Geely Nyalakan Mode Agresif: Buka Diler ke-22 di Fatmawati, Targetkan 40 dalam 3 Bulan
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 10:39 WIB
loading...
Geely menargetkan bisa bisa membuka 40 dealer sepanjang 2025. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Raksasa otomotif China, Geely, tampaknya sedang menyalakan mode agresif dalam upayanya menaklukkan pasar Indonesia.
Pada Jumat, 3 Oktober 2025, mereka meresmikan diler terbarunya di kawasan strategis Fatmawati, Jakarta Selatan, yang menjadi benteng operasional mereka yang ke-22 di Tanah Air.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni. Tapi genderang perang yang ditabuh kencang, sinyal dari ambisi "gila" Geely: mereka menargetkan untuk memiliki 40 jaringan diler yang beroperasi di seluruh Indonesia sebelum tahun 2025 berakhir.
Artinya, mereka berencana membuka 18 diler baru hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Benteng Baru di Jantung Jakarta Selatan
Diler Geely Premium Fatmawati, yang dioperasikan oleh mitra veteran PT Premium Auto Galeri, dirancang sebagai cetak biru dari standar layanan Geely. Berdiri megah di atas lahan seluas hampir 2.000 m², fasilitas ini mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts).
Showroom: Mampu memajang hingga enam unit mobil.
Workshop: Dilengkapi enam hingga tujuh service bay dengan peralatan canggih khusus kendaraan listrik.
Fasilitas EV: Terdapat tiga unit stasiun pengisian daya 7kW AC yang bisa digunakan secara gratis oleh pelanggan Geely.
"Hari ini momentum penting buat kami. Premium Auto Galeri bagian dari Premium Group, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun baik di Indonesia maupun Singapura," ujar Temmy Wiradjaja, CEO PT Premium Auto Galeri.
Lokasi ini dipilih secara strategis untuk melayani konsumen dari area Jakarta Selatan, Depok, hingga Pasar Rebo.
"Total dealer Geely yang sudah beroperasi ada 22," jelasnya. Kemudian ia menambahkan target yang sangat ambisius, "Target kami 40 outlet sampai dengan akhir tahun".
Serbuan ini akan menyasar kota-kota besar di berbagai pulau, mulai dari Semarang, Surabaya, Lampung, Cirebon, Pekanbaru, Bogor, Sukabumi, hingga menyeberang ke Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Pontianak.
Menambah 18 diler baru dalam waktu sekitar tiga bulan adalah kecepatan ekspansi yang luar biasa tinggi dan berisiko.
Tantangan terbesarnya adalah menjaga standar kualitas layanan, ketersediaan suku cadang, dan kompetensi teknisi di semua titik baru tersebut secara serentak.
Jika tidak dieksekusi dengan sempurna, kecepatan ini bisa menjadi bumerang yang merusak citra layanan purna jual Geely di mata konsumen.
Geely telah memulai perakitan lokal (CKD) di pabrik Purwakarta sejak September 2025, dengan model pertama yang diproduksi adalah Starray EM-i, yang akan disusul oleh EX5 dan Xingyuan.
Serbuan diler ini adalah langkah logis untuk menyiapkan jaringan penjualan dan purna jual yang masif demi menampung ribuan unit mobil rakitan lokal yang akan segera membanjiri pasar.
Mereka tidak sedang mengetes pasar; mereka sedang membangun sebuah kerajaan. Tiga bulan ke depan akan menjadi periode krusial yang menentukan apakah "mode agresif" Geely ini akan berbuah manis menjadi dominasi pasar atau justru tersandung oleh ambisi mereka sendiri.
Pada Jumat, 3 Oktober 2025, mereka meresmikan diler terbarunya di kawasan strategis Fatmawati, Jakarta Selatan, yang menjadi benteng operasional mereka yang ke-22 di Tanah Air.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni. Tapi genderang perang yang ditabuh kencang, sinyal dari ambisi "gila" Geely: mereka menargetkan untuk memiliki 40 jaringan diler yang beroperasi di seluruh Indonesia sebelum tahun 2025 berakhir.
Artinya, mereka berencana membuka 18 diler baru hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Benteng Baru di Jantung Jakarta Selatan
![Geely Nyalakan Mode Agresif: Buka Diler ke-22 di Fatmawati, Targetkan 40 dalam 3 Bulan]()
Diler Geely Premium Fatmawati, yang dioperasikan oleh mitra veteran PT Premium Auto Galeri, dirancang sebagai cetak biru dari standar layanan Geely. Berdiri megah di atas lahan seluas hampir 2.000 m², fasilitas ini mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts).
Showroom: Mampu memajang hingga enam unit mobil.
Workshop: Dilengkapi enam hingga tujuh service bay dengan peralatan canggih khusus kendaraan listrik.
Fasilitas EV: Terdapat tiga unit stasiun pengisian daya 7kW AC yang bisa digunakan secara gratis oleh pelanggan Geely.
"Hari ini momentum penting buat kami. Premium Auto Galeri bagian dari Premium Group, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun baik di Indonesia maupun Singapura," ujar Temmy Wiradjaja, CEO PT Premium Auto Galeri.
Lokasi ini dipilih secara strategis untuk melayani konsumen dari area Jakarta Selatan, Depok, hingga Pasar Rebo.
Dari 22 ke 40 Diler Sebelum Tahun Baru
Target ekspansi Geely inilah yang menjadi sorotan utama. Constantinus Herlijoso, Sales and Channel Director PT Geely Auto Indonesia, tanpa ragu membeberkan rencana besar mereka."Total dealer Geely yang sudah beroperasi ada 22," jelasnya. Kemudian ia menambahkan target yang sangat ambisius, "Target kami 40 outlet sampai dengan akhir tahun".
Serbuan ini akan menyasar kota-kota besar di berbagai pulau, mulai dari Semarang, Surabaya, Lampung, Cirebon, Pekanbaru, Bogor, Sukabumi, hingga menyeberang ke Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, dan Pontianak.
Menambah 18 diler baru dalam waktu sekitar tiga bulan adalah kecepatan ekspansi yang luar biasa tinggi dan berisiko.
Tantangan terbesarnya adalah menjaga standar kualitas layanan, ketersediaan suku cadang, dan kompetensi teknisi di semua titik baru tersebut secara serentak.
Jika tidak dieksekusi dengan sempurna, kecepatan ini bisa menjadi bumerang yang merusak citra layanan purna jual Geely di mata konsumen.
Di Balik Serbuan Diler, Mesin Produksi Lokal Menyala
Langkah ekspansi yang terkesan terburu-buru ini ternyata memiliki alasan strategis yang kuat. Ini bukan pertaruhan buta, melainkan fondasi yang dibangun untuk menyambut era mobil Geely "Made in Indonesia".Geely telah memulai perakitan lokal (CKD) di pabrik Purwakarta sejak September 2025, dengan model pertama yang diproduksi adalah Starray EM-i, yang akan disusul oleh EX5 dan Xingyuan.
Serbuan diler ini adalah langkah logis untuk menyiapkan jaringan penjualan dan purna jual yang masif demi menampung ribuan unit mobil rakitan lokal yang akan segera membanjiri pasar.
Pertaruhan Geely di Tanah Air
Peresmian diler di Fatmawati adalah simbol dari strategi dua arah Geely: membangun jaringan ritel secepat kilat di hilir, sambil menyalakan mesin produksi di hulu.Mereka tidak sedang mengetes pasar; mereka sedang membangun sebuah kerajaan. Tiga bulan ke depan akan menjadi periode krusial yang menentukan apakah "mode agresif" Geely ini akan berbuah manis menjadi dominasi pasar atau justru tersandung oleh ambisi mereka sendiri.
(dan)
Lihat Juga :