MAXI Tour Boemi Nusantara, Rasakan Sensasi Jalur Liku 9 di Bengkulu
Selasa, 28 April 2026 - 01:19 WIB
loading...
MAXI Tour Boemi Nusantara. Foto/ Dok SindoNews
A
A
A
BENGKULU - Setelah pada pekan lalu sukses membuka etape perjalanan perdananya mengeksplorasi keindahan bumi Toba Samosir, Sumatera Utara yang menakjubkan.
Kini MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) kembali bersiap melanjutkan perjalanan ikoniknya menyusuri keindahan panorama dan kekayaan alam bumi rafflesia Bengkulu dalam semangat eksplorasi dan solidaritas yang MAXimal.
Di etape kedua yang berlangsung pada 25-26 April 2026 ini, Yamaha kembali mengajak SindoNews menikmati pengalaman riding yang andal bersama MAXi Yamaha dalam menyusuri aneka medan perjalanan Bengkulu yang penuh dengan hidden gems dan kejutan di tiap kilometernya.
“Etape kedua MAXi Tour Boemi Nusantara di Bengkulu ini menjadi wujud nyata komitmen Yamaha dalam merangkul komunitas sekaligus mengeksplorasi kekayaan alam Bumi Rafflesia yang luar biasa. Melalui perjalanan ini, kami tidak hanya ingin mengajak rekan-rekan media, blogger, vlogger, dan konsumen setia untuk sekadar menikmati berbagai hidden gems yang ada di wilayah Bengkulu,” ujar Wahidin, Deputy GM Sales & Operation Yamaha Main Dealers Thamrin Brothers.
Etape kedua MTBN mengajak para bikers mengeksplorasi panorama alam Kepahiang dengan titik awal keberangkatan dari Yamaha Sentral Bengkulu menuju dataran tinggi.
Menempuh rute sejauh 128 km, peserta disuguhkan keindahan perkebunan teh Kabawetan dan jajaran Bukit Barisan yang sangat memanjakan mata. Tantangan utama hadir saat melintasi jalur Liku 9 yang ikonik, di mana berbagai kelokan tajam, tanjakan, dan turunan menguji skill berkendara.
Kondisi perjalanan yang menantang dan penuh kejutan ini pun menjadi playground yang menarik untuk menguji berbagai fitur unggulan pada MAXi Yamaha, mulai dari kehadiran rem ABS dan Traction Control System (TCS) yang bikin sensasi riding terasa semakin pede, rear sub-tank suspension yang mampu meningkatkan performa saat bermanuver, hingga fitur front LED lamp with Dual Projector yang mampu memberikan kualitas pencahayaan yang lebih fokus dan optimal, utamanya saat berkendara di malam hari.
Dalam perjalanan pada hari kedua, para peserta kembali melanjutkan perjalanan menuju kota Bengkulu untuk join dalam acara community gathering bersama para pengguna MAXi Yamaha yang ada di kota Bengkulu.
Melalui rute perjalanan yang jauh lebih panjang sejauh 134 kilometer, para peserta disuguhkan dengan berbagai spot-spot pemberhentian untuk berfoto dan mengabadikan momen perjalanan.
Berbagai spot pemberhentian hidden gem layaknya Sungai Trokon, Danau Mas Harun Bastari, lembah kebun teh Kabawetan, hingga menikmati panorama sunset Samudra Hindia di Pantai Sungai Suci, menunjukkan bahwa Bengkulu boleh jadi salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang layak untuk dieksplore dan disinggahi bagi para bikers yang hobi lakoni touring bersama MAXi kesayangannya.
Setibanya di venue community gathering yang berlokasi di Rafflesia Beach Club, para peserta disambut dengan aneka pertunjukkan kebudayaan khas Bengkulu, mulai dari Tari Sekapur Sirih yang menjadi simbol penyambutan yang hangat, atraksi perkusi Dhol yang unik dan anti-mainstream, hingga menerima ikat kepala Besurek yang menyimbolkan rasa solidaritas antar sesama pengguna MAXi Yamaha.
Acara community gathering terasa spesial dengan kehadiran Wiwik Rahayu, S.T., M.Si, selaku Kabid E-Government Kominfo Kota Bengkulu yang memberikan cinderamata ikonik Bunga Rafflesia dan miniatur Tabot.
Kini MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) kembali bersiap melanjutkan perjalanan ikoniknya menyusuri keindahan panorama dan kekayaan alam bumi rafflesia Bengkulu dalam semangat eksplorasi dan solidaritas yang MAXimal.
Di etape kedua yang berlangsung pada 25-26 April 2026 ini, Yamaha kembali mengajak SindoNews menikmati pengalaman riding yang andal bersama MAXi Yamaha dalam menyusuri aneka medan perjalanan Bengkulu yang penuh dengan hidden gems dan kejutan di tiap kilometernya.
“Etape kedua MAXi Tour Boemi Nusantara di Bengkulu ini menjadi wujud nyata komitmen Yamaha dalam merangkul komunitas sekaligus mengeksplorasi kekayaan alam Bumi Rafflesia yang luar biasa. Melalui perjalanan ini, kami tidak hanya ingin mengajak rekan-rekan media, blogger, vlogger, dan konsumen setia untuk sekadar menikmati berbagai hidden gems yang ada di wilayah Bengkulu,” ujar Wahidin, Deputy GM Sales & Operation Yamaha Main Dealers Thamrin Brothers.
Etape kedua MTBN mengajak para bikers mengeksplorasi panorama alam Kepahiang dengan titik awal keberangkatan dari Yamaha Sentral Bengkulu menuju dataran tinggi.
Menempuh rute sejauh 128 km, peserta disuguhkan keindahan perkebunan teh Kabawetan dan jajaran Bukit Barisan yang sangat memanjakan mata. Tantangan utama hadir saat melintasi jalur Liku 9 yang ikonik, di mana berbagai kelokan tajam, tanjakan, dan turunan menguji skill berkendara.
Kondisi perjalanan yang menantang dan penuh kejutan ini pun menjadi playground yang menarik untuk menguji berbagai fitur unggulan pada MAXi Yamaha, mulai dari kehadiran rem ABS dan Traction Control System (TCS) yang bikin sensasi riding terasa semakin pede, rear sub-tank suspension yang mampu meningkatkan performa saat bermanuver, hingga fitur front LED lamp with Dual Projector yang mampu memberikan kualitas pencahayaan yang lebih fokus dan optimal, utamanya saat berkendara di malam hari.
Dalam perjalanan pada hari kedua, para peserta kembali melanjutkan perjalanan menuju kota Bengkulu untuk join dalam acara community gathering bersama para pengguna MAXi Yamaha yang ada di kota Bengkulu.
Melalui rute perjalanan yang jauh lebih panjang sejauh 134 kilometer, para peserta disuguhkan dengan berbagai spot-spot pemberhentian untuk berfoto dan mengabadikan momen perjalanan.
Berbagai spot pemberhentian hidden gem layaknya Sungai Trokon, Danau Mas Harun Bastari, lembah kebun teh Kabawetan, hingga menikmati panorama sunset Samudra Hindia di Pantai Sungai Suci, menunjukkan bahwa Bengkulu boleh jadi salah satu wilayah di Pulau Sumatera yang layak untuk dieksplore dan disinggahi bagi para bikers yang hobi lakoni touring bersama MAXi kesayangannya.
Setibanya di venue community gathering yang berlokasi di Rafflesia Beach Club, para peserta disambut dengan aneka pertunjukkan kebudayaan khas Bengkulu, mulai dari Tari Sekapur Sirih yang menjadi simbol penyambutan yang hangat, atraksi perkusi Dhol yang unik dan anti-mainstream, hingga menerima ikat kepala Besurek yang menyimbolkan rasa solidaritas antar sesama pengguna MAXi Yamaha.
Acara community gathering terasa spesial dengan kehadiran Wiwik Rahayu, S.T., M.Si, selaku Kabid E-Government Kominfo Kota Bengkulu yang memberikan cinderamata ikonik Bunga Rafflesia dan miniatur Tabot.
(wbs)
Lihat Juga :