Penjualan Meledak 200%, Pendapatan Xiaomi Rp1.803 Triliun Berkat Mobil Listrik

Jum'at, 27 Maret 2026 - 08:28 WIB
loading...
Penjualan Meledak 200%,...
Xiaomi mencetak laba pertama dari bisnis mobil listrik dan AI, menandai transformasi besar dari perusahaan teknologi ke otomotif. Foto: Xiaomi
A A A
JAKARTA - Xiaomi akhirnya membuktikan diri. Setelah agresif masuk industri otomotif, bisnis mobil listrik dan AI perusahaan ini resmi mencetak laba pertama pada 2025.

Perusahaan teknologi asal China itu mencatat laba operasional 900 juta yuan atau sekitar Rp15,3 triliun, pencapaian penting yang menandai bisnis baru mereka telah mencapai titik balik.

Dari sisi pendapatan, lonjakannya jauh lebih agresif. Segmen EV dan AI Xiaomi membukukan pendapatan 106,1 miliar yuan atau sekitar Rp1.803 triliun, naik 223,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Mayoritas kontribusi datang dari penjualan kendaraan listrik, yang mencapai 103,3 miliar yuan atau sekitar Rp1.756 triliun. Ini menunjukkan bahwa strategi Xiaomi di sektor otomotif tidak lagi sekadar eksperimen, tetapi sudah menjadi mesin bisnis utama.

Penjualan Meledak, Harga Ikut Naik
Penjualan Meledak 200%, Pendapatan Xiaomi Rp1.803 Triliun Berkat Mobil Listrik

Secara volume, Xiaomi mengirimkan 411.082 unit mobil sepanjang 2025, melonjak 200,4 persen secara tahunan.

Harga jual rata-rata kendaraan juga naik 7,1 persen menjadi 251.171 yuan atau sekitar Rp4,27 juta. Kenaikan ini menunjukkan Xiaomi mulai bermain di segmen dengan margin lebih tinggi, bukan sekadar mengejar volume.

Margin kotor bisnis EV dan AI juga meningkat menjadi 24,3 persen, naik 5,8 poin dari tahun sebelumnya. Ini menandakan efisiensi produksi mulai tercapai.

Pada kuartal keempat saja, pendapatan segmen ini mencapai 37,2 miliar yuan atau sekitar Rp632 triliun, dengan laba operasional 1,1 miliar yuan atau Rp18,7 triliun.

SUV Jadi Kunci, Sedan Mulai Turun

Lonjakan penjualan Xiaomi didorong oleh model SUV listrik YU7.

Pada Desember 2025, total pengiriman mencapai rekor 50.212 unit, di mana YU7 menyumbang 39.089 unit atau 77,85 persen dari total bulanan.

Sebaliknya, seri sedan SU7 justru mengalami penurunan karena sedang memasuki fase transisi produk.

Namun Xiaomi telah merespons cepat dengan meluncurkan generasi terbaru SU7 pada awal 2026.

Target Ambisius 2026
Penjualan Meledak 200%, Pendapatan Xiaomi Rp1.803 Triliun Berkat Mobil Listrik

Melihat momentum ini, Xiaomi menargetkan pengiriman 550.000 unit kendaraan sepanjang 2026.

Target tersebut mencerminkan ambisi besar Xiaomi untuk masuk ke jajaran pemain utama industri EV global.

Transformasi yang Tidak Main-Main

Keberhasilan Xiaomi mencetak laba dalam waktu relatif singkat menunjukkan satu hal: industri mobil listrik kini semakin terbuka bagi pemain teknologi.

Dengan integrasi AI, software, dan ekosistem digital, Xiaomi memiliki keunggulan yang tidak dimiliki pabrikan konvensional.

Namun tantangan tetap besar. Xiaomi harus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan volume dan profitabilitas, di tengah persaingan ketat dengan pemain seperti BYD dan Tesla.

Dengan pendapatan Rp1.803 triliun dan penjualan lebih dari 400.000 unit, perusahaan ini kini bukan lagi “pendatang baru”, tetapi mulai menjadi kekuatan nyata di industri mobil listrik global.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Xiaomi Kunlun EREV,...
Xiaomi Kunlun EREV, SUV Tiga Baris Mulai Tes Jalan
Xiaomi Vision GT Diluncurkan...
Xiaomi Vision GT Diluncurkan di MWC Barcelona, Target Kuasai Pasar Supercar Global
Xiaomi Tercatat Produksi...
Xiaomi Tercatat Produksi 400.000 Lebih Mobil Listrik Sepanjang 2025
Xiaomi Targetkan Produksi...
Xiaomi Targetkan Produksi 550.000 Mobil Tahun Ini
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Malas Tunggu Ojek Online?...
Malas Tunggu Ojek Online? Xiaomi Rilis Skuter Listrik Rp6 Jutaan untuk Kaum Komuter Jakarta
Rekomendasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved