Sejarah Baru Gokart Listrik: 4 Pembalap Barcode Gokart Serbu Kejuaraan Dunia di Italia!
Sabtu, 06 Juni 2026 - 11:17 WIB
loading...
Empat pembalap hasil gemblengan Barcode Gokart siap menaklukkan aspal SWS International E-Finals di Italia. Foto: Barcode Gokart
A
A
A
JAKARTA - Gokart listrik bukan lagi sekadar mainan di dalam mal. Ia kini menjelma menjadi kawah candradimuka calon pembalap dunia.
Tanggal 11 sampai 13 Juni 2026 nanti, mata pecinta gokart akan tertuju ke Alcamo, Italia. Di sana digelar SWS (Sodi World Series) International E-Finals.
Ini ajang paling bergengsi di ranah karting elektrik. Ratusan pembalap top dari puluhan negara berkumpul di sana.
Indonesia tidak mau hanya jadi penonton. Barcode Gokart kembali mengambil inisiatif. Tahun 2025 lalu, mereka sudah mengirim dua pembalap untuk berlaga di Wavre, Belgia. Tahun ini, skalanya dilipatgandakan. Empat pembalap sekaligus diterbangkan ke Italia. Rinciannya: tiga pembalap kelas Junior dan satu pembalap Senior.
Siapa saja mereka?
Di kelas Junior ada Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, dan Mason Tan. Mereka adalah penguasa podium. Tiga anak muda ini berhasil menduduki ranking tiga besar klasemen Barcode Gokart E-Sprint Series Junior sepanjang 2025.
Di kelas Senior, Ananda Julio menjadi tumpuan tunggal. Ia adalah sang pemuncak klasemen rangkaian Barcode Gokart E-Sprint Series 2025 untuk kelas Senior.
Langkah Barcode Gokart ini brilian. Mengubah arena hiburan menjadi pabrik prestasi.
Melihat pasar motorsport di Indonesia, pembibitan usia dini sering kali terbentur biaya dan fasilitas.
Barcode Gokart mendobrak itu. Bermarkas di Mall of Indonesia, Lantai LG B02B, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240, mereka hadir sebagai rental karting elektrik standar internasional pertama di Indonesia.
Tapi, mereka tidak sekadar berjualan tiket wahana. Mereka serius membina. Lewat program Barcode Academy, talenta-talenta baru terus digali. Kompetisi tahunan E-Sprint Series rutin digelar untuk menjaring pemula, amatir, hingga pembalap profesional. Arena di dalam mal kini punya fungsi ganda: pusat rekreasi yang inklusif sekaligus inkubator atlet.
Kehadiran tiga pembalap Junior tahun ini juga sangat bersejarah. Sebab, di ajang SWS International E-Finals 2026 inilah kelas Junior resmi diperlombakan untuk pertama kalinya.
Daniel Sugiharto, Founder dan CEO Barcode Gokart, tentu bangga. Visi besarnya perlahan terwujud.
"Tahun lalu, kami menjadi yang pertama dari Indonesia untuk mengikuti SWS International E-Finals di Belgia. Tahun ini pula, kami menjadi yang pertama di Indonesia mengirimkan pembalap Junior pada event pertama SWS International E-Finals Junior," tegas Daniel.
Misinya sangat jelas. Mengorbitkan pembalap muda agar kelak bisa berlaga di balap nasional dan mengibarkan bendera merah putih di kancah internasional.
Persiapan sudah matang. Rombongan kontingen Indonesia ini akan bertolak ke Italia pada Minggu, 7 Juni 2026 mendatang. Keberangkatan mereka disokong penuh oleh nama-nama besar: myBCA, Ibacks, Liqui Moly, dan Akuma Drift Team. Secara regulasi, dukungan penuh juga turun dari PP IMI (Ikatan Motor Indonesia).
Setiba di Italia, mereka tidak langsung bersantai. Ada waktu sepekan sebelum bendera start dikibarkan. Waktu yang sangat krusial. Akan dipakai untuk adaptasi iklim, mengasah fisik, dan mematangkan teknik balap.
Tanggal 11 sampai 13 Juni 2026 nanti, mata pecinta gokart akan tertuju ke Alcamo, Italia. Di sana digelar SWS (Sodi World Series) International E-Finals.
Ini ajang paling bergengsi di ranah karting elektrik. Ratusan pembalap top dari puluhan negara berkumpul di sana.
Indonesia tidak mau hanya jadi penonton. Barcode Gokart kembali mengambil inisiatif. Tahun 2025 lalu, mereka sudah mengirim dua pembalap untuk berlaga di Wavre, Belgia. Tahun ini, skalanya dilipatgandakan. Empat pembalap sekaligus diterbangkan ke Italia. Rinciannya: tiga pembalap kelas Junior dan satu pembalap Senior.
Siapa saja mereka?
Di kelas Junior ada Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, dan Mason Tan. Mereka adalah penguasa podium. Tiga anak muda ini berhasil menduduki ranking tiga besar klasemen Barcode Gokart E-Sprint Series Junior sepanjang 2025.
Di kelas Senior, Ananda Julio menjadi tumpuan tunggal. Ia adalah sang pemuncak klasemen rangkaian Barcode Gokart E-Sprint Series 2025 untuk kelas Senior.
Langkah Barcode Gokart ini brilian. Mengubah arena hiburan menjadi pabrik prestasi.
Melihat pasar motorsport di Indonesia, pembibitan usia dini sering kali terbentur biaya dan fasilitas.
Barcode Gokart mendobrak itu. Bermarkas di Mall of Indonesia, Lantai LG B02B, Jl. Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara 14240, mereka hadir sebagai rental karting elektrik standar internasional pertama di Indonesia.
Tapi, mereka tidak sekadar berjualan tiket wahana. Mereka serius membina. Lewat program Barcode Academy, talenta-talenta baru terus digali. Kompetisi tahunan E-Sprint Series rutin digelar untuk menjaring pemula, amatir, hingga pembalap profesional. Arena di dalam mal kini punya fungsi ganda: pusat rekreasi yang inklusif sekaligus inkubator atlet.
Kehadiran tiga pembalap Junior tahun ini juga sangat bersejarah. Sebab, di ajang SWS International E-Finals 2026 inilah kelas Junior resmi diperlombakan untuk pertama kalinya.
Daniel Sugiharto, Founder dan CEO Barcode Gokart, tentu bangga. Visi besarnya perlahan terwujud.
"Tahun lalu, kami menjadi yang pertama dari Indonesia untuk mengikuti SWS International E-Finals di Belgia. Tahun ini pula, kami menjadi yang pertama di Indonesia mengirimkan pembalap Junior pada event pertama SWS International E-Finals Junior," tegas Daniel.
Misinya sangat jelas. Mengorbitkan pembalap muda agar kelak bisa berlaga di balap nasional dan mengibarkan bendera merah putih di kancah internasional.
Persiapan sudah matang. Rombongan kontingen Indonesia ini akan bertolak ke Italia pada Minggu, 7 Juni 2026 mendatang. Keberangkatan mereka disokong penuh oleh nama-nama besar: myBCA, Ibacks, Liqui Moly, dan Akuma Drift Team. Secara regulasi, dukungan penuh juga turun dari PP IMI (Ikatan Motor Indonesia).
Setiba di Italia, mereka tidak langsung bersantai. Ada waktu sepekan sebelum bendera start dikibarkan. Waktu yang sangat krusial. Akan dipakai untuk adaptasi iklim, mengasah fisik, dan mematangkan teknik balap.
(dan)
Lihat Juga :