Tidak Harmonis dengan AS, Tapi China Biarkan Tesla Produksi Mobil di Shanghai

Minggu, 07 Desember 2025 - 10:33 WIB
loading...
A A A
Keputusan berisiko tinggi ini akhirnya terbukti menguntungkan Tiongkok, karena beberapa tahun kemudian perusahaan seperti BYD dan Li Auto berhasil mengejar dan bahkan melampaui Tesla dalam banyak aspek.

2. Tesla menyetujui hampir semua persyaratan strategis Tiongkok

Tidak seperti GM, Ford, atau banyak perusahaan Barat lainnya, Tesla bersedia berkomitmen pada peraturan yang ditetapkan Tiongkok. Salah satu syarat terpenting adalah semua data dari kendaraan Tesla yang dijual di Tiongkok harus disimpan di negara tersebut dan tidak boleh dikirim ke Amerika Serikat.

Peraturan Tiongkok sangat ketat dalam hal keamanan data, terutama data lokasi dan gambar yang dikumpulkan oleh sensor mobil modern. Tesla tidak hanya menyetujui kebijakan ini, tetapi juga berbagai tuntutan lain seperti mempekerjakan pekerja lokal, menggunakan pemasok Tiongkok, dan mematuhi undang-undang keamanan siber negara tersebut.

Kerja sama penuh seperti ini jarang terjadi di antara perusahaan-perusahaan Amerika, dan Tiongkok memanfaatkannya. Dengan tunduk pada persyaratan ini, Tiongkok dapat memastikan kendali penuh atas data dan operasi perusahaan, sehingga mengurangi risiko keamanan nasional. Pada saat yang sama, hal ini memungkinkan Tesla untuk beroperasi 100% sebagai entitasnya sendiri tanpa harus berbagi keuntungan dengan perusahaan domestik, sesuatu yang sebelumnya dianggap mustahil.

3. Investasi raksasa Tesla mendatangkan manfaat ekonomi yang sangat besar

Dari perspektif ekonomi, Tiongkok tidak akan menolak investasi miliaran dolar, apalagi yang menciptakan puluhan ribu lapangan kerja. Shanghai Gigafactory melibatkan investasi awal sekitar USD 5 miliar, dengan ribuan tenaga kerja dan ekosistem pemasok lokal yang berkembang pesat untuk mendukung operasional pabrik.

Selain itu, Tesla menggunakan pabrik tersebut tidak hanya untuk pasar Tiongkok tetapi juga sebagai pusat ekspor untuk Eropa, Asia Tenggara, dan beberapa pasar internasional lainnya. Ini berarti bahwa setiap Tesla Model 3 dan Model Y yang diekspor dari Shanghai menghasilkan pendapatan perdagangan dan meningkatkan citra Tiongkok sebagai pusat manufaktur kendaraan listrik global.

Bagi pemerintah Tiongkok, ini merupakan kemenangan besar yang sejalan dengan aspirasi mereka untuk menjadi pemimpin dunia dalam teknologi hijau. Di tengah perang dagang dengan AS, kemampuan Tiongkok untuk menarik investasi sebesar itu membuktikan bahwa ekonomi mereka masih sangat berpengaruh.

4. Keputusan ini membantu Tiongkok memperkuat posisinya dalam geopolitik otomotif

Dengan mengizinkan Tesla masuk, Tiongkok juga secara tidak langsung memberikan tekanan pada produsen mobil Amerika lainnya. Seiring Tesla semakin mendominasi pasar Tiongkok, GM dan Ford mulai kehilangan pangsa pasar di negara tersebut. Di saat yang sama, Tesla merupakan contoh perusahaan AS yang mematuhi semua peraturan Tiongkok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Honda Kaget, Volkswagen...
Honda Kaget, Volkswagen Belajar: China Kini Jadi Guru Industri Mobil Dunia
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Saat Cuaca Panas Meningkat, Ini Tips Melindungi Baterai
Penjualan Kendaraan...
Penjualan Kendaraan Listrik di 37 Negara Efek Melonjaknya Harga BBM
iCAR V23 Diluncurkan...
iCAR V23 Diluncurkan dengan Sensasi Kental SUV Boxy Klasik
Tak Sekadar Penggerak...
Tak Sekadar Penggerak Roda, Ternyata Baterai Chery Q Punya Fungsi Lain
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Rekomendasi
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Berita Terkini
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Honda Kaget, Volkswagen...
Honda Kaget, Volkswagen Belajar: China Kini Jadi Guru Industri Mobil Dunia
Lexus Batalkan Proyek...
Lexus Batalkan Proyek Sedan Listrik Baru sebelum Tanggal Produksi
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Saat Cuaca Panas Meningkat, Ini Tips Melindungi Baterai
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved