Honda Tegaskan DNA Fun to Drive di Era Listrik: Super One Debut dengan Boost Mode dan Gigi Virtual
Minggu, 02 November 2025 - 08:29 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mempertahankan "Joy of Driving", Honda menyematkan tiga fitur teknologi utama:
"Boost Mode": Sistem eksklusif yang meningkatkan output motor listrik untuk akselerasi instan yang kuat dan responsif.
Active Sound Control: Sistem yang merekayasa suara mesin virtual di dalam kabin, memberikan umpan balik auditori yang hilang pada EV.
Virtual Multi-Gear Shift Control: Fitur yang mensimulasikan sensasi perpindahan gigi layaknya transmisi manual/konvensional.
Kombinasi tiga fitur ini adalah strategi Honda untuk menjaga keterlibatan emosional pengemudi.
Honda tidak hanya menjual transportasi, tetapi juga pengalaman berkendara emosional, menargetkan konsumen yang ragu beralih ke EV.
Posisi Pasar dan Target Asia Tenggara
Honda juga mengklarifikasi posisi Super One. Ini bukan kei car (mobil mikro Jepang). "Ini bukan kei car. Secara ukuran, ini lebih besar dan lebih sporty," tegas Hidetomo Horita, LPL (Large Project Leader) Super One Prototype.
Penegasan ini menempatkan Super One di segmen city car (hatchback) premium, didukung desain blister fender yang lebar, postur rendah, dan kursi sport.
"Boost Mode": Sistem eksklusif yang meningkatkan output motor listrik untuk akselerasi instan yang kuat dan responsif.
Active Sound Control: Sistem yang merekayasa suara mesin virtual di dalam kabin, memberikan umpan balik auditori yang hilang pada EV.
Virtual Multi-Gear Shift Control: Fitur yang mensimulasikan sensasi perpindahan gigi layaknya transmisi manual/konvensional.
Kombinasi tiga fitur ini adalah strategi Honda untuk menjaga keterlibatan emosional pengemudi.
Honda tidak hanya menjual transportasi, tetapi juga pengalaman berkendara emosional, menargetkan konsumen yang ragu beralih ke EV.
Posisi Pasar dan Target Asia Tenggara
![Honda Tegaskan DNA Fun to Drive di Era Listrik: Super One Debut dengan Boost Mode dan Gigi Virtual]()
Honda juga mengklarifikasi posisi Super One. Ini bukan kei car (mobil mikro Jepang). "Ini bukan kei car. Secara ukuran, ini lebih besar dan lebih sporty," tegas Hidetomo Horita, LPL (Large Project Leader) Super One Prototype.
Penegasan ini menempatkan Super One di segmen city car (hatchback) premium, didukung desain blister fender yang lebar, postur rendah, dan kursi sport.
Lihat Juga :