Penjualan Mobil Listrik Norwegia Tembus 98,3%, Pemerintah Cabut Subsidi
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 16:53 WIB
loading...
A
A
A
Angka ini belum termasuk insentif lain seperti pembebasan bea masuk, pajak jalan, dan pajak registrasi, menjadikan stimulus Norwegia salah satu yang paling mahal di dunia.
Fase 1 (Tahun 2026): Ambang batas pembebasan PPN penuh akan diturunkan secara drastis dari 500.000 NOK (Rp760 juta) menjadi hanya 300.000 NOK (Rp456 juta).
Ini berarti sebagian besar dari 10 model mobil terlaris di negara itu akan dikenakan PPN parsial, yang secara langsung akan menaikkan harga jual ke konsumen.
Fase 2 (Tahun 2027): Seluruh insentif pembebasan PPN direncanakan akan dihapus total.
Menteri Keuangan Norwegia, Jens Stoltenberg, memberikan justifikasi atas langkah ini:
"Kita punya tujuan agar semua mobil penumpang baru menjadi listrik pada 2025, dan kita bisa katakan tujuan itu telah tercapai. Oleh karena itu, waktunya sudah matang untuk menghapus insentif secara bertahap."
Meskipun data penjualan mobil baru sangat bagus, Asosiasi EV Norwegia dan para kritikus lainnya berpendapat bahwa deklarasi pemerintah menyesatkan dan berpotensi berbahaya.
Rencana Penyesuaian Fiskal dan Dampak Pasar
Menyusul "kemenangan" ini, pemerintah kini bergerak untuk menarik kembali stimulus tersebut.Fase 1 (Tahun 2026): Ambang batas pembebasan PPN penuh akan diturunkan secara drastis dari 500.000 NOK (Rp760 juta) menjadi hanya 300.000 NOK (Rp456 juta).
Ini berarti sebagian besar dari 10 model mobil terlaris di negara itu akan dikenakan PPN parsial, yang secara langsung akan menaikkan harga jual ke konsumen.
Fase 2 (Tahun 2027): Seluruh insentif pembebasan PPN direncanakan akan dihapus total.
Menteri Keuangan Norwegia, Jens Stoltenberg, memberikan justifikasi atas langkah ini:
"Kita punya tujuan agar semua mobil penumpang baru menjadi listrik pada 2025, dan kita bisa katakan tujuan itu telah tercapai. Oleh karena itu, waktunya sudah matang untuk menghapus insentif secara bertahap."
Meskipun data penjualan mobil baru sangat bagus, Asosiasi EV Norwegia dan para kritikus lainnya berpendapat bahwa deklarasi pemerintah menyesatkan dan berpotensi berbahaya.
Lihat Juga :