CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025
Rabu, 29 Oktober 2025 - 22:05 WIB
loading...
Honda serang semua lini: SUV 0 Alpha (2027), city car Super-ONE (2026), dan teknologi luar angkasa. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
TOKYO - CEO Honda Toshihiro Mibe membeberkan strategi multi-domain di Japan Mobility Show (JMS) 2025, mengonfirmasi peluncuran Super-ONE (2026) dan 0 Alpha (2027) sambil memamerkan prototipe roket yang sukses diuji Juni 2025.
Honda Motor Co., Ltd. (HMC) memanfaatkan panggung Japan Mobility Show (JMS) 2025, Rabu (29/10) untuk memetakan strategi korporat multi-domain yang agresif.
Director, President, dan Representative HMC, Toshihiro Mibe, tidak hanya mengenalkan sejumlah produk mobil baru, tetapi juga menjabarkan visi mobilitas perusahaan untuk "darat, laut, langit, dan luar angkasa."
Inti dari presentasi Mibe adalah pengakuan jujur terhadap pasar, sekaligus komitmen jangka panjang terhadap target carbon neutrality di 2050.
“Meski pasar seputar elektrifikasi terus tidak pasti, Honda percaya bahwa, dalam jangka panjang, pergeseran ke EV akan terus berlanjut," demikian pernyataan Mibe.
Oleh karena itu, ia menegaskan Honda "secara mantap bersiap untuk menghadirkan model EV yang menarik."
Berikut adalah analisis data dan strategi dari empat pilar utama yang dipresentasikan:
1. Tiga Debut EV Global: Strategi Multi-Segmen
Honda tidak bertaruh pada satu segmen, melainkan meluncurkan tiga world premiere yang menargetkan pasar berbeda:
Honda 0 α (Alpha) (SUV): Diposisikan sebagai "gateway model" (model pembuka) untuk Honda 0 Series. Akan mulai dijual global pada 2027, dengan fokus utama di Jepang dan India.
![CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025]()
Super-ONE Prototype (Compact EV): Dirancang untuk membawa fun to drive mobil listrik di perkotaan. Menggunakan platform ringan N Series dan memiliki "Boost Mode" yang mensimulasikan suara mesin dan perpindahan gigi. Akan diluncurkan mulai 2026, dimulai dari Jepang, diikuti pasar Asia dan Inggris.
![CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025]()
EV OUTLIER Concept (Motorcycle): Visi baru untuk motor di luar tahun 2030. Memanfaatkan motor in-wheel di depan dan belakang untuk desain yang radikal.
2. Lini EV Inti: Honda 0 Series dan Acura
Inti strategi EV jangka panjang Honda adalah Honda 0 Series, yang akan mencakup total tujuh model baru hingga 2030.
Filosofi: "Thin, Light, and Wise" (Tipis, Ringan, dan Bijak), untuk melawan stigma EV yang "tebal dan berat".
Platform: Menggunakan platform EV khusus dengan lantai rendah dan sistem operasi ASIMO OS baru, yang menjanjikan "optimalisasi ultra-pribadi" seiring penggunaan.
Linimasa Jepang: Tiga model—Honda 0 Saloon (flagship), Honda 0 SUV (mid-size), dan Honda 0 α—akan mulai dijual di Jepang sebelum akhir tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2028.
Merek Premium: Honda juga memamerkan Acura RSX Prototype (Japan premiere), yang menggunakan platform EV independen Honda dan ASIMO OS.
3. Strategi Menjaga "Joy of Driving" (Termasuk Non-EV)
Mibe menegaskan filosofi "joy of driving" (kegembiraan berkendara) akan tetap ada, "terlepas dari apa jenis powertrain-nya."
Honda tidak meninggalkan basis pelanggan loyalnya yang menyukai mesin. Ini dibuktikan dengan pameran New Prelude, model specialty sports yang "sepenuhnya menerapkan mesin dan teknologi yang telah disempurnakan Honda selama bertahun-tahun," untuk era elektrifikasi (mengindikasikan model hybrid performance).
Strategi ini—mempertahankan hybrid canggih sambil mengembangkan EV murni—merupakan pendekatan manajemen risiko yang pragmatis di tengah pasar yang tidak pasti.
4. Pilar Masa Depan: ADAS Canggih dan Roket Luar Angkasa
Honda secara agresif berinvestasi pada teknologi di luar otomotif.
Next-Gen ADAS: Honda sedang menguji ADAS generasi baru di jalan umum Amerika Serikat. Teknologi ini memungkinkan kendaraan mengambil alih kemudi dan akselerator setelah tujuan diatur di navigasi, memberikan rasa aman "seperti dikemudikan oleh pengemudi berpengalaman." Teknologi ini akan diterapkan mulai sekitar tahun 2027 pada model EV dan hybrid.
Luar Angkasa (Roket): Puncak dari presentasi visi jangka panjang adalah pameran roket "sustainable rocket" (roket berkelanjutan) yang ditenagai bahan bakar terbarukan dan dapat digunakan kembali.
Roket ini sukses melakukan uji peluncuran dan pendaratan di Hokkaido, Jepang, pada Juni 2025. Mibe menyebut keberhasilan ini dicapai melalui "kekuatan kolektif teknologi Honda," termasuk teknologi kontrol dari pengembangan mobil otonom dan pesawat terbang.
Pidato Toshihiro Mibe di JMS 2025 adalah sinyal kuat kepada investor dan pasar. Honda memposisikan diri bukan lagi hanya sebagai produsen mobil, tetapi sebagai "perusahaan mobilitas komprehensif" yang mengelola transisi EV secara pragmatis (dengan hybrid dan segmen beragam), sambil melakukan investasi "moonshot" (secara harfiah) di luar angkasa untuk memastikan relevansi teknologi jangka panjanghingga2050.
Honda Motor Co., Ltd. (HMC) memanfaatkan panggung Japan Mobility Show (JMS) 2025, Rabu (29/10) untuk memetakan strategi korporat multi-domain yang agresif.
Director, President, dan Representative HMC, Toshihiro Mibe, tidak hanya mengenalkan sejumlah produk mobil baru, tetapi juga menjabarkan visi mobilitas perusahaan untuk "darat, laut, langit, dan luar angkasa."
Inti dari presentasi Mibe adalah pengakuan jujur terhadap pasar, sekaligus komitmen jangka panjang terhadap target carbon neutrality di 2050.
“Meski pasar seputar elektrifikasi terus tidak pasti, Honda percaya bahwa, dalam jangka panjang, pergeseran ke EV akan terus berlanjut," demikian pernyataan Mibe.
Oleh karena itu, ia menegaskan Honda "secara mantap bersiap untuk menghadirkan model EV yang menarik."
Berikut adalah analisis data dan strategi dari empat pilar utama yang dipresentasikan:
1. Tiga Debut EV Global: Strategi Multi-Segmen
![CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025]()
Honda tidak bertaruh pada satu segmen, melainkan meluncurkan tiga world premiere yang menargetkan pasar berbeda:
Honda 0 α (Alpha) (SUV): Diposisikan sebagai "gateway model" (model pembuka) untuk Honda 0 Series. Akan mulai dijual global pada 2027, dengan fokus utama di Jepang dan India.

Super-ONE Prototype (Compact EV): Dirancang untuk membawa fun to drive mobil listrik di perkotaan. Menggunakan platform ringan N Series dan memiliki "Boost Mode" yang mensimulasikan suara mesin dan perpindahan gigi. Akan diluncurkan mulai 2026, dimulai dari Jepang, diikuti pasar Asia dan Inggris.

EV OUTLIER Concept (Motorcycle): Visi baru untuk motor di luar tahun 2030. Memanfaatkan motor in-wheel di depan dan belakang untuk desain yang radikal.
2. Lini EV Inti: Honda 0 Series dan Acura
![CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025]()
Inti strategi EV jangka panjang Honda adalah Honda 0 Series, yang akan mencakup total tujuh model baru hingga 2030.
Filosofi: "Thin, Light, and Wise" (Tipis, Ringan, dan Bijak), untuk melawan stigma EV yang "tebal dan berat".
Platform: Menggunakan platform EV khusus dengan lantai rendah dan sistem operasi ASIMO OS baru, yang menjanjikan "optimalisasi ultra-pribadi" seiring penggunaan.
Linimasa Jepang: Tiga model—Honda 0 Saloon (flagship), Honda 0 SUV (mid-size), dan Honda 0 α—akan mulai dijual di Jepang sebelum akhir tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2028.
Merek Premium: Honda juga memamerkan Acura RSX Prototype (Japan premiere), yang menggunakan platform EV independen Honda dan ASIMO OS.
3. Strategi Menjaga "Joy of Driving" (Termasuk Non-EV)
![CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025]()
Mibe menegaskan filosofi "joy of driving" (kegembiraan berkendara) akan tetap ada, "terlepas dari apa jenis powertrain-nya."
Honda tidak meninggalkan basis pelanggan loyalnya yang menyukai mesin. Ini dibuktikan dengan pameran New Prelude, model specialty sports yang "sepenuhnya menerapkan mesin dan teknologi yang telah disempurnakan Honda selama bertahun-tahun," untuk era elektrifikasi (mengindikasikan model hybrid performance).
Strategi ini—mempertahankan hybrid canggih sambil mengembangkan EV murni—merupakan pendekatan manajemen risiko yang pragmatis di tengah pasar yang tidak pasti.
4. Pilar Masa Depan: ADAS Canggih dan Roket Luar Angkasa
![CEO Honda Toshihiro Mibe Beberkan Rencana EV, Hybrid, Hingga Roket Daur Ulang di Japan Mobility Show 2025]()
Honda secara agresif berinvestasi pada teknologi di luar otomotif.
Next-Gen ADAS: Honda sedang menguji ADAS generasi baru di jalan umum Amerika Serikat. Teknologi ini memungkinkan kendaraan mengambil alih kemudi dan akselerator setelah tujuan diatur di navigasi, memberikan rasa aman "seperti dikemudikan oleh pengemudi berpengalaman." Teknologi ini akan diterapkan mulai sekitar tahun 2027 pada model EV dan hybrid.
Luar Angkasa (Roket): Puncak dari presentasi visi jangka panjang adalah pameran roket "sustainable rocket" (roket berkelanjutan) yang ditenagai bahan bakar terbarukan dan dapat digunakan kembali.
Roket ini sukses melakukan uji peluncuran dan pendaratan di Hokkaido, Jepang, pada Juni 2025. Mibe menyebut keberhasilan ini dicapai melalui "kekuatan kolektif teknologi Honda," termasuk teknologi kontrol dari pengembangan mobil otonom dan pesawat terbang.
Pidato Toshihiro Mibe di JMS 2025 adalah sinyal kuat kepada investor dan pasar. Honda memposisikan diri bukan lagi hanya sebagai produsen mobil, tetapi sebagai "perusahaan mobilitas komprehensif" yang mengelola transisi EV secara pragmatis (dengan hybrid dan segmen beragam), sambil melakukan investasi "moonshot" (secara harfiah) di luar angkasa untuk memastikan relevansi teknologi jangka panjanghingga2050.
(dan)
Lihat Juga :