Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 - 11:05 WIB
loading...
Liuzhou dan Wuling,...
Wuling Air EV buatan Indonesia yang dipamerkan di museum Wuling di Liuzhou, China. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
LIUZHOU - Sama seperti Wuhu dan Chery, Chongqing dan Changan, Shenzen dan BYD, kota Liuzhou adalah kota terpenting sekaligus lahirnya Wuling Motors.

Liuzhou adalah kota di Guangxi Zhuang Autonomous Region, berdiri sejak 111 SM saat Dinasti Han menamakannya Tanzhong. Pada tahun 742 M berganti menjadi Longcheng alias "Kota Naga." Baru pada 1736 berubah menjadi nama yang kita kenal sekarang — Liuzhou, yang berarti "Prefektur Pohon Willow."

Kota ini dijuluki "kota industri paling indah di China". Sebab, dikelilingi pegunungan karst, dibelah Sungai Liu, dan menyumbang sekitar seperempat total output industri Guangxi.

Ada pepatah Mandarin kuno tentang Liuzhou: "Lahir di Suzhou, hidup di Hangzhou, makan di Guangzhou, mati di Liuzhou". Sebab, Liuzhou dulu terkenal sebagai penghasil peti mati terbaik dari kayu cemara, kapur barus, dan cendana, yang konon mampu mengawetkan jenazah dengan sempurna.

Kelahiran Wuling dan SGMW di Luzhou
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat

Semuanya dimulai di 1928. Tepatnya saat Kuomintang mendirikan Liujiang Machinery Factory sebagai bengkel perbaikan peralatan militer. Di sinilah cikal bakal industri otomotif Liuzhou bermula.

Tahun 1964, keturunan pabrik itu — yang kini bernama Liuzhou Tractor Factory — memproduksi traktor pertama dengan merek Fengshou. Setelah kebijakan ekonomi China berubah pada 1978, pasar traktor kolaps dan mereka harus bertransformasi.

Tahun 1982, Wuling secara resmi mendaftarkan merek mobil pertamanya. Dan 1984 — full production dimulai dengan model LZ110, minivan kecil yang dikembangkan under licensing agreement dengan Mitsubishi Motors, menjadikannya kembaran desain dari Mitsubishi Minicab generasi ketiga.

"Sejak awal Wuling mendukung industri kebutuhan agrikultur di China. Karena itu, sangat dekat dengan label mobil rakyat," beber Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors saat berkunjung ke museum Wuling di Liuzhou, China.

Tahun 1996, Liuzhou Wuling Automobile Co., Ltd. secara resmi didirikan — menandai berdirinya Wuling Group. Dua tahun kemudian, 1998, penjualan minivan Wuling menembus 100.000 unit dan Wuling menjadi pemimpin industri minivan domestik China.

Lalu datanglah titik balik terbesar: 18 November 2002, lahirlah SAIC-GM-Wuling (SGMW) — joint venture tiga pihak pertama di China antara SAIC (50,1%), General Motors (34%), dan Wuling Group (15,9%). Markas besarnya? Liuzhou, tentu saja.

Yang unik: Wuling Group tetap memegang merek "Wuling." Jadi logo "W" lima berlian itu bukan milik SGMW — melainkan hanya dilisensikan dari Wuling Group (sekarang bernama Guangxi Automobile Group) kepada SGMW.

SGMW yang powerful, ditambah kemampuan produksi komponen Wuling Group, plus sikap pemerintah kota Liuzhou yang sangat akomodatif terhadap industri manufaktur, menjadikan Liuzhou sebagai kota dengan DNA otomotif yang sangat kuat.

Liuzhou adalah satu-satunya kota di China yang memiliki fasilitas perakitan dari keempat grup otomotif besar sekaligus — Dongfeng, FAW, CNHTC (Sinotruk), dan SAIC — semuanya punya pabrik di sini.

Headquarters SGMW di Liuzhou mencakup 89,2 hektare, terdiri dari tiga pabrik: dua pabrik kendaraan (East Plant & West Plant) plus satu Engine Plant. Kapasitas produksi mesin menembus 300.000 unit per tahun.

Di puncak kejayaan ICE-nya, Wuling Sunshine (minivan ikonik) terjual lebih dari 450.000 unit per tahun. SGMW sendiri pernah mengklaim bahwa tidak ada model lain di China yang bisa menandingi angka penjualan Wuling Sunshine.

Tahun 2009, saat pemerintah China menggulirkan insentif pembelian mobil untuk petani, SGMW berhasil membukukan 1,06 juta unit dalam satu tahun — naik 65% dari tahun sebelumnya.

Market share minivan mereka mencapai 45% nasional, dan SGMW menjadi satu-satunya produsen otomotif China dengan penjualan tahunan di atas 1 juta unit.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Intip Pabrik Wuling...
Intip Pabrik Wuling Liuzhou: AI Jadi Otak, Robot Jadi Tangan
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Mengenal Liuzhou, Markas...
Mengenal Liuzhou, Markas Wuling Sekaligus Ibu Kota Mobil Listrik Dunia
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Rekomendasi
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Komisi VIII DPR: Ada...
Komisi VIII DPR: Ada Ancaman Besar jika LGBT Masif di Indonesia
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Berita Terkini
Intip Pabrik Wuling...
Intip Pabrik Wuling Liuzhou: AI Jadi Otak, Robot Jadi Tangan
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Liuzhou dan Wuling,...
Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Mengenal Liuzhou, Markas...
Mengenal Liuzhou, Markas Wuling Sekaligus Ibu Kota Mobil Listrik Dunia
Dari Lampu Merah di...
Dari Lampu Merah di Liuzhou, Lahirlah Revolusi EV yang Mengubah Jakarta
Terungkap di Liuzhou!...
Terungkap di Liuzhou! Ini 4 Mobil Baru Wuling yang Bakal Gempur Indonesia
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved