Audi Luncurkan Livery Konsep Formula 1 Jelang Debut 2026

Kamis, 13 November 2025 - 12:12 WIB
loading...
Audi Luncurkan Livery...
Blue Grey Black Audi Luncurkan Livery Konsep Formula 1 Jelang Debut 2026. FOTO/ Audi
A A A
LONDON - Audi telah resmi meluncurkan desain livery konsep untuk mobil Formula 1 pertamanya menjelang debutnya di tahun 2026.

Acara peluncuran eksklusif ini diselenggarakan di Audi Brand Experience Centre, Munich, menandai babak baru bagi merek Jerman ini di dunia balap elit.


Desain livery konsep ini menampilkan kombinasi titanium, hitam karbon, dan merah Audi yang dipadukan dengan logo empat cincin ikonik di sayap belakang. Audi menyatakan tujuannya adalah untuk menciptakan "mobil paling mencolok di lintasan" ketika mobil aslinya diluncurkan pada Januari 2026.

Menurut CEO Audi, Gernot Döllner, "Motorsport sudah ada dalam DNA Audi. Kami berada di Formula 1 bukan hanya untuk berada di sana, tetapi untuk menang. F1 akan menjadi katalis bagi transformasi Audi menjadi lebih ringan, lebih cepat, dan lebih inovatif."

Setelah mengumumkan komitmennya terhadap F1 pada tahun 2022, Audi telah membangun fasilitas Power Unit baru di Neuberg, Jerman, sekaligus memperkuat operasi Sauber di Hinwil, Swiss, yang kini akan menjadi Tim Audi F1 resmi. Selain itu, sebuah pusat teknologi juga sedang dibangun di Bicester, Inggris Raya untuk memanfaatkan keahlian "Motorsport Valley" Inggris.

Dua pembalap Sauber yang ada, Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto, akan tetap berada di jajaran pembalap Audi untuk musim 2026. Hülkenberg, yang meraih podium pertamanya di Silverstone tahun ini, menggambarkan atmosfer di dalam tim sangat positif dan antusias.

Sementara itu, Bortoleto menggambarkan partisipasinya dalam proyek Audi F1 sebagai "mimpi yang menjadi kenyataan", bahkan menyebut idola utamanya, Ayrton Senna, sebagai inspirasi yang luar biasa.

Proyek ini dipimpin oleh mantan Kepala Tim Ferrari, Mattia Binotto, yang memiliki lebih dari tiga dekade pengalaman di Formula 1. Ia menyatakan bahwa tujuan jangka panjang Audi adalah memperjuangkan gelar juara dunia pada tahun 2030.

“Proyek Audi F1 adalah salah satu proyek paling menarik di dunia olahraga. Formula 1 bukan sekadar balapan, melainkan perjalanan menuju kesuksesan. Untuk menjadi juara, dibutuhkan waktu, orang yang tepat, dan pola pikir yang didasarkan pada peningkatan berkelanjutan,” kata Binotto.

Sementara itu, Jonathan Wheatley, mantan direktur olahraga Red Bull yang kini memimpin operasional Audi, menekankan bahwa kesuksesan tim tidak bergantung pada keajaiban, melainkan pada tim yang saling percaya. “Nico dan Gabi mencerminkan semangat itu. Mereka balapan dengan penuh semangat dan keinginan untuk belajar di setiap putaran,” ujarnya.

Dengan semangat inovasi dan tradisi teknik Jerman, Audi telah menegaskan bahwa mereka tidak ingin hanya menjadi peserta biasa di Formula 1. Seperti yang dikatakan Döllner, "Pada tahun 2030, kami ingin berjuang untuk gelar Juara Dunia Formula 1."

Desain livery konsep ini menampilkan kombinasi titanium, hitam karbon, dan merah Audi yang dipadukan dengan logo empat cincin ikonik di sayap belakang. Audi menyatakan tujuannya adalah untuk menciptakan "mobil paling mencolok di lintasan" ketika mobil aslinya diluncurkan pada Januari 2026.

Menurut CEO Audi, Gernot Döllner, "Motorsport sudah ada dalam DNA Audi. Kami berada di Formula 1 bukan hanya untuk berada di sana, tetapi untuk menang. F1 akan menjadi katalis bagi transformasi Audi menjadi lebih ringan, lebih cepat, dan lebih inovatif."

Setelah mengumumkan komitmennya terhadap F1 pada tahun 2022, Audi telah membangun fasilitas Power Unit baru di Neuberg, Jerman, sekaligus memperkuat operasi Sauber di Hinwil, Swiss, yang kini akan menjadi Tim Audi F1 resmi. Selain itu, sebuah pusat teknologi juga sedang dibangun di Bicester, Inggris Raya untuk memanfaatkan keahlian "Motorsport Valley" Inggris.

Dua pembalap Sauber yang ada, Nico Hülkenberg dan Gabriel Bortoleto, akan tetap berada di jajaran pembalap Audi untuk musim 2026. Hülkenberg, yang meraih podium pertamanya di Silverstone tahun ini, menggambarkan atmosfer di dalam tim sangat positif dan antusias. Sementara itu, Bortoleto menggambarkan partisipasinya dalam proyek Audi F1 sebagai "mimpi yang menjadi kenyataan", bahkan menyebut idola utamanya, Ayrton Senna, sebagai inspirasi yang luar biasa.

Proyek ini dipimpin oleh mantan Kepala Tim Ferrari, Mattia Binotto, yang memiliki lebih dari tiga dekade pengalaman di Formula 1. Ia menyatakan bahwa tujuan jangka panjang Audi adalah memperjuangkan gelar juara dunia pada tahun 2030.

“Proyek Audi F1 adalah salah satu proyek paling menarik di dunia olahraga. Formula 1 bukan sekadar balapan, melainkan perjalanan menuju kesuksesan. Untuk menjadi juara, dibutuhkan waktu, orang yang tepat, dan pola pikir yang didasarkan pada peningkatan berkelanjutan,” kata Binotto.

Sementara itu, Jonathan Wheatley, mantan direktur olahraga Red Bull yang kini memimpin operasional Audi, menekankan bahwa kesuksesan tim tidak bergantung pada keajaiban, melainkan pada tim yang saling percaya. “Nico dan Gabi mencerminkan semangat itu. Mereka balapan dengan penuh semangat dan keinginan untuk belajar di setiap putaran,” ujarnya.

Dengan semangat inovasi dan tradisi teknik Jerman, Audi telah menegaskan bahwa mereka tidak ingin hanya menjadi peserta biasa di Formula 1. Seperti yang dikatakan Döllner, "Pada tahun 2030, kami ingin berjuang untuk gelar Juara Dunia Formula 1."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Rekomendasi
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Berita Terkini
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
TVS Kembali Hadir di...
TVS Kembali Hadir di PRJ 2026, Tampilkan Banyak Motor Baru
Kenalkan Ban Zenos,...
Kenalkan Ban Zenos, Gajah Tunggal Kembali Hadir di PRJ 2026
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved