Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026
Kamis, 19 Maret 2026 - 16:52 WIB
loading...
Program mudik gratis Mobil untuk mekanik menjadi strategi memperkuat loyalitas bengkel di tengah ketatnya persaingan pelumas 2026. Foto: Mobil
A
A
A
JAKARTA - Di tengah ketatnya persaingan industri pelumas pada 2026, langkah Mobil menggelar program mudik gratis bagi mekanik bukan sekadar aksi sosial. Tapi, strategi mempertahankan pengaruh di level bengkel.
PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) kembali menjalankan program mudik tahunan bagi mekanik bengkel rekanan Mobil Car Care menjelang Idulfitri 2026.
Puluhan mekanik beserta keluarga dari wilayah Jabodetabek difasilitasi untuk pulang kampung sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam menjaga performa kendaraan konsumen. Namun di balik narasi “apresiasi”, program ini menyimpan strategi bisnis. Mekanik adalah ujung tombak penjualan pelumas.
Rekomendasi mereka sangat menentukan pilihan konsumen, terutama di segmen aftermarket yang semakin kompetitif.
![Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026]()
Market Development General Manager PT EMLI, Rommy Averdy Saat, menyebut program ini sebagai bentuk penghargaan bagi mitra. “Kami ingin
memastikan mereka dapat pulang dengan nyaman dan merayakan Idulfitri bersama keluarga—karena bagi kami, setiap perjalanan pulang berarti,” ujarnya.
Di saat yang sama, Mobil juga menjalankan program promosi langsung ke konsumen.
Setiap pembelian Mobil 1 atau Mobil Super All-In-One Protection minimal 4 liter akan mendapatkan hadiah langsung berupa t-shirt dan topi edisi khusus, selama persediaan masih tersedia.
Strategi ini menunjukkan pendekatan dua sisi: menjaga loyalitas mekanik sekaligus mendorong pembelian konsumen.
Industri pelumas di Indonesia semakin padat dengan kehadiran merek global dan lokal, serta meningkatnya penetrasi marketplace.
Produk Mobil sendiri kini tidak hanya tersedia di jaringan bengkel Mobil Car Care yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, tetapi juga melalui official store di platform seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada.
Artinya, persaingan tidak lagi hanya terjadi di bengkel, tetapi juga di kanal digital.
Namun, tetap ada satu faktor yang sulit digantikan: kepercayaan mekanik. Konsumen masih sangat bergantung pada rekomendasi bengkel untuk memilih pelumas, terutama untuk kendaraan harian.
Di sinilah program seperti mudik gratis menjadi relevan. Bukan sekadar fasilitas, tetapi bentuk investasi jangka panjang untuk mempertahankan hubungan dengan jaringan bengkel.
Langkah Mobil mencerminkan pergeseran strategi industri pelumas: dari sekadar menjual produk menjadi membangun ekosistem.
PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) kembali menjalankan program mudik tahunan bagi mekanik bengkel rekanan Mobil Car Care menjelang Idulfitri 2026.
Puluhan mekanik beserta keluarga dari wilayah Jabodetabek difasilitasi untuk pulang kampung sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam menjaga performa kendaraan konsumen. Namun di balik narasi “apresiasi”, program ini menyimpan strategi bisnis. Mekanik adalah ujung tombak penjualan pelumas.
Rekomendasi mereka sangat menentukan pilihan konsumen, terutama di segmen aftermarket yang semakin kompetitif.

Market Development General Manager PT EMLI, Rommy Averdy Saat, menyebut program ini sebagai bentuk penghargaan bagi mitra. “Kami ingin
memastikan mereka dapat pulang dengan nyaman dan merayakan Idulfitri bersama keluarga—karena bagi kami, setiap perjalanan pulang berarti,” ujarnya.
Di saat yang sama, Mobil juga menjalankan program promosi langsung ke konsumen.
Setiap pembelian Mobil 1 atau Mobil Super All-In-One Protection minimal 4 liter akan mendapatkan hadiah langsung berupa t-shirt dan topi edisi khusus, selama persediaan masih tersedia.
Strategi ini menunjukkan pendekatan dua sisi: menjaga loyalitas mekanik sekaligus mendorong pembelian konsumen.
Industri pelumas di Indonesia semakin padat dengan kehadiran merek global dan lokal, serta meningkatnya penetrasi marketplace.
Produk Mobil sendiri kini tidak hanya tersedia di jaringan bengkel Mobil Car Care yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, tetapi juga melalui official store di platform seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada.
Artinya, persaingan tidak lagi hanya terjadi di bengkel, tetapi juga di kanal digital.
Namun, tetap ada satu faktor yang sulit digantikan: kepercayaan mekanik. Konsumen masih sangat bergantung pada rekomendasi bengkel untuk memilih pelumas, terutama untuk kendaraan harian.
Di sinilah program seperti mudik gratis menjadi relevan. Bukan sekadar fasilitas, tetapi bentuk investasi jangka panjang untuk mempertahankan hubungan dengan jaringan bengkel.
Langkah Mobil mencerminkan pergeseran strategi industri pelumas: dari sekadar menjual produk menjadi membangun ekosistem.
(dan)
Lihat Juga :