Menakar Cuan di Balik Cumi Darat: Strategi Paramount Auto Mengunci Pasar B2B Nasional
Jum'at, 13 Februari 2026 - 09:46 WIB
loading...
Salah satu aksesoris modifikasi di booth Paramount Auto dalam ajang IIMS 2026, mencerminkan gairah pasar aftermarket yang tetap tumbuh subur di tengah ketatnya persaingan industri otomotif nasional. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
JAKARTA - Di Indonesia, membeli mobil barulah sebuah permulaan. Di balik gemerlap Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 5–15 Februari 2026, ada ritual yang jauh lebih emosional: modifikasi agar kendaraan pribadi tidak terlihat seperti mobil operasional biasa.
Fenomena ini ditangkap secara tajam oleh Paramount Auto yang memposisikan diri sebagai distributor nasional guna mengisi dahaga para pemilik kendaraan akan eksklusivitas.
Michael, Dept Head Marketing Paramount Auto, mengatakan bahwa konsumen kategori Socio-Economic Status (SES) A dan B, menganggap waktu sebagai variabel yang sangat mahal.
“Mereka menuntut ketersediaan barang instan, harga kompetitif, serta pengiriman secepat kilat.
![Menakar Cuan di Balik Cumi Darat: Strategi Paramount Auto Mengunci Pasar B2B Nasional]()
Keterlambatan satu hari saja dalam rantai distribusi bisa berarti hilangnya potensi penjualan ke toko sebelah,” ungkapnya.
Fenomena ini ditangkap secara tajam oleh Paramount Auto yang memposisikan diri sebagai distributor nasional guna mengisi dahaga para pemilik kendaraan akan eksklusivitas.
Michael, Dept Head Marketing Paramount Auto, mengatakan bahwa konsumen kategori Socio-Economic Status (SES) A dan B, menganggap waktu sebagai variabel yang sangat mahal.
“Mereka menuntut ketersediaan barang instan, harga kompetitif, serta pengiriman secepat kilat.

Keterlambatan satu hari saja dalam rantai distribusi bisa berarti hilangnya potensi penjualan ke toko sebelah,” ungkapnya.
Lihat Juga :