Babak Baru Geely di Indonesia: Pabrik Purwakarta Resmi Beroperasi, Janjikan 15 Ribu Mobil per Tahun

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 10:44 WIB
loading...
Babak Baru Geely di...
Geely sudah mulai merakit mobil di pabrik baru mereka di Purwakarta, Jawa Barat. Foto: Geely Indonesia
A A A
JAKARTA - Raksasa otomotif China, Geely, secara resmi telah menyalakan mesin produksinya di Purwakarta, Jawa Barat, menandai babak baru yang krusial dalam ambisinya menaklukkan pasar Tanah Air.

Bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM), fasilitas perakitan ini mulai memproduksi mobil Geely secara massal sejak September 2025, setelah melewati fase uji coba sejak Mei.

Langkah ini disebut sebagai tonggak sejarah yang akan mengubah peta persaingan dan mendekatkan produk-produk elektrifikasi Geely ke garasi konsumen Indonesia.

Mesin Perang Purwakarta: Target Produksi dan Model Andalan

Pabrik di Purwakarta ini diproyeksikan menjadi mesin perang utama Geely di Indonesia. Kapasitas produksinya pun tidak main-main:

Kapasitas produksi harian: Mampu merakit hingga 60 unit per hari.

Kapasitas produksi tahunan: Ditargetkan berada di kisaran 10.000 hingga 15.000 unit per tahun.

CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menyatakan kapasitas ini akan memangkas waktu tunggu konsumen. "Kapasitas produksi hingga 60 unit per hari memungkinkan konsumen memperoleh kendaraan dengan waktu tunggu lebih singkat sekaligus mendapatkan performa, kenyamanan, dan keselamatan berstandar global," kata Chuxing.

Model pertama yang keluar dari lini produksi Purwakarta adalah mobil hybrid Starray EM-i, dan yang akan segera disusul oleh model Geely EX5 serta Xingyuan.

Fokus Lokal, Sambil Melirik Peluang Ekspor

Untuk saat ini, seluruh kekuatan produksi pabrik Purwakarta akan difokuskan untuk memenuhi permintaan domestik yang terus tumbuh.

“Sementara hanya untuk konsumsi domestik,” tegas Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, saat ditemui di Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Meski begitu, ia tidak menutup pintu untuk kemungkinan ekspor di masa depan, menandakan bahwa fasilitas ini dibangun dengan standar global yang siap bersaing di pasar internasional.

Geely adalah salah satu dari enam merek yang menikmati insentif pemerintah untuk mengimpor mobil listrik secara utuh (CBU).

Namun, "karpet merah" ini akan digulung pada akhir Desember 2025. Setelah itu, Geely diwajibkan untuk memulai produksi lokal antara 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2027. Jika gagal memenuhi kewajiban ini, mereka akan dihadapkan pada sanksi penalti melalui skema bank garansi.

Dengan demikian, keputusan untuk memulai produksi pada September 2025 bisa dilihat bukan hanya sebagai langkah proaktif, tetapi juga sebagai sebuah manuver strategis untuk mematuhi peraturan dan menghindari sanksi di kemudian hari.

Janji Kualitas Global dari Tangan Lokal

Meskipun dirakit di dalam negeri, Geely berjanji bahwa setiap unit yang keluar dari pabrik Purwakarta akan memiliki kualitas yang setara dengan produk global mereka. Hal ini dipastikan melalui penerapan standar manufaktur ketat, termasuk:

Penggunaan platform GEA dan teknologi baterai Short Blade.

Pengujian sistem keselamatan ADAS dengan perangkat khusus yang didatangkan dari Tiongkok.
Sistem kontrol kualitas Geely Manufacturing Enterprise System (GMES).

Pelatihan teknis dan transfer pengetahuan kepada tenaga kerja lokal.

Dengan mesin yang kini telah menyala di Purwakarta, Geely tidak lagi hanya bertaruh dengan produk impor. Mereka kini bertaruh dengan investasi, teknologi, dan sumber daya manusia lokal.

Ini akan jadi ujian sesungguhnya bagi komitmen mereka untuk menjadi pemain utama di panggung otomotif Indonesia.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Geely Galaxy TT Muncul...
Geely Galaxy TT Muncul dalam Dokumen Persetujuan China, Sedan EV, 324HP
Geely Kenalkan Sistem...
Geely Kenalkan Sistem i-HEV 2,22L/100km, Hemat Termal hingga 48,4%
Volvo Terdesak! Kini...
Volvo Terdesak! Kini Bergantung pada Geely untuk Bertahan di Tengah Gempuran Mobil China
Dukung Ekspansi Mobil...
Dukung Ekspansi Mobil Listrik, BNI Jalin Kerja Sama dengan Geely
Gandeng Pabrikan China,...
Gandeng Pabrikan China, Luhut Pede Indonesia Bisa Bikin Mobil Listrik pada 2026
Kembangkan Perangkat...
Kembangkan Perangkat Canggih Mobil, Geely Siap Beli Meizu
Rekomendasi
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
6 Pemakaman Artis Paling...
6 Pemakaman Artis Paling Mewah di Dunia, Ada yang Menghabiskan Rp16 Miliar
Berita Terkini
Yamaha R6 Resmi Berhenti...
Yamaha R6 Resmi Berhenti Produksi setelah 25 Tahun Mengaspal
Intip Pabrik Wuling...
Intip Pabrik Wuling Liuzhou: AI Jadi Otak, Robot Jadi Tangan
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Mengenal Liuzhou, Markas...
Mengenal Liuzhou, Markas Wuling Sekaligus Ibu Kota Mobil Listrik Dunia
Dari Lampu Merah di...
Dari Lampu Merah di Liuzhou, Lahirlah Revolusi EV yang Mengubah Jakarta
Infografis
4 Skenario Timnas Indonesia...
4 Skenario Timnas Indonesia di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved