Pemborosan Uang Rakyat Rp8,5 M: Beli 1 Range Rover atau 10 Fortuner Plus Kembalian Rp600 Juta?
Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Menggunakan skenario patokan harga tertinggi (tipe Q HV CVT TSS Modellista) yakni Rp 628.200.000 (Rp 628,2 juta) per unit, total untuk 13 unit mobil tersebut adalah Rp 8.166.600.000 (Rp 8,16 miliar).
Sekali lagi, pembelanjaan masif ini tetap menyisakan uang rakyat. Sisa anggaran kembalian dari pembelian 13 unit Innova Zenix tersebut masih tersisa sebesar Rp 333.400.000 (Rp 333,4 juta).
Artinya, baik menggunakan patokan harga bawah maupun harga atas, anggaran satu unit Range Rover milik Gubernur Kaltim tersebut sudah cukup untuk memodali 13 orang pejabat daerah yang berbeda dengan kendaraan operasional yang sangat layak dan bergengsi.
Ironisnya, sisa kembalian dari pembelanjaan 13 unit mobil itu masih berkisar di angka ratusan juta rupiah.
Nominal sisa ini bahkan masih lebih dari cukup untuk membeli tambahan satu unit mobil MPV keluarga sekelas Toyota Avanza atau Mitsubishi Xpander secara tunai.
Angka-angka ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa alasan membeli mobil mahal demi menembus jalan rusak tak lebih dari sekadar ilusi kemewahan birokrasi.
Sekali lagi, pembelanjaan masif ini tetap menyisakan uang rakyat. Sisa anggaran kembalian dari pembelian 13 unit Innova Zenix tersebut masih tersisa sebesar Rp 333.400.000 (Rp 333,4 juta).
Artinya, baik menggunakan patokan harga bawah maupun harga atas, anggaran satu unit Range Rover milik Gubernur Kaltim tersebut sudah cukup untuk memodali 13 orang pejabat daerah yang berbeda dengan kendaraan operasional yang sangat layak dan bergengsi.
Ironisnya, sisa kembalian dari pembelanjaan 13 unit mobil itu masih berkisar di angka ratusan juta rupiah.
Nominal sisa ini bahkan masih lebih dari cukup untuk membeli tambahan satu unit mobil MPV keluarga sekelas Toyota Avanza atau Mitsubishi Xpander secara tunai.
Angka-angka ini menjadi bukti tak terbantahkan bahwa alasan membeli mobil mahal demi menembus jalan rusak tak lebih dari sekadar ilusi kemewahan birokrasi.
(dan)
Lihat Juga :