Lotus Hidupkan Kembali Mesin V8 setelah 22 Tahun Terkubur
Rabu, 13 Mei 2026 - 19:55 WIB
loading...
Mesin V8 Lotus. Foto/ Carscoops
A
A
A
TOKYO - Cars akan menghidupkan kembali mesin V8 setelah lebih dari dua dekade, karena merek mobil sport Inggris ini mengkonfirmasi pengembangan supercar hybrid baru yang diharapkan akan diluncurkan pada tahun 2028.
Terakhir kali Lotus menggunakan mesin V8 adalah melalui Esprit sebelum produksinya berakhir pada tahun 2004.
Sekarang, setelah 22 tahun, konfigurasi delapan silinder akan kembali dalam model yang dikenal sebagai "Type 135", lengkap dengan sistem hybrid yang dikatakan mampu menghasilkan lebih dari 1.000 HP.
Model ini akan ditempatkan di atas Lotus Emira dalam hierarki produk Lotus dan disebut sebagai supercar pertama merek tersebut.
Meskipun Lotus Evija sudah ada sebagai hypercar listrik sepenuhnya, Type 135 akan menjadi model supercar bermesin pembakaran internal paling ekstrem yang pernah diproduksi Lotus.
Produksi model ini akan berlangsung di Eropa, tetapi lokasi pastinya belum diumumkan. Apakah akan dirakit di pabrik tradisional Lotus di Norfolk, Inggris, masih menjadi tanda tanya, dengan informasi lebih lanjut diharapkan akan diumumkan akhir tahun ini.
Lotus belum mengkonfirmasi identitas mesin V8 yang akan digunakan, tetapi banyak yang berspekulasi bahwa mereka mungkin sekali lagi bekerja sama dengan Mercedes-AMG.
Sebagai referensi, Emira saat ini menggunakan mesin empat silinder turbocharged 2.0 liter AMG M139 yang juga digunakan di beberapa model AMG berperforma tinggi.
AMG sendiri sedang mengembangkan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter generasi baru yang akan diperkenalkan tahun ini, dan kemungkinan besar mesin ini akan menjadi jantung dari supercar Lotus yang baru.
Meskipun Type 135 akan menjadi model Lotus yang paling bertenaga, ini bukanlah model hybrid pertama perusahaan. Lotus Eletre di Tiongkok sudah ditawarkan dengan sistem plug-in hybrid yang menghasilkan sekitar 939 hp.
Dengan hadirnya model bertenaga V8, hal ini juga menunjukkan bahwa Lotus tidak lagi sepenuhnya berkomitmen pada rencana awalnya untuk menjadi merek EV sepenuhnya pada tahun 2028.
Pertanyaan besar lainnya adalah apakah Lotus akan menghidupkan kembali nama "Esprit" untuk model baru ini, mengingat sejarah dan reputasi nama tersebut di dunia otomotif, hal itu dianggap sebagai pilihan logis untuk menggunakannya kembali.
Namun, Lotus menegaskan bahwa Type 135 bukan hanya versi Emira yang lebih ekstrem, melainkan model baru yang dikembangkan dari awal.
Dari segi desain, teaser awal yang terungkap menunjukkan inspirasi dari konsep Lotus Theory 1 yang diperkenalkan pada September 2024.
Type 135 juga merupakan bagian dari strategi bisnis baru Lotus yang dikenal sebagai "Focus 2030", selain supercar, Lotus juga akan memperkenalkan versi facelift dari Emira dalam waktu dekat dengan mesin pembakaran internal yang lebih baik dan pengurangan bobot untuk menjadikannya Emira teringan dan terkuat yang pernah diproduksi.
Terakhir kali Lotus menggunakan mesin V8 adalah melalui Esprit sebelum produksinya berakhir pada tahun 2004.
Sekarang, setelah 22 tahun, konfigurasi delapan silinder akan kembali dalam model yang dikenal sebagai "Type 135", lengkap dengan sistem hybrid yang dikatakan mampu menghasilkan lebih dari 1.000 HP.
Model ini akan ditempatkan di atas Lotus Emira dalam hierarki produk Lotus dan disebut sebagai supercar pertama merek tersebut.
Meskipun Lotus Evija sudah ada sebagai hypercar listrik sepenuhnya, Type 135 akan menjadi model supercar bermesin pembakaran internal paling ekstrem yang pernah diproduksi Lotus.
Produksi model ini akan berlangsung di Eropa, tetapi lokasi pastinya belum diumumkan. Apakah akan dirakit di pabrik tradisional Lotus di Norfolk, Inggris, masih menjadi tanda tanya, dengan informasi lebih lanjut diharapkan akan diumumkan akhir tahun ini.
Lotus belum mengkonfirmasi identitas mesin V8 yang akan digunakan, tetapi banyak yang berspekulasi bahwa mereka mungkin sekali lagi bekerja sama dengan Mercedes-AMG.
Sebagai referensi, Emira saat ini menggunakan mesin empat silinder turbocharged 2.0 liter AMG M139 yang juga digunakan di beberapa model AMG berperforma tinggi.
AMG sendiri sedang mengembangkan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter generasi baru yang akan diperkenalkan tahun ini, dan kemungkinan besar mesin ini akan menjadi jantung dari supercar Lotus yang baru.
Meskipun Type 135 akan menjadi model Lotus yang paling bertenaga, ini bukanlah model hybrid pertama perusahaan. Lotus Eletre di Tiongkok sudah ditawarkan dengan sistem plug-in hybrid yang menghasilkan sekitar 939 hp.
Dengan hadirnya model bertenaga V8, hal ini juga menunjukkan bahwa Lotus tidak lagi sepenuhnya berkomitmen pada rencana awalnya untuk menjadi merek EV sepenuhnya pada tahun 2028.
Pertanyaan besar lainnya adalah apakah Lotus akan menghidupkan kembali nama "Esprit" untuk model baru ini, mengingat sejarah dan reputasi nama tersebut di dunia otomotif, hal itu dianggap sebagai pilihan logis untuk menggunakannya kembali.
Namun, Lotus menegaskan bahwa Type 135 bukan hanya versi Emira yang lebih ekstrem, melainkan model baru yang dikembangkan dari awal.
Dari segi desain, teaser awal yang terungkap menunjukkan inspirasi dari konsep Lotus Theory 1 yang diperkenalkan pada September 2024.
Type 135 juga merupakan bagian dari strategi bisnis baru Lotus yang dikenal sebagai "Focus 2030", selain supercar, Lotus juga akan memperkenalkan versi facelift dari Emira dalam waktu dekat dengan mesin pembakaran internal yang lebih baik dan pengurangan bobot untuk menjadikannya Emira teringan dan terkuat yang pernah diproduksi.
(wbs)
Lihat Juga :