Madchinist: Saat Kegilaan Builder Indonesia Dirayakan di Kustomfest 2025
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 22:53 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa "kegilaan" ini bukan hanya perasaan sentimentil lokal. Para builder internasional yang pernah singgah di Kustomfest mengakui bahwa semangat liar dan kreativitas tanpa batas dari para builder Indonesia adalah ciri khas yang jarang mereka temui di belahan dunia lain.
Setelah 14 tahun menjadi barometer, tantangan Kustomfest kini adalah menjaga relevansi.
Apakah "kegilaan" yang ditampilkan tahun ini mampu melampaui standar tahun-tahun sebelumnya, ataukah festival ini berisiko menjadi repetitif? Tema "Madchinist" seolah jadi cambuk bagi para peserta untuk membuktikan bahwa kreativitas mereka tidak pernah padam dan selalu mampu melahirkan karya-karya yang lebih "gila" lagi.
Saat gerbang JEC dibuka akhir pekan ini, Kustomfest sekali lagi akan membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar pameran otomotif. Tapi perayaan kultur, wadah bagi para "pemberontak mesin" yang menolak standar pabrikan dan memilih untuk menciptakan identitas mereka sendiri dari bongkahan besi.
Tema "Madchinist" adalah panggilan bagi mereka semua untuk pulang ke rumah, ke Yogyakarta.
Setelah 14 tahun menjadi barometer, tantangan Kustomfest kini adalah menjaga relevansi.
Apakah "kegilaan" yang ditampilkan tahun ini mampu melampaui standar tahun-tahun sebelumnya, ataukah festival ini berisiko menjadi repetitif? Tema "Madchinist" seolah jadi cambuk bagi para peserta untuk membuktikan bahwa kreativitas mereka tidak pernah padam dan selalu mampu melahirkan karya-karya yang lebih "gila" lagi.
Mimpi Yokohama sebagai Hadiah Utama
Di tengah pameran motor dan mobil hasil kustomisasi terbaik, Kustomfest 2025 menyajikan hadiah utama yang unik. Bukan motor atau mobil, melainkan pengalaman tak ternilai: perjalanan gratis ke salah satu "kiblat" kustom kulture dunia, Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Jepang.Saat gerbang JEC dibuka akhir pekan ini, Kustomfest sekali lagi akan membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar pameran otomotif. Tapi perayaan kultur, wadah bagi para "pemberontak mesin" yang menolak standar pabrikan dan memilih untuk menciptakan identitas mereka sendiri dari bongkahan besi.
Tema "Madchinist" adalah panggilan bagi mereka semua untuk pulang ke rumah, ke Yogyakarta.
(dan)
Lihat Juga :