Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Jum'at, 05 Juni 2026 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Sistem AWD baru ini disebut Quattro Predictive Ride, yang menggunakan berbagai sensor untuk memantau sudut kemudi, akselerasi, laju putaran, dan tingkat cengkeraman ban secara real-time.
Sistem ini akan mendistribusikan daya ke setiap roda sesuai dengan kondisi berkendara, selain bekerja sama dengan sistem pengereman dan aerodinamika aktif untuk memaksimalkan stabilitas.
Pengemudi dapat memilih beberapa mode berkendara termasuk E-Hybrid, Balanced, Dynamic, Dynamic+, dan Track, sementara sistem manajemen energi cerdas mampu menyesuaikan strategi penggunaan daya berdasarkan gaya berkendara dan kondisi jalan untuk mengoptimalkan kinerja dan pemulihan energi.
Sasis dibangun menggunakan rangka ruang aluminium yang dipadukan dengan panel bodi polimer yang diperkuat serat karbon (CFRP).
Metode konstruksi diambil langsung dari teknologi balap Formula 1, sehingga membantu mengurangi bobot sekaligus meningkatkan kekuatan struktural.
5
Aerodinamika juga memainkan peran kunci dalam pengembangan Nuvolari, dilengkapi dengan splitter depan yang agresif, diffuser belakang yang besar, dan sayap belakang aktif dengan tiga pengaturan berbeda – Tertutup, Downforce Rendah, dan Downforce Tinggi.
Sistem DRS juga disediakan untuk mengurangi hambatan angin saat berakselerasi di lintasan lurus, pengembangan aerodinamika Nuvolari juga menerima masukan dari dua pembalap Formula 1 Audi, Gabriel Bortoleto dan Nico Hülkenberg.
Dalam mode performa tertinggi, Nuvolari mampu menghasilkan lebih dari 400 kilogram downforce untuk meningkatkan stabilitas pada kecepatan tinggi.
Sistem ini akan mendistribusikan daya ke setiap roda sesuai dengan kondisi berkendara, selain bekerja sama dengan sistem pengereman dan aerodinamika aktif untuk memaksimalkan stabilitas.
Pengemudi dapat memilih beberapa mode berkendara termasuk E-Hybrid, Balanced, Dynamic, Dynamic+, dan Track, sementara sistem manajemen energi cerdas mampu menyesuaikan strategi penggunaan daya berdasarkan gaya berkendara dan kondisi jalan untuk mengoptimalkan kinerja dan pemulihan energi.
Sasis dibangun menggunakan rangka ruang aluminium yang dipadukan dengan panel bodi polimer yang diperkuat serat karbon (CFRP).
Metode konstruksi diambil langsung dari teknologi balap Formula 1, sehingga membantu mengurangi bobot sekaligus meningkatkan kekuatan struktural.
5
Aerodinamika juga memainkan peran kunci dalam pengembangan Nuvolari, dilengkapi dengan splitter depan yang agresif, diffuser belakang yang besar, dan sayap belakang aktif dengan tiga pengaturan berbeda – Tertutup, Downforce Rendah, dan Downforce Tinggi.
Sistem DRS juga disediakan untuk mengurangi hambatan angin saat berakselerasi di lintasan lurus, pengembangan aerodinamika Nuvolari juga menerima masukan dari dua pembalap Formula 1 Audi, Gabriel Bortoleto dan Nico Hülkenberg.
Dalam mode performa tertinggi, Nuvolari mampu menghasilkan lebih dari 400 kilogram downforce untuk meningkatkan stabilitas pada kecepatan tinggi.
Lihat Juga :