Agrinas Borong 70 Ribu Truk Tata Motors yang Sudah Terdepak dari Gaikindo dan Jualan 0 Unit di 2025
Selasa, 24 Februari 2026 - 12:02 WIB
loading...
A
A
A
Pada Agustus 2025, Tata Motors dikabarkan resmi keluar dari keanggotaan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menjelaskan bahwa pemutusan keanggotaan dipicu oleh ketidakpatuhan merek tersebut dalam melaporkan data penjualan.
Keengganan melapor tersebut sangat beralasan jika kita melihat rapor merah penjualan mereka. Angka wholesales (distribusi pabrik ke diler) Tata Motors pada periode Januari hingga Juli 2025 tercatat persis di angka nol (0) unit.
Untuk melihat kontras yang mencolok, berikut adalah sejarah kelam penurunan tajam data penjualan Tata Motors sejak masuk ke Indonesia:
![Agrinas Borong 70 Ribu Truk Tata Motors yang Sudah Terdepak dari Gaikindo dan Jualan 0 Unit di 2025]()
2016: 976 unit (Awal peluncuran)
2017: 1.065 unit
2018: 1.111 unit (Puncak penjualan)
2019: 810 unit
2020: 235 unit
2021: 173 unit
2022: 205 unit
2023: 31 unit
2024: 1 unit
2025: 0 unit (Berdasarkan data Januari - Juli)
Sayangnya, kepercayaan diri Tata Motors berbanding terbalik dengan fakta dilapangan. Menurut data resmi perusahaan, Tata Motors di Indonesia saat ini hanya ditopang oleh 10 jaringan diler yang tersebar sangat terbatas: tiga diler di Jakarta, serta masing-masing satu diler di Bandung, Banyumas, Semarang, Lampung Selatan, Kalimantan Barat, dan Balikpapan.
Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menjelaskan bahwa pemutusan keanggotaan dipicu oleh ketidakpatuhan merek tersebut dalam melaporkan data penjualan.
Keengganan melapor tersebut sangat beralasan jika kita melihat rapor merah penjualan mereka. Angka wholesales (distribusi pabrik ke diler) Tata Motors pada periode Januari hingga Juli 2025 tercatat persis di angka nol (0) unit.
Untuk melihat kontras yang mencolok, berikut adalah sejarah kelam penurunan tajam data penjualan Tata Motors sejak masuk ke Indonesia:
.jpg)
2016: 976 unit (Awal peluncuran)
2017: 1.065 unit
2018: 1.111 unit (Puncak penjualan)
2019: 810 unit
2020: 235 unit
2021: 173 unit
2022: 205 unit
2023: 31 unit
2024: 1 unit
2025: 0 unit (Berdasarkan data Januari - Juli)
Bom Waktu Layanan Purnajual
Di balik euforia Direktur PT TMDI, Asif Shamim, yang mengklaim bahwa "pesanan ini mencerminkan penerimaan yang berkelanjutan terhadap kendaraan komersial India di pasar internasional dan kepercayaan pelanggan," tersimpan ancaman krisis purnajual (after-sales) yang nyata di lapangan.Sayangnya, kepercayaan diri Tata Motors berbanding terbalik dengan fakta dilapangan. Menurut data resmi perusahaan, Tata Motors di Indonesia saat ini hanya ditopang oleh 10 jaringan diler yang tersebar sangat terbatas: tiga diler di Jakarta, serta masing-masing satu diler di Bandung, Banyumas, Semarang, Lampung Selatan, Kalimantan Barat, dan Balikpapan.
Lihat Juga :