Chery Ciptakan Monster Hemat Energi: 6 Teknologi Inti dan 10 Fitur Canggih di Balik Kap Mesin

Jum'at, 30 Januari 2026 - 19:05 WIB
loading...
Chery Ciptakan Monster...
Mesin 1.5 TGDI Hybrid generasi kelima dari Chery yang menjadi jantung pacu C5 CSH, mengusung 16 teknologi canggih. Foto: SindoNews/Danang Arradian
A A A
SEMARANG - Di balik klaim fantastis Chery C5 CSH (Omoda 5 Hybrid) yang mampu menempuh jarak 1.000 kilometer dengan sekali pengisian bahan bakar dan baterai, tersimpan rekayasa mesin yang rumit.

Chery tidak sekadar membenamkan baterai pada mobil bensin konvensional, melainkan membangun ulang dapur pacu dari nol dengan menanamkan total 16 teknologi mutakhir—terdiri dari 6 teknologi inti (Core Technology) dan 10 aplikasi teknologi canggih (Advanced Technology Applications).

Langkah ini merupakan strategi agresif Chery untuk mendobrak dominasi pabrikan Jepang di segmen hybrid Indonesia.

Jika kompetitor bermain aman dengan penyempurnaan bertahap, Chery langsung memukul pasar dengan spesifikasi teknis yang "over-engineered" untuk mengejar efisiensi termal 44,5 persen, angka yang saat ini menjadi salah satu yang tertinggi di dunia untuk mesin produksi massal.

Siklus Miller dan Pembakaran Cerdas

Mesin 1.500 cc turbo hybrid generasi kelima ini menunjukkan fokus ekstrem pada efisiensi pembakaran. Fondasi utamanya adalah penerapan Deep Miller Cycle.

Berbeda dengan siklus Otto konvensional, teknologi ini mengoptimalkan waktu buka katup untuk mengurangi beban kompresi tanpa mengorbankan ekspansi tenaga.

Hasilnya adalah lonjakan efisiensi termal yang signifikan dan penghematan konsumsi bahan bakar.

Teknologi ini bekerja harmonis dengan i-HEC (Intelligent Combustion) System 4.0. Sistem pembakaran efisiensi tinggi yang cerdas ini mengatur injeksi bahan bakar dan waktu pengapian dengan presisi.

Didukung oleh 350-bar Direct Injection System, bahan bakar disemprotkan dengan tekanan sangat tinggi hingga menjadi kabut halus, memastikan setiap tetes bensin terbakar sempurna.

Untuk menyempurnakan proses tersebut, Chery membenamkan 120 mJ High-Energy Ignition System. Busi dengan energi percikan tinggi ini menjamin pembakaran yang stabil dan cepat, bahkan dalam kondisi campuran bahan bakar yang sangat tipis (lean burn).

Manajemen Suhu dan Emisi: Kunci Performa Stabil
Chery Ciptakan Monster Hemat Energi: 6 Teknologi Inti dan 10 Fitur Canggih di Balik Kap Mesin

Tantangan terbesar mesin hybrid adalah menjaga suhu optimal saat mesin sering mati-nyala.

Chery menjawabnya dengan i-HTM (Intelligent Thermal Management System). Sistem ini menjaga suhu kerja mesin tetap di zona ideal, mencegah panas berlebih yang membuang energi, atau suhu terlalu dingin yang membuat boros bensin.

Logika ini diperkuat dengan HIDS (High Dilution System) yang memanfaatkan Low-Pressure Cooled EGR System.

Sistem ini mendaur ulang gas buang yang telah didinginkan untuk dimasukkan kembali ke ruang bakar.

Tujuannya adalah menurunkan suhu pembakaran ekstrem, yang secara otomatis mengurangi emisi nitrogen oksida (NOx) dan meningkatkan efisiensi termal.

Tak berhenti di situ, pendinginan udara masuk juga diperhatikan lewat High-Efficiency Water-Cooled Intercooler.

Penggunaan intercooler berpendingin air menjamin suhu udara yang masuk ke turbo tetap dingin dan padat oksigen, menjaga performa tetap konsisten meski mobil dipacu terus-menerus.

Performa Tanpa Kompromi: Turbo Elektronik dan Minim Gesekan
Chery Ciptakan Monster Hemat Energi: 6 Teknologi Inti dan 10 Fitur Canggih di Balik Kap Mesin

Meski mengejar irit, Chery menolak membuat mobil yang lambat. Solusinya adalah HTC (High-efficiency Supercharging) yang dilengkapi Electronic Wastegate (E-WG).

Turbo dengan kontrol elektronik ini memberikan respons jauh lebih cepat dibandingkan turbo konvensional, meminimalisir turbo lag sehingga akselerasi instan—seperti klaim 0-100 km/jam dalam 7,95 detik—bisa tercapai.

Sistem pernapasan mesin juga dibuat adaptif menggunakan Dual Variable Valve Timing (DVVT), yang mengatur bukaan katup masuk dan buang sesuai kebutuhan putaran mesin.

Desain kepala silinder pun revolusioner dengan Integrated Exhaust Manifold (IEM), di mana saluran buang menyatu dengan kepala silinder untuk mempercepat pemanasan mesin saat start dingin dan mendinginkan gas buang saat beban tinggi.

Terakhir, untuk memastikan mesin awet dan halus, Chery menerapkan i-LS (Intelligent Lubrication) dan Ultimate Friction Reduction Technology.

Sistem pelumasan cerdas ini dirancang untuk meminimalkan gesekan antar komponen internal mesin sekecil mungkin.

Pengurangan gesekan berarti lebih sedikit energi yang terbuang menjadi panas, dan lebih banyak energi yang tersalur ke roda, sekaligus memperpanjang usia pakai mesin.

Kombinasi 16 teknologi ini menjadi bukti bahwa Chery C5 CSH bukan sekadar "ganti kulit", melainkan sebuah pernyataan perang teknologi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
iCAR V23 Diluncurkan...
iCAR V23 Diluncurkan dengan Sensasi Kental SUV Boxy Klasik
Tak Sekadar Penggerak...
Tak Sekadar Penggerak Roda, Ternyata Baterai Chery Q Punya Fungsi Lain
Fitur-fitur Cerdas Chery...
Fitur-fitur Cerdas Chery Q yang Jadi Pembeda dengan Mobil Listrik Lain
Antrean Pemesan iCar...
Antrean Pemesan iCar V23 Diklaim Sudah Membeludak
10 Keunggulan Chery...
10 Keunggulan Chery Q: Mobil Listrik Rp200 Jutaan Pesaing Geely EX2, Aion UT, Wuling Binguo
Chery Hadirkan Seri...
Chery Hadirkan Seri Tiggo di Gelaran GIIAS 2022
Rekomendasi
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Berita Terkini
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Mrquez 2025 World Champion Replica
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved