Kesalahan Fatal Pemilik Motor Baru: Jangan Ganti Oli Terlalu Cepat, Ini Racun Tersembunyi di Dalamnya
Rabu, 24 September 2025 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kata lain, oli pertama ini berfungsi seperti cairan pembersih atau magnet yang bekerja aktif mengumpulkan semua "sampah" sisa produksi selama mesin bekerja untuk pertama kalinya.
Menggantinya terlalu cepat sama saja dengan menghentikan proses pembersihan penting ini sebelum tuntas.
"Idealnya memang setelah 1.000 km sudah diganti pelumasnya dengan yang baru. Jadi kotorannya ikut terbuang saat penggantian," tutur Nasir.
Angka 1.000 kilometer pertama adalah momen di mana oli pembersih ini dianggap telah menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Menggantinya pada servis pertama di kilometer ini memastikan semua sisa serpihan besi dan kotoran produksi terbuang tuntas, memberikan jalan bagi oli baru untuk bekerja di dalam mesin yang sudah "bersih".
Menggantinya terlalu cepat sama saja dengan menghentikan proses pembersihan penting ini sebelum tuntas.
Angka Keramat: Kapan Waktu yang Tepat?
Lalu, kapan waktu yang ideal untuk membuang oli "kotor" hasil pembersihan ini? Jawabannya ada pada angka keramat yang tertera di buku manual setiap motor baru."Idealnya memang setelah 1.000 km sudah diganti pelumasnya dengan yang baru. Jadi kotorannya ikut terbuang saat penggantian," tutur Nasir.
Angka 1.000 kilometer pertama adalah momen di mana oli pembersih ini dianggap telah menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Menggantinya pada servis pertama di kilometer ini memastikan semua sisa serpihan besi dan kotoran produksi terbuang tuntas, memberikan jalan bagi oli baru untuk bekerja di dalam mesin yang sudah "bersih".
Lihat Juga :