Peta Kekuasaan Industri Mobil China: Ada 4 Raksasa yang Berkuasa, Sisanya Terancam Punah?

Selasa, 30 September 2025 - 18:38 WIB
loading...
Peta Kekuasaan Industri...
Ternyata pabrikan mobil China terbagi dalam 4 grup raksasa. Foto: Sindonews
A A A
CHINA - Pernahkah Anda merasa pusing dengan rentetan merek mobil China yang terus membanjiri pasar Indonesia? Dari BYD, Chery, Omoda, Jetour, hingga MG, "hutan belantara" merek ini seringkali membingungkan. Siapa sebenarnya pemilik mereka? Dan siapa yang akan bertahan di tengah persaingan brutal ini?

Infografis yang disusun oleh analis industri Felipe Munoz membongkar "peta kekuasaan" sesungguhnya di balik industri otomotif China.

Peta ini mengungkap dua fakta mengejutkan: pasar mobil China ternyata hanya dikuasai oleh empat grup raksasa. "Kiamat" atau seleksi alam diramalkan akan memusnahkan banyak merek kecil dalam satu dekade ke depan.

4 Raksasa Penguasa 56% Pasar
Peta Kekuasaan Industri Mobil China: Ada 4 Raksasa yang Berkuasa, Sisanya Terancam Punah?

Menurut analisis Munoz, empat grup konglomerat—Geely, BYD, Chery, dan Changan—secara kolektif menguasai 56 persen dari seluruh penjualan mobil di China. Inilah para pemain utamanya:

1. Geely (Sang Kolektor Merek Global): Grup ini paling dikenal karena strateginya mencaplok merek-merek ternama dunia. Di bawah payung Geely, ada nama-nama seperti Volvo, Polestar, Lotus, Proton (Malaysia), Smart, hingga sub-merek premiumnya sendiri seperti Zeekr dan Lynk & Co.

2. Chery (BUMN China): Dikenal baik di Indonesia, Chery adalah perusahaan milik negara. Merek-merek yang kini wara-wiri di jalanan kita seperti Omoda dan Jetour adalah bagian dari keluarga besar Chery, bersama dengan Exeed, iCar, dan Jaecoo.

3. Changan (BUMN China): Sama seperti Chery, Changan adalah raksasa milik negara. Mereka memiliki sub-merek seperti Avatr, Deepal, dan Nevo.

4. BYD (Sang Spesialis EV): Dibandingkan yang lain, struktur BYD lebih sederhana. Selain merek utamanya, mereka memiliki merek-merek premium dan spesialis seperti YangWang (produsen SUV mewah yang bisa berenang), Denza, dan Fan Cheng Bao.

Selain "Empat Besar", ada juga pemain raksasa lain seperti SAIC (pemilik merek MG), Dongfeng (pemilik merek SUV sangar M-Hero), dan BAIC.

Para Startup Pemberani dan Prediksi 'Seleksi Alam'

Di luar cengkeraman para raksasa ini, ada beberapa "startup pemberani" yang masih berjuang secara independen. Antara lain Nio, Xpeng, Li Auto, dan yang paling fenomenal, Xiaomi. Namun, tekanan bagi mereka untuk bertahan hidup sangatlah besar.

Munoz memprediksi bahwa era ledakan merek ini tidak akan bertahan lama. Pemandangan saat ini adalah gelembung yang siap pecah.

Sangat tidak mungkin semua merek ini akan masih ada 10 tahun dari sekarang, tulis Munoz dalam analisisnya.

Diprediksi, grup-grup raksasa akan mulai menggabungkan atau bahkan "membunuh" sub-merek mereka yang kurang berkinerja.

Sementara itu, merek-merek bujet di lapisan bawah piramida industri, yang namanya bahkan asing di telinga kita (seperti Sinogold, Hima, dan Pocco), berisiko paling besar untuk punah ditelan persaingan.

Bagi konsumen di Indonesia, ini berarti mobil-mobil China yang kita lihat hari ini mungkin akan berganti nama atau bahkan hilang dari peredaran dalam satu dekade. Pertarungan sesungguhnya baru saja dimulai, dan hanya yang terkuat yang akan bertahan dari seleksi alam ini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
Panda Raksasa Hewan...
Panda Raksasa Hewan Endemik China yang Mengejutkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved