Disambangi Komisi VII DPR, QJMOTOR Buka-bukaan Soal Teknologi Pabrik
Rabu, 08 April 2026 - 02:14 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, komitmen terhadap investasi jangka panjang juga diperkuat dengan fokus pada penyerapan tenaga kerja lokal serta pengembangan kompetensi SDM di sektor otomotif melalui strategi transfer knowledge antara Pusat QJMOTOR di China dan talenta lokal, dikutip dari Bapak Bintang selaku Factory Division Head dari QJMOTOR Manufacture Indonesia.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam seluruh proses manufaktur guna memastikan kualitas produk dan perlindungan konsumen.
“Standar seperti SNI bukan hanya regulasi, tetapi merupakan instrumen penting untuk menjaga kualitas industri nasional agar mampu meningkatkan kualitas Industri dalam negri,” jelasnya.
QJMotor Indonesia menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh proses produksi memenuhi standar yang berlaku, termasuk SNI, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kepercayaan pasar.
Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Kementrian Perindustrian menyatakan “
Kemenperin selaku salah satu regulator Perindustrian Indonesia akan selalu mengawal pertumbuhan dan perkembangan pihak industri di Indonesia agar nantinya tumbuh sesuai dengan harapan Pemerintah Indonesia, termasuk penerapan TKDN dan SNI,” seperti yang dikutip dari Bapak Setia Diarta, selaku Dirjen ILMATE Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam seluruh proses manufaktur guna memastikan kualitas produk dan perlindungan konsumen.
“Standar seperti SNI bukan hanya regulasi, tetapi merupakan instrumen penting untuk menjaga kualitas industri nasional agar mampu meningkatkan kualitas Industri dalam negri,” jelasnya.
QJMotor Indonesia menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh proses produksi memenuhi standar yang berlaku, termasuk SNI, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kepercayaan pasar.
Pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Kementrian Perindustrian menyatakan “
Kemenperin selaku salah satu regulator Perindustrian Indonesia akan selalu mengawal pertumbuhan dan perkembangan pihak industri di Indonesia agar nantinya tumbuh sesuai dengan harapan Pemerintah Indonesia, termasuk penerapan TKDN dan SNI,” seperti yang dikutip dari Bapak Setia Diarta, selaku Dirjen ILMATE Kementrian Perindustrian Republik Indonesia.
(wbs)
Lihat Juga :