Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan

Jum'at, 26 Juni 2026 - 09:51 WIB
loading...
Ini Alasan Harga Lepas...
Lepas E4 EV hadir dengan spesifikasi premium—215 hp, baterai 65 kWh, jangkauan 500 km—tapi harga resminya masih dihitung cermat karena nilai tukar Yuan China. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Lepas E4 EV belum punya harga resmi. Bukan karena produknya belum siap, tapi karena satu variabel masih bergerak: nilai tukar Renminbi China.

Lepas Indonesia mengakui fluktuasi mata uang menjadi salah satu faktor utama yang menahan pengumuman harga. Dua kurs yang paling diperhatikan adalah dolar AS—saat ini di kisaran Rp17.900 per USD—dan Yuan China di kisaran Rp2.553 per Yuan.

Sebagai merek dengan rantai pasok berbasis China, pergerakan Yuan berdampak langsung pada biaya pengadaan komponen dan unit kendaraan.

Temmy Wiradjaja, Vice Country Director Lepas Indonesia, menegaskan: "Kita lebih mengacu mungkin ke Renminbi atau Chinese Yuan. Dari tahun kemarin dibandingkan tahun ini ada fluktuasi itu juga salah satu faktor juga dalam menentukan harga."

Efek berantai juga menyentuh biaya logistik dan pengiriman internasional. Meski harga masih dalam kalkulasi, spesifikasi teknis sudah resmi:

Baterai: 65,05 kWh
Jarak tempuh: 500 km (standar NEDC)
Tenaga motor: 215 hp, torsi 275 Nm
Platform: LEX Intelligent New Energy Platform—dikembangkan oleh 1.200+ tenaga R&D dari 8 institusi riset global
DC Fast Charging: 30–80% dalam 22 menit
Desain: Filosofi Leopard Aesthetics, SUV premium 5 penumpang

Estimasi Harga Lepas E4—Berapa Angkanya?
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan


Kalkulasi dari Pasar China

Di pasar ekspor China, Lepas E4 (setir kanan, versi global) dibanderol sekitar 130.000–150.000 Yuan. Dengan kurs saat ini Rp2.553/Yuan, nilai itu setara Rp332–383 juta sebelum bea masuk, PPnBM, dan margin distribusi Indonesia. Dengan asumsi markup impor dan operasional lokal, harga konsumen akhir kemungkinan berada di Rp340–420 juta.

Kalkulasi dari Kompetitor

Lepas E4 diposisikan di atas Jaecoo J5 EV (Rp279,9–309,9 juta) yang menawarkan baterai 60,9 kWh dan jangkauan 461 km. Dengan baterai lebih besar (65,05 kWh), jangkauan lebih jauh (500 km), dan platform generasi terbaru, premium atas Jaecoo sebesar Rp30–60 juta adalah wajar.

Competitor terdekat di atas: BYD Atto 3 (estimasi Rp350–380 juta) dan Changan Deepal S05 REEV (estimasi Rp380–420 juta). Lepas E4 kemungkinan masuk di antara keduanya.

Estimasi paling realistis: Rp330–380 juta untuk varian standar. Jika Yuan stabil, angka bawah lebih mungkin. Jika kurs terus bergejolak, harga bisa mendekati Rp380 juta—langsung bersaing dengan BYD Atto 3.

FAQ

Kapan harga resmi Lepas E4 diumumkan?

Kemungkinan besar saat GIIAS 2026 pada Juli 2026. Lepas Indonesia masih dalam tahap kalkulasi final dengan mempertimbangkan semua variabel biaya.
Kenapa Lepas lebih mengacu ke Yuan daripada dolar?

Komponen dan kendaraan Lepas dipasok dari China. Transaksi antara Lepas Group China dan entitas Indonesia menggunakan Yuan sebagai mata uang referensi, bukan dolar. Ini membuat pergerakan Renminbi lebih berdampak langsung pada struktur biaya produk.

Apakah Lepas E4 pasti lebih mahal dari Jaecoo J5?

Ya. Baterai lebih besar, jangkauan lebih jauh, platform terbaru—semua ada biayanya. Selisih harga kemungkinan Rp30–70 juta di atas Jaecoo J5 Premium (Rp309,9 juta).

Apakah kenaikan biaya akan dibebankan ke konsumen?

Temmy menegaskan kenaikan masih "normatif." Artinya Lepas akan menyerap sebagian dampak kurs demi tetap kompetitif, bukan langsung membebankan seluruhnya ke harga jual konsumen.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Strategi 12 Model Baru...
Strategi 12 Model Baru Lepas di Indonesia: Bisa Apa Melawan Dominasi Brand Jepang?
LEPAS Perkenalkan Portofolio...
LEPAS Perkenalkan Portofolio NEV di Auto China 2026
Debut Global di Kemayoran:...
Debut Global di Kemayoran: SUV Listrik Lepas E4 Sabut Gelar Tervaforit IIMS 2026
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Berita Terkini
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved