakai nabung. Saya nggak mau orang sudah nabung bertahun-tahun, dan kita buang begitu saja dengan menurunkan harga, dan itu merugikan konsumen," ucapnya.

Langkah Aion ini lebih dari sekadar menjaga nilai jual kembali. Tapi upaya menstabilkan industri, mencegah perang harga yang merusak, dan secara tidak langsung membangun pasar mobil listrik bekas yang sehatdimasadepan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banyak Lawan Baru, GAC...
Banyak Lawan Baru, GAC Klaim Aion UT Tetap Rajai Pasar Medium Hatchback EV Indonesia 2026
Inilah Daftar Harga...
Inilah Daftar Harga Resmi GAC AION 2026, Lengkap dengan Garansi Baterai Seumur Hidup
Modal Baterai 500 KM...
Modal Baterai 500 KM dan Rangka Tulang Naga, Aion UT Pimpin Pasar Hatchback Listrik
GAC Siaga Lebaran 2026...
GAC Siaga Lebaran 2026 Siap Sambut Perjalanan Mudik EV
GAC Panen di IIMS 2026:...
GAC Panen di IIMS 2026: SPK Tembus 2.000 Unit, Aion UT Pimpin Penjualan
7 Hari IIMS 2026 Digelar,...
7 Hari IIMS 2026 Digelar, AION UT Mendominasi Penjualan GAC
GAC Indonesia Resmi...
GAC Indonesia Resmi Merilis AION UT, Hadir dengan Harga Kompetitif dan Garansi Seumur Hidup
AION UT: Solusi Mobilitas...
AION UT: Solusi Mobilitas Modern Hemat Biaya dan Berkelanjutan
Melihat Kecanggihan...
Melihat Kecanggihan Pabrik Mobil Listrik di Guangzhou, Bisa Produksi hingga 3 Juta Mobil Listrik dalam Setahun
Rekomendasi
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved