Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia
Senin, 06 Juli 2026 - 09:45 WIB
loading...
Wuling siap merilis 4 model baru, yakni All-New Car-A Model, Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, dan Multi-Scenario Commercial Vehicle. Foto: Wuling Motors
A
A
A
LIUZHOU - Wuling tidak ingin hanya jadi pemain city car listrik murah. Dalam presentasi strategi global SGMW di Liuzhou, China, mereka mengonfirmasi rencana empat model baru untuk Indonesia —salah satunya sudah bisa ditebak wujudnya.
Vice President SGMW, Han Dehong, memaparkan bocoran produk terbaru Wuling di hadapan wartawan Indonesia, Rabu (1/7/2026), di markas SGMW Liuzhou, China.
Empat siluet mobil ditutup kain merah, masing-masing diberi label kategori: All-New Car-A Model, Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, dan Multi-Scenario Commercial Vehicle.
"Model-model ini akan dikenalkan di Indonesia," kata Han Dehong. Meski, menurutnya peluncuran model-model tersebut akan dilakukan bertahap dalam beberapa fase.
1. Car-A Model: Mini EV Empat Pintu Sudah di Depan Mata
Dari empat siluet, model pertama paling mudah diidentifikasi. Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengonfirmasi di Liuzhou bahwa Mini EV generasi kelima — sempat dipajang di Central Park, Jakarta — akan segera masuk Indonesia. "Dalam waktu dekat akan kita bawa ke Indonesia," ujarnya.
Mini EV ini mengusung konfigurasi kabin 2+2 empat pintu, berbeda dari Air ev yang lebih mungil. Dimensinya panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, dengan wheelbase 2.190 mm dan radius putar 4,5 meter.
Baterai LFP-nya diklaim menempuh 205 km berdasarkan standar CLTC. Model ini diproyeksikan tampil di GIIAS 2026 dan dirakit langsung di fasilitas Cikarang.
2. Full-size Six-Seater SUV: Bayang-bayang Starlight L
Berbeda dari mayoritas SUV tiga baris di Indonesia yang memakai konfigurasi tujuh penumpang, Wuling menyiapkan varian enam penumpang dengan captain seat baris kedua — format yang belakangan makin diminati karena kenyamanan setara MPV premium namun berkarakter SUV.
Kandidat kuatnya adalah Wuling Starlight L (dikenal sebagai Xingguang L di China), SUV crossover menengah dengan konfigurasi 2+2+2.
Dimensinya cukup besar: panjang 4.980 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.760 mm, dan wheelbase 2.950 mm. Versi PHEV-nya dibanderol USD21.000 atau setara Rp340 jutaan, dengan jarak tempuh mode listrik murni hingga 260 km (CLTC). Interior dilengkapi layar sentuh tengah 15,6 inci untuk hiburan dan kenyamanan penumpang.
3. Luxury Flagship SUV: Bayang-bayang Baojun Huajing S
Model ketiga kemungkinan besar terkait dengan Baojun Huajing S, SUV mewah bersistem PHEV hasil kolaborasi dengan Huawei yang turut dipamerkan Wuling di Liuzhou.
Baojun sendiri satu payung dengan SGMW, diposisikan di kelas lebih premium dibanding Wuling. Namun kepastian masuknya ke Indonesia belum final. "Mengenai flagship khususnya Baojun, ini menjadi pembahasan lanjutan. Masih dalam tahap studi," jelas Han Dehong.
4. Multi-Scenario Commercial Vehicle: Wuling Masuk Pasar Niaga
Untuk pertama kalinya, SGMW terbuka mengungkap rencana kendaraan komersial khusus untuk Indonesia. Secara global, SGMW merupakan salah satu produsen kendaraan niaga ringan terbesar di China lewat lini Wuling Commercial — mencakup Zhiguang EV (terjual 5,8 juta unit, dijuluki Forbes "The Most Important Car on Earth"), Hongguang EV/EREV (6,24 juta unit), Rongguang EV Minivan (7,53 juta unit), hingga Porta E-Truck.
Sinyal ekspansi niaga ini sebenarnya sudah terlihat dari portofolio Wuling Indonesia saat ini, yang punya tiga model niaga dengan karakter berbeda:
Wuling Mitra EV adalah kendaraan niaga full elektrik (BEV) yang mengedepankan efisiensi biaya operasional. Baterainya diklaim menempuh hingga 400 km dalam sekali pengisian penuh (standar CLTC), dengan fast charging dari 30% ke 80% hanya sekitar 30 menit.
Wuling Formo Max menyasar segmen niaga bermesin konvensional. Mengusung mesin 1.500cc, mobil ini punya bak sepanjang 2.695 mm dengan bukaan tiga sisi (three-way tailgate) untuk memudahkan bongkar muat. Kabinnya dilengkapi AC dan Electric Power Steering (EPS) demi kenyamanan pengemudi selama jam operasional.
Wuling Formo S melengkapi lini niaga untuk kebutuhan angkut penumpang sekaligus barang, seperti travel atau antar-jemput karyawan, tersedia dalam konfigurasi 5-seater maupun 8-seater.
Portofolio niaga yang sudah ada ini menunjukkan Wuling sebenarnya sudah punya fondasi di segmen tersebut — sehingga rencana "Multi-Scenario Commercial Vehicle" berikutnya kemungkinan memperkuat, bukan memulai dari nol, posisi Wuling di pasar niaga yang selama puluhan tahun dikuasai Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, dan Mitsubishi L300.
Vice President SGMW, Han Dehong, memaparkan bocoran produk terbaru Wuling di hadapan wartawan Indonesia, Rabu (1/7/2026), di markas SGMW Liuzhou, China.
Empat siluet mobil ditutup kain merah, masing-masing diberi label kategori: All-New Car-A Model, Full-size Six-Seater SUV, Luxury Flagship SUV, dan Multi-Scenario Commercial Vehicle.
"Model-model ini akan dikenalkan di Indonesia," kata Han Dehong. Meski, menurutnya peluncuran model-model tersebut akan dilakukan bertahap dalam beberapa fase.
1. Car-A Model: Mini EV Empat Pintu Sudah di Depan Mata
![Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia]()
Dari empat siluet, model pertama paling mudah diidentifikasi. Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian, mengonfirmasi di Liuzhou bahwa Mini EV generasi kelima — sempat dipajang di Central Park, Jakarta — akan segera masuk Indonesia. "Dalam waktu dekat akan kita bawa ke Indonesia," ujarnya.
Mini EV ini mengusung konfigurasi kabin 2+2 empat pintu, berbeda dari Air ev yang lebih mungil. Dimensinya panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, tinggi 1.575 mm, dengan wheelbase 2.190 mm dan radius putar 4,5 meter.
Baterai LFP-nya diklaim menempuh 205 km berdasarkan standar CLTC. Model ini diproyeksikan tampil di GIIAS 2026 dan dirakit langsung di fasilitas Cikarang.
2. Full-size Six-Seater SUV: Bayang-bayang Starlight L
![Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia]()
Berbeda dari mayoritas SUV tiga baris di Indonesia yang memakai konfigurasi tujuh penumpang, Wuling menyiapkan varian enam penumpang dengan captain seat baris kedua — format yang belakangan makin diminati karena kenyamanan setara MPV premium namun berkarakter SUV.
Kandidat kuatnya adalah Wuling Starlight L (dikenal sebagai Xingguang L di China), SUV crossover menengah dengan konfigurasi 2+2+2.
Dimensinya cukup besar: panjang 4.980 mm, lebar 1.930 mm, tinggi 1.760 mm, dan wheelbase 2.950 mm. Versi PHEV-nya dibanderol USD21.000 atau setara Rp340 jutaan, dengan jarak tempuh mode listrik murni hingga 260 km (CLTC). Interior dilengkapi layar sentuh tengah 15,6 inci untuk hiburan dan kenyamanan penumpang.
3. Luxury Flagship SUV: Bayang-bayang Baojun Huajing S
![Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia]()
Model ketiga kemungkinan besar terkait dengan Baojun Huajing S, SUV mewah bersistem PHEV hasil kolaborasi dengan Huawei yang turut dipamerkan Wuling di Liuzhou.
Baojun sendiri satu payung dengan SGMW, diposisikan di kelas lebih premium dibanding Wuling. Namun kepastian masuknya ke Indonesia belum final. "Mengenai flagship khususnya Baojun, ini menjadi pembahasan lanjutan. Masih dalam tahap studi," jelas Han Dehong.
4. Multi-Scenario Commercial Vehicle: Wuling Masuk Pasar Niaga
![Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia]()
Untuk pertama kalinya, SGMW terbuka mengungkap rencana kendaraan komersial khusus untuk Indonesia. Secara global, SGMW merupakan salah satu produsen kendaraan niaga ringan terbesar di China lewat lini Wuling Commercial — mencakup Zhiguang EV (terjual 5,8 juta unit, dijuluki Forbes "The Most Important Car on Earth"), Hongguang EV/EREV (6,24 juta unit), Rongguang EV Minivan (7,53 juta unit), hingga Porta E-Truck.
Sinyal ekspansi niaga ini sebenarnya sudah terlihat dari portofolio Wuling Indonesia saat ini, yang punya tiga model niaga dengan karakter berbeda:
Wuling Mitra EV adalah kendaraan niaga full elektrik (BEV) yang mengedepankan efisiensi biaya operasional. Baterainya diklaim menempuh hingga 400 km dalam sekali pengisian penuh (standar CLTC), dengan fast charging dari 30% ke 80% hanya sekitar 30 menit.
Wuling Formo Max menyasar segmen niaga bermesin konvensional. Mengusung mesin 1.500cc, mobil ini punya bak sepanjang 2.695 mm dengan bukaan tiga sisi (three-way tailgate) untuk memudahkan bongkar muat. Kabinnya dilengkapi AC dan Electric Power Steering (EPS) demi kenyamanan pengemudi selama jam operasional.
Wuling Formo S melengkapi lini niaga untuk kebutuhan angkut penumpang sekaligus barang, seperti travel atau antar-jemput karyawan, tersedia dalam konfigurasi 5-seater maupun 8-seater.
Portofolio niaga yang sudah ada ini menunjukkan Wuling sebenarnya sudah punya fondasi di segmen tersebut — sehingga rencana "Multi-Scenario Commercial Vehicle" berikutnya kemungkinan memperkuat, bukan memulai dari nol, posisi Wuling di pasar niaga yang selama puluhan tahun dikuasai Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, dan Mitsubishi L300.
FAQ
Kapan Mini EV Wuling meluncur di Indonesia?
Belum ada tanggal pasti, namun disebut "dalam waktu dekat" dan diperkirakan tampil di GIIAS 2026.Apakah SUV flagship Wuling pasti masuk Indonesia?
Belum. SGMW masih dalam tahap studi terkait positioning dan strategi harga.Apa saja kendaraan niaga Wuling yang sudah ada di Indonesia?
Ada tiga: Mitra EV (listrik), Formo Max (pikap konvensional), dan Formo S (MPV niaga 5/8 seater).(dan)
Lihat Juga :