15% Warga Kanada Ingin Punya Mobil Listrik Buatan China

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:27 WIB
loading...
15% Warga Kanada Ingin...
Mobil listrik buatan China. FOTO/ CNC
A A A
BEIJING - Menurut jajak pendapat, 15% warga Kanada lebih memilih membeli mobil listrik buatan China daripada mobil dari produsen lain.

Angka ini meningkat 6 persen dibandingkan tahun 2024. Meningkatnya loyalitas pelanggan terhadap mobil listrik Tiongkok kemungkinan disebabkan oleh pengurangan tarif terbaru yang diumumkan pada awal tahun 2026.

Pada 16 Januari, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan pengurangan tarif dari 100% menjadi 6,1% untuk 49.000 mobil listrik Tiongkok yang diimpor setiap tahunnya.

Sebelumnya, CarNewsChinamelaporkanbahwa penyesuaian ini akan memungkinkan Lotus untuk memangkas hargacrossover Eletredi Kanada sebesar 50% dari 305.000 CAD (223.640 USD) menjadi 156.750 CAD (114.940 USD).

Pengurangan tarif ini juga sangat penting bagi kendaraan Tesla, Geely(Volvo & Polestar),BYD, danNiobuatan China. Sebelumnya dilaporkan bahwa lebih dari 50% dari 49.000 kendaraan listrik China yang diimpor ke Kanada dengan tarif 6,1% diperkirakan akan berharga di bawah 35.000 CAD (25.660 USD).

Penurunan tarif dan potensi kedatangan mobil listrik buatan China yang terjangkau di pasar Kanada telah meningkatkan minat lokal terhadap kendaraan tersebut.

Menurut jajak pendapat terbarudari Nanos Research, keputusan pembelian 53% warga Kanada tidak akan terpengaruh oleh asal Tiongkok dari mobil listrik tersebut. Ini merupakan peningkatan yang pesat, dibandingkan dengan 25% pada tahun 2024.

Sebanyak 28% warga Kanada mengatakan bahwa mereka cenderung kurang tertarik membeli kendaraan listrik (EV) jika mengetahui kendaraan tersebut diproduksi di Tiongkok, turun 33% dibandingkan tahun 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Hyundai Pamer Ioniq...
Hyundai Pamer Ioniq V Berdesain Cyberpunk dengan Jarak Tempuh 620 km
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Rekomendasi
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
Berita Terkini
Review iCar V23:SUVBoxy...
Review iCar V23:SUVBoxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Belum Berniat ke Listrik,...
Belum Berniat ke Listrik, Aston Martin Berjuang Mempertahankan Mesin V12
BMW Umumkan M3 Elektrik...
BMW Umumkan M3 Elektrik Tetap Gunakan Nama M3, Bukan iM3
Kenapa Pemilik Land...
Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Huawei dan Chery Ungkap...
Huawei dan Chery Ungkap Identitas Mantan Desainer Ferrari di Balik Luxeed RX
Mengungkap Teknologi...
Mengungkap Teknologi Tanpa Kemudi Tesla Cybercab yang Tak Dimiliki China
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved