Lepas L8 Tawarkan Genset Pintar 6,6 kW, Ubah Hutan Menjadi Ruang Kerja Mewah
Selasa, 23 Desember 2025 - 19:08 WIB
loading...
Mengubah paradigma liburan akhir tahun, Lepas L8 hadir bukan sekadar sebagai moda transportasi, melainkan stasiun daya berjalan berkapasitas 6,6 kW. Foto: Lepas Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Liburan akhir tahun tak lagi sekadar tentang seberapa jauh jarak yang ditempuh atau seberapa eksotis destinasi yang dituju. Bagi konsumen modern yang mendambakan otonomi penuh, kemewahan sejati adalah kemampuan memindahkan kenyamanan rumah ke tengah belantara tanpa kompromi.
Lepas L8 hadir di penghujung 2025 bukan hanya sebagai mesin penggerak roda, melainkan sebagai "pembangkit listrik" berjalan yang cerdas.
Melalui fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang mumpuni, Premium New Energy Vehicle (NEV) ini menawarkan sebuah proposisi berani: kemerdekaan energi di mana pun roda berpijak.
Di tengah tren road trip dan overlanding yang kian menjamur, ketergantungan pada infrastruktur listrik konvensional kerap menjadi penghalang utama kenyamanan.
Lepas L8 meruntuhkan tembok pembatas tersebut dengan membawa ekosistem daya mandiri yang elegan, selaras dengan filosofi jenama mereka, “Drive Your Elegance”.
Kapabilitas Daya di Atas Rata-Rata
Dalam lanskap kendaraan listrik dan hibrida saat ini, fitur V2L bukanlah barang baru. Namun, Lepas L8 membedakan dirinya melalui besaran output yang ditawarkan. Kendaraan ini dibekali kapabilitas suplai daya hingga 6,6 kilowatt (kW).
Sebagai perbandingan kontekstual, daya listrik rumah tangga rata-rata di Indonesia berkisar antara 1.300 VA hingga 2.200 VA. Angka 6,6 kW yang ditawarkan Lepas L8 setara dengan tiga kali lipat daya rumah tangga standar.
Ini bukan sekadar untuk mengisi ulang daya gawai atau laptop. Kapasitas masif ini memungkinkan pengguna menghidupkan perangkat berat secara simultan—mulai mesin kopi espresso untuk pagi yang nikmat, proyektor portabel untuk bioskop alam terbuka, hingga pendingin udara portabel dan peralatan memasak listrik—mengubah tenda sederhana menjadi suite hotel bintang lima di alam terbuka.
“Melalui fitur V2L, Lepas L8 memungkinkan pengguna menikmati perjalanan dengan lebih mandiri. Kendaraan ini dapat menyuplai daya untuk berbagai perangkat, sehingga liburan terasa lebih praktis, elegan, dan bebas dari keterbatasan," ujar Arga Simanjuntak, Head of Marketing Lepas Indonesia.
Sistem ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Ketika sensor mendeteksi kapasitas baterai menurun ke titik kritis saat penggunaan V2L, mesin pembakaran internal akan aktif secara otomatis.
Mekanisme ini berfungsi sebagai generator pengisi daya, menjaga suplai listrik tetap stabil tanpa intervensi pengguna. Hasilnya, Lepas L8 diklaim mampu beroperasi sebagai sumber daya mandiri hingga 48 jam berturut-turut.
Fitur ini menegaskan posisi Lepas L8 sebagai kendaraan yang adaptif. Ia memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi penggunanya; bahwa kenikmatan menyeduh kopi di tepi danau atau menyelesaikan pekerjaan (work-from-anywhere) di kaki gunung tidak akan mengorbankan mobilitas untuk perjalanan pulang.
Kombinasi ini diterjemahkan ke dalam desain kabin yang lapang dan tenang, menciptakan ruang santai yang fleksibel. Dari road trip perkotaan hingga petualangan alam liar, Lepas L8 mencoba mendefinisikan ulang arti mobilitas: bukan sekadar berpindah dari poin A ke poin B, melainkan menikmati setiap detik di antaranya dengan kualitas hidup yang tak tergerus oleh lokasi.
Lepas L8 hadir di penghujung 2025 bukan hanya sebagai mesin penggerak roda, melainkan sebagai "pembangkit listrik" berjalan yang cerdas.
Melalui fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang mumpuni, Premium New Energy Vehicle (NEV) ini menawarkan sebuah proposisi berani: kemerdekaan energi di mana pun roda berpijak.
Di tengah tren road trip dan overlanding yang kian menjamur, ketergantungan pada infrastruktur listrik konvensional kerap menjadi penghalang utama kenyamanan.
Lepas L8 meruntuhkan tembok pembatas tersebut dengan membawa ekosistem daya mandiri yang elegan, selaras dengan filosofi jenama mereka, “Drive Your Elegance”.
Kapabilitas Daya di Atas Rata-Rata
![Lepas L8 Tawarkan Genset Pintar 6,6 kW, Ubah Hutan Menjadi Ruang Kerja Mewah]()
Dalam lanskap kendaraan listrik dan hibrida saat ini, fitur V2L bukanlah barang baru. Namun, Lepas L8 membedakan dirinya melalui besaran output yang ditawarkan. Kendaraan ini dibekali kapabilitas suplai daya hingga 6,6 kilowatt (kW).
Sebagai perbandingan kontekstual, daya listrik rumah tangga rata-rata di Indonesia berkisar antara 1.300 VA hingga 2.200 VA. Angka 6,6 kW yang ditawarkan Lepas L8 setara dengan tiga kali lipat daya rumah tangga standar.
Ini bukan sekadar untuk mengisi ulang daya gawai atau laptop. Kapasitas masif ini memungkinkan pengguna menghidupkan perangkat berat secara simultan—mulai mesin kopi espresso untuk pagi yang nikmat, proyektor portabel untuk bioskop alam terbuka, hingga pendingin udara portabel dan peralatan memasak listrik—mengubah tenda sederhana menjadi suite hotel bintang lima di alam terbuka.
“Melalui fitur V2L, Lepas L8 memungkinkan pengguna menikmati perjalanan dengan lebih mandiri. Kendaraan ini dapat menyuplai daya untuk berbagai perangkat, sehingga liburan terasa lebih praktis, elegan, dan bebas dari keterbatasan," ujar Arga Simanjuntak, Head of Marketing Lepas Indonesia.
Sistem Manajemen Energi Cerdas
Kecemasan utama pengguna kendaraan listrik saat menggunakan fitur V2L adalah terkurasnya baterai utama yang bisa menghambat perjalanan pulang. Lepas L8 menjawab tantangan ini dengan sistem manajemen daya hibrida yang intuitif.Sistem ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang. Ketika sensor mendeteksi kapasitas baterai menurun ke titik kritis saat penggunaan V2L, mesin pembakaran internal akan aktif secara otomatis.
Mekanisme ini berfungsi sebagai generator pengisi daya, menjaga suplai listrik tetap stabil tanpa intervensi pengguna. Hasilnya, Lepas L8 diklaim mampu beroperasi sebagai sumber daya mandiri hingga 48 jam berturut-turut.
Fitur ini menegaskan posisi Lepas L8 sebagai kendaraan yang adaptif. Ia memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi penggunanya; bahwa kenikmatan menyeduh kopi di tepi danau atau menyelesaikan pekerjaan (work-from-anywhere) di kaki gunung tidak akan mengorbankan mobilitas untuk perjalanan pulang.
Filosofi di Balik Nomenklatur
Kehadiran Lepas L8 tidak lepas dari dukungan riset dan manufaktur Chery Group yang telah berpengalaman hampir 30 tahun. Nama " Lepas " sendiri merupakan akronim filosofis dari "Le" yang diambil dari Leopard (kelincahan) atau Leap (lompatan inovasi), dan "Pas" dari Passion (gairah).Kombinasi ini diterjemahkan ke dalam desain kabin yang lapang dan tenang, menciptakan ruang santai yang fleksibel. Dari road trip perkotaan hingga petualangan alam liar, Lepas L8 mencoba mendefinisikan ulang arti mobilitas: bukan sekadar berpindah dari poin A ke poin B, melainkan menikmati setiap detik di antaranya dengan kualitas hidup yang tak tergerus oleh lokasi.
(dan)
Lihat Juga :