Perusahaan Penyedot Debu China Banting Setir Melawan Kemewahan Rolls-Royce
Jum'at, 26 September 2025 - 08:56 WIB
loading...
Dreame Technology hadirkan SUV Supermewah. FOTO/ CNC
A
A
A
LONDON - Setelah menggemparkan industri otomotif dengan mobil sport yang mirip Bugatti, Dreame Technology kini memamerkan model kedua mereka, sebuah SUV ukuran penuh, dengan desain yang hampir identik dengan Rolls-Royce Cullinan.
BACA JUGA - Rolls-Royce Milik Paul Pogba Disita Polisi
SUV listrik mewah ini diperkirakan akan memasuki pasar pada tahun 2027 dengan jarak sumbu roda 3,2 meter, pintu bergaya kabin ganda, dan teknologi penggerak listrik terbaru.
Menariknya, model ini tidak memiliki pilar B, sehingga memberikan kabin yang lebih lapang dan modern.
Dreame, perusahaan China yang sebelumnya dikenal sebagai produsen peralatan rumah tangga seperti penyedot debu, pengering rambut, dan pel robotik, didirikan oleh Yu Hao dan bergabung dengan Xiaomi Ecological Chain pada tahun 2017.
Pada 28 Agustus, perusahaan ini mengumumkan masuknya secara resmi ke pasar otomotif premium melalui dua merek terpisah – Dreame Automotive untuk mobil sport berperforma tinggi, dan Starry Automotive yang berfokus pada SUV mewah bergaya Cullinan.
Gambar resmi SUV terbaru ini dirilis pada 25 September, menampilkan gril krom persegi besar, lampu depan LED, pelek besar, dan gagang pintu datar.
Interiornya dilaporkan memiliki panjang 3,7 meter dengan dua kursi kapten di baris kedua yang menawarkan ruang kaki hingga 1,2 meter dan dapat direbahkan hingga 145 derajat.
Dari segi teknologi, SUV ini akan menggunakan baterai 100kWh berbasis sistem CTP 4.0 dengan opsi range extender.
Mobil ini juga dilengkapi dengan empat motor listrik terpisah, kemudi gardan belakang 24 derajat dengan radius putar kurang dari lima meter, dan sistem sasis aktif yang menyesuaikan ketinggian dan kekakuan suspensi berdasarkan data dari LiDAR, kamera, dan radar gelombang milimeter.
Dreame sebelumnya juga mengumumkan rencana untuk membangun pabrik perakitan baru di Berlin bersama raksasa perbankan Prancis BNP Paribas. Lokasi pabrik tersebut akan berada di sebelah Tesla Gigafactory Berlin.
Meskipun desain dua model pertama Dreame sering dibandingkan dengan merek-merek mewah yang sudah ada, perusahaan ini jelas serius dalam memposisikan diri sebagai pesaing utama di pasar kendaraan energi baru, terutama menyaingi Li Auto, yang kini menjadi produsen mobil listrik pertama yang menguntungkan di China.
BACA JUGA - Rolls-Royce Milik Paul Pogba Disita Polisi
SUV listrik mewah ini diperkirakan akan memasuki pasar pada tahun 2027 dengan jarak sumbu roda 3,2 meter, pintu bergaya kabin ganda, dan teknologi penggerak listrik terbaru.
Menariknya, model ini tidak memiliki pilar B, sehingga memberikan kabin yang lebih lapang dan modern.
Dreame, perusahaan China yang sebelumnya dikenal sebagai produsen peralatan rumah tangga seperti penyedot debu, pengering rambut, dan pel robotik, didirikan oleh Yu Hao dan bergabung dengan Xiaomi Ecological Chain pada tahun 2017.
Pada 28 Agustus, perusahaan ini mengumumkan masuknya secara resmi ke pasar otomotif premium melalui dua merek terpisah – Dreame Automotive untuk mobil sport berperforma tinggi, dan Starry Automotive yang berfokus pada SUV mewah bergaya Cullinan.
Gambar resmi SUV terbaru ini dirilis pada 25 September, menampilkan gril krom persegi besar, lampu depan LED, pelek besar, dan gagang pintu datar.
Interiornya dilaporkan memiliki panjang 3,7 meter dengan dua kursi kapten di baris kedua yang menawarkan ruang kaki hingga 1,2 meter dan dapat direbahkan hingga 145 derajat.
Dari segi teknologi, SUV ini akan menggunakan baterai 100kWh berbasis sistem CTP 4.0 dengan opsi range extender.
Mobil ini juga dilengkapi dengan empat motor listrik terpisah, kemudi gardan belakang 24 derajat dengan radius putar kurang dari lima meter, dan sistem sasis aktif yang menyesuaikan ketinggian dan kekakuan suspensi berdasarkan data dari LiDAR, kamera, dan radar gelombang milimeter.
Dreame sebelumnya juga mengumumkan rencana untuk membangun pabrik perakitan baru di Berlin bersama raksasa perbankan Prancis BNP Paribas. Lokasi pabrik tersebut akan berada di sebelah Tesla Gigafactory Berlin.
Meskipun desain dua model pertama Dreame sering dibandingkan dengan merek-merek mewah yang sudah ada, perusahaan ini jelas serius dalam memposisikan diri sebagai pesaing utama di pasar kendaraan energi baru, terutama menyaingi Li Auto, yang kini menjadi produsen mobil listrik pertama yang menguntungkan di China.
(wbs)
Lihat Juga :