Ducati Kenalkan Motor MotoGP Versi Jalan Raya dan Siap Dijual Bebas
Rabu, 24 September 2025 - 21:18 WIB
loading...
Ducati Panigale V4 R 2026. FOTO/ RIDEPART
A
A
A
LONDON - Lebih dari dua dekade lalu, Ducati memperkenalkan edisi spesial homologasi pertamanya dengan logo "R", yaitu 996R. Model inilah yang membuka jalan bagi kejuaraan WSBK 2001, dengan mesin Testastretta bertenaga 133hp.
Kali ini, Ducati kembali mengguncang dunia roda dua dengan Panigale V4 R 2026, sebuah mesin yang dirancang tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk menetapkan standar baru dalam superbike modern.
Jika 996R pernah dianggap revolusioner, Panigale V4 R melampaui segalanya. Dengan tenaga maksimum hingga 236hp yang dipadukan dengan sistem knalpot titanium Akrapovic dan oli mesin Shell Advance spesifikasi khusus, kecepatan tertinggi yang tercatat adalah 330,5 km/jam.
Menariknya, bahkan dalam versi Euro5+ yang legal di jalan raya, motor ini tetap menghasilkan tenaga 215hp dengan kecepatan tertinggi hampir 318,5 km/jam, sesuatu yang jarang ditawarkan pada motor produksi massal.
Untuk memenuhi standar emisi Euro5+, Ducati tidak hanya mempertahankan tenaganya, tetapi juga menyempurnakan setiap komponen mesin. Saluran masuk baru, injektor yang diposisikan ulang, piston yang lebih ringan, batang penghubung yang dimodifikasi, dan cam knalpot yang didesain ulang, semuanya berkontribusi pada penyaluran tenaga yang lebih merata di seluruh rentang putaran mesin.
Pengerjaan rekayasa ini berkontribusi pada peningkatan rata-rata 4hp di seluruh rentang putaran mesin, dengan torsi puncak 114,5 Nm pada 12.000 rpm.
Yang lebih mengesankan, keseimbangan ini berasal dari poros engkol yang lebih berat namun berputar berlawanan arah, memastikan traksi yang solid tanpa mengorbankan kelincahan.
Di sinilah Ducati menunjukkan keahlian mereka, menggabungkan tenaga penuh dengan pengendalian yang lebih solid.
Layaknya versi V4 sebelumnya, mesin Desmosedici Stradale 998cc ini sebenarnya lebih kecil daripada Panigale V4 standar (1103cc), hal ini dikarenakan WSBK hanya memperbolehkan hingga 1000cc, layaknya mesin MotoGP.
Tak hanya itu, Panigale V4 R 2026 juga memperkenalkan inovasi dunia, yaitu Ducati Racing Gearbox (DRG).
Gigi Netral kini berada di bawah gigi pertama, bukan di antara gigi 1 dan 2 seperti biasanya.
Mekanisme ini dirancang khusus untuk menghindari risiko menekan gigi netral secara tidak sengaja saat memasuki tikungan dengan gigi 1, sehingga memastikan pengendaraan yang lebih mulus.
Yang lebih menarik, layaknya mesin MotoGP pabrikan, gigi netral terkunci hingga pengendara mengaktifkan tuas khusus di stang kanan. Dengan ini, Ducati benar-benar menghadirkan nuansa balap di jalan raya.
Selanjutnya, dari segi aerodinamika, Ducati kembali menonjolkan DNA MotoGP. Fairing kini dilengkapi 'corner sidepod' untuk menghasilkan downforce saat motor menikung, sementara winglet yang lebih besar menambah downforce sebesar 6 kg pada kecepatan 299,3 km/jam.
Sementara itu, sistem ram air intake yang baru memberikan tenaga tambahan pada kecepatan tinggi, membuat motor ini semakin agresif di trek lurus.
Sasisnya menggunakan swingarm dua sisi, yang pertama pada Ducati WSB sejak 999R (2007). Lengan ayunnya 37% lebih ringan, 3,27 kg lebih ringan, dan memiliki titik pivot yang dapat disesuaikan untuk penyetelan balap.
Untuk melengkapi paket ini, suspensi Öhlins NPX25/30 dan TTX36 dipadukan dengan peredam kemudi SD20, serta rem Brembo Hypure pada cakram 330 mm, yang dapat ditingkatkan ke paket Pro atau Pro+.
Di sektor elektronik, Ducati juga membuktikan bahwa mereka selalu selangkah lebih maju. Sistem Ducati Vehicle Observer (DVO) mensimulasikan pembacaan 70 sensor berbeda untuk membantu kontrol traksi, kontrol peluncuran, kontrol luncur, kontrol wheelie, dan kontrol rem mesin.
Tersedia juga ABS untuk tikungan dengan Race Brake Control, lima mode berkendara, dan empat mode daya untuk penyesuaian sesuai gaya berkendara.
Singkatnya, setiap aspek elektronik disetel untuk memberikan kepercayaan diri maksimal kepada pengendara, baik di trek maupun di jalan raya.
Menurut peraturan WSBK, harga model homologasi ini tidak boleh melebihi €44.000 (sekitar Rp700.000.000), angka yang dapat dianggap "murah" jika dibandingkan dengan teknologi dan performa yang ditawarkan.
Ducati Panigale V4 R 2026 akan mulai dijual di Eropa pada November 2025, sebelum menembus pasar AS sebulan kemudian dan pasar negara-negara lain.
Dengan kombinasi tenaga hampir 240hp, aerodinamika MotoGP, sasis baru, elektronik pintar, dan girboks pertama di kelasnya, Ducati Panigale V4 R 2026 bukan sekadar superbike, melainkan mesin balap berpelat nomor.
Entah akan meraih gelar juara WSBK atau tidak, satu hal yang pasti: Ducati sekali lagi telah menetapkan standar yang sulit ditandingi.
Kali ini, Ducati kembali mengguncang dunia roda dua dengan Panigale V4 R 2026, sebuah mesin yang dirancang tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk menetapkan standar baru dalam superbike modern.
Jika 996R pernah dianggap revolusioner, Panigale V4 R melampaui segalanya. Dengan tenaga maksimum hingga 236hp yang dipadukan dengan sistem knalpot titanium Akrapovic dan oli mesin Shell Advance spesifikasi khusus, kecepatan tertinggi yang tercatat adalah 330,5 km/jam.
Menariknya, bahkan dalam versi Euro5+ yang legal di jalan raya, motor ini tetap menghasilkan tenaga 215hp dengan kecepatan tertinggi hampir 318,5 km/jam, sesuatu yang jarang ditawarkan pada motor produksi massal.
Untuk memenuhi standar emisi Euro5+, Ducati tidak hanya mempertahankan tenaganya, tetapi juga menyempurnakan setiap komponen mesin. Saluran masuk baru, injektor yang diposisikan ulang, piston yang lebih ringan, batang penghubung yang dimodifikasi, dan cam knalpot yang didesain ulang, semuanya berkontribusi pada penyaluran tenaga yang lebih merata di seluruh rentang putaran mesin.
Pengerjaan rekayasa ini berkontribusi pada peningkatan rata-rata 4hp di seluruh rentang putaran mesin, dengan torsi puncak 114,5 Nm pada 12.000 rpm.
Yang lebih mengesankan, keseimbangan ini berasal dari poros engkol yang lebih berat namun berputar berlawanan arah, memastikan traksi yang solid tanpa mengorbankan kelincahan.
Di sinilah Ducati menunjukkan keahlian mereka, menggabungkan tenaga penuh dengan pengendalian yang lebih solid.
Layaknya versi V4 sebelumnya, mesin Desmosedici Stradale 998cc ini sebenarnya lebih kecil daripada Panigale V4 standar (1103cc), hal ini dikarenakan WSBK hanya memperbolehkan hingga 1000cc, layaknya mesin MotoGP.
Tak hanya itu, Panigale V4 R 2026 juga memperkenalkan inovasi dunia, yaitu Ducati Racing Gearbox (DRG).
Gigi Netral kini berada di bawah gigi pertama, bukan di antara gigi 1 dan 2 seperti biasanya.
Mekanisme ini dirancang khusus untuk menghindari risiko menekan gigi netral secara tidak sengaja saat memasuki tikungan dengan gigi 1, sehingga memastikan pengendaraan yang lebih mulus.
Yang lebih menarik, layaknya mesin MotoGP pabrikan, gigi netral terkunci hingga pengendara mengaktifkan tuas khusus di stang kanan. Dengan ini, Ducati benar-benar menghadirkan nuansa balap di jalan raya.
Selanjutnya, dari segi aerodinamika, Ducati kembali menonjolkan DNA MotoGP. Fairing kini dilengkapi 'corner sidepod' untuk menghasilkan downforce saat motor menikung, sementara winglet yang lebih besar menambah downforce sebesar 6 kg pada kecepatan 299,3 km/jam.
Sementara itu, sistem ram air intake yang baru memberikan tenaga tambahan pada kecepatan tinggi, membuat motor ini semakin agresif di trek lurus.
Sasisnya menggunakan swingarm dua sisi, yang pertama pada Ducati WSB sejak 999R (2007). Lengan ayunnya 37% lebih ringan, 3,27 kg lebih ringan, dan memiliki titik pivot yang dapat disesuaikan untuk penyetelan balap.
Untuk melengkapi paket ini, suspensi Öhlins NPX25/30 dan TTX36 dipadukan dengan peredam kemudi SD20, serta rem Brembo Hypure pada cakram 330 mm, yang dapat ditingkatkan ke paket Pro atau Pro+.
Di sektor elektronik, Ducati juga membuktikan bahwa mereka selalu selangkah lebih maju. Sistem Ducati Vehicle Observer (DVO) mensimulasikan pembacaan 70 sensor berbeda untuk membantu kontrol traksi, kontrol peluncuran, kontrol luncur, kontrol wheelie, dan kontrol rem mesin.
Tersedia juga ABS untuk tikungan dengan Race Brake Control, lima mode berkendara, dan empat mode daya untuk penyesuaian sesuai gaya berkendara.
Singkatnya, setiap aspek elektronik disetel untuk memberikan kepercayaan diri maksimal kepada pengendara, baik di trek maupun di jalan raya.
Menurut peraturan WSBK, harga model homologasi ini tidak boleh melebihi €44.000 (sekitar Rp700.000.000), angka yang dapat dianggap "murah" jika dibandingkan dengan teknologi dan performa yang ditawarkan.
Ducati Panigale V4 R 2026 akan mulai dijual di Eropa pada November 2025, sebelum menembus pasar AS sebulan kemudian dan pasar negara-negara lain.
Dengan kombinasi tenaga hampir 240hp, aerodinamika MotoGP, sasis baru, elektronik pintar, dan girboks pertama di kelasnya, Ducati Panigale V4 R 2026 bukan sekadar superbike, melainkan mesin balap berpelat nomor.
Entah akan meraih gelar juara WSBK atau tidak, satu hal yang pasti: Ducati sekali lagi telah menetapkan standar yang sulit ditandingi.
(wbs)
Lihat Juga :