BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Sabtu, 18 April 2026 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, Pertamax tetap di Rp 12.300 per liter dan Pertamax Green 95 bertahan di Rp 12.900 per liter.
Harga ini berlaku di wilayah seperti DKI Jakarta dan Banten, dengan kemungkinan variasi di daerah lain tergantung pajak dan biaya distribusi.
Lonjakan ini tidak merata dampaknya. Secara struktur pasar, pengguna BBM jenis diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex menjadi kelompok paling terdampak.
Kenaikan Rp 9.400 per liter berarti biaya bahan bakar naik lebih dari 65 persen dalam sekali penyesuaian.
Jika diasumsikan konsumsi kendaraan diesel rata-rata 1 liter per 12 kilometer, maka untuk jarak 1.200 kilometer per bulan, kebutuhan bahan bakar sekitar 100 liter.
Sebelum kenaikan, biaya Dexlite sekitar Rp 1,42 juta per bulan. Setelah kenaikan menjadi Rp 23.600 per liter, biaya melonjak menjadi Rp 2,36 juta.
Artinya ada tambahan beban sekitar Rp 940.000 per bulan hanya dari bahan bakar.
Kondisi ini membuat kendaraan diesel, yang sebelumnya dikenal efisien untuk perjalanan jauh, mulai kehilangan keunggulan ekonominya dalam jangka pendek.
Pengguna Pertamax Turbo juga terdampak, meski tidak sebesar diesel. Kenaikan Rp6.300 per liter atau hampir 50 persen membuat mobil dengan kompresi tinggi—biasanya mobil premium atau performa—mengalami lonjakan biaya signifikan.
Harga ini berlaku di wilayah seperti DKI Jakarta dan Banten, dengan kemungkinan variasi di daerah lain tergantung pajak dan biaya distribusi.
Lonjakan ini tidak merata dampaknya. Secara struktur pasar, pengguna BBM jenis diesel seperti Dexlite dan Pertamina Dex menjadi kelompok paling terdampak.
Kenaikan Rp 9.400 per liter berarti biaya bahan bakar naik lebih dari 65 persen dalam sekali penyesuaian.
Jika diasumsikan konsumsi kendaraan diesel rata-rata 1 liter per 12 kilometer, maka untuk jarak 1.200 kilometer per bulan, kebutuhan bahan bakar sekitar 100 liter.
Sebelum kenaikan, biaya Dexlite sekitar Rp 1,42 juta per bulan. Setelah kenaikan menjadi Rp 23.600 per liter, biaya melonjak menjadi Rp 2,36 juta.
Artinya ada tambahan beban sekitar Rp 940.000 per bulan hanya dari bahan bakar.
Kondisi ini membuat kendaraan diesel, yang sebelumnya dikenal efisien untuk perjalanan jauh, mulai kehilangan keunggulan ekonominya dalam jangka pendek.
Pengguna Pertamax Turbo juga terdampak, meski tidak sebesar diesel. Kenaikan Rp6.300 per liter atau hampir 50 persen membuat mobil dengan kompresi tinggi—biasanya mobil premium atau performa—mengalami lonjakan biaya signifikan.
Lihat Juga :