Apa Beda Wuling Mini EV atau Aira dengan Air EV?
Selasa, 07 Juli 2026 - 13:44 WIB
loading...
Wuling Air EV (kiri) dan Wuling Mini EV Aira (kanan) yang akan diluncurkan di GIIAS 2026. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A
A
A
LIUZHOU - Wuling Hongguang Mini EV akan masuk ke Indonesia di GIIAS 2026 dengan nama Aira. Mobil ini jauh lebih besar dibandingkan Air EV.
Nah, tentu banyak yang penasaran, apa saja sih bedanya dengan Air EV yang sangat populer di Indonesia itu? Berikut detilnya:
1. Dimensi & Bodi
Hongguang Mini EV: 3268 x 1520 x 1575 mm, wheelbase 2190 mm, 4 pintu 4 kursi, radius putar 4,5 m.
Air EV: 2974 x 1505 x 1631 mm, wheelbase 2010 mm, 4 kursi.
Perbedaan: Mini EV lebih panjang dan wheelbase-nya lebih panjang ~180 mm, sedangkan Air EV justru lebih tinggi. MINIEV terasa lebih "mobil kotak" memanjang, Air EV lebih pendek dan tinggi.
Air EV: baterai LFP, varian 17,3 kWh (200 km) dan 26,7 kWh (300 km).
Persamaan: keduanya pakai kimia baterai yang sama (LFP) dengan kapasitas dan jarak tempuh yang nyaris identik di dua tingkatan (kelas ~200 km dan ~300 km).
Air EV: motor PMSM tunggal, daya 30 kW (40 hp), torsi 110 Nm, RWD.
Persamaan: sama-sama penggerak roda belakang (RWD) dengan daya motor 30 kW — jadi performa dasarnya setara.
Perbedaan mencolok pada pengisian daya: Mini EV AC charging cuma 4,8 jam (varian kecil) / 7,2 jam (varian besar), sedangkan Air EV AC charging 8,5 jam — Mini EV jauh lebih cepat diisi ulang.
Air EV: suspensi depan MacPherson / belakang multi-link, rem depan disc-belakang drum, ban 145/70 R12, velg baja.
Persamaan: konfigurasi suspensi dan rem dasar mirip.
Perbedaan: Mini EV pakai ban/velg lebih besar (R13 vs R12).
5. Fitur & Trim
Mini EV punya varian atas dengan rem parkir elektronik, lampu depan follow-me-home, pengisian terjadwal lewat app + head unit.
Air EV varian atas (Pro 300) punya rem parkir elektronik, keyless entry, kamera belakang, VSC, airbag penumpang.
Persamaan: pola tingkatan trimnya serupa — makin mahal, makin banyak fitur kenyamanan dan keselamatan ditambahkan (rem parkir elektronik, airbag tambahan, dsb).
Secara umum, kedua mobil ini jelas berasal dari platform dan filosofi desain yang sama (mobil listrik mini kota, RWD, baterai LFP, motor 30 kW), tapi Wuling menyesuaikan Air EV untuk pasar Indonesia dengan proporsi bodi berbeda (lebih pendek, lebih tinggi), ban lebih kecil, dan waktu pengisian AC yang lebih lambat.
Nah, tentu banyak yang penasaran, apa saja sih bedanya dengan Air EV yang sangat populer di Indonesia itu? Berikut detilnya:
1. Dimensi & Bodi
![Apa Beda Wuling Mini EV atau Aira dengan Air EV?]()
Hongguang Mini EV: 3268 x 1520 x 1575 mm, wheelbase 2190 mm, 4 pintu 4 kursi, radius putar 4,5 m. 
Air EV: 2974 x 1505 x 1631 mm, wheelbase 2010 mm, 4 kursi.
Perbedaan: Mini EV lebih panjang dan wheelbase-nya lebih panjang ~180 mm, sedangkan Air EV justru lebih tinggi. MINIEV terasa lebih "mobil kotak" memanjang, Air EV lebih pendek dan tinggi.
2. Baterai & Jarak Tempuh
Mini EV: baterai LFP (Divine Refined Battery), varian 16,2 kWh (205 km CLTC) dan 25,1 kWh (301 km CLTC).Air EV: baterai LFP, varian 17,3 kWh (200 km) dan 26,7 kWh (300 km).
Persamaan: keduanya pakai kimia baterai yang sama (LFP) dengan kapasitas dan jarak tempuh yang nyaris identik di dua tingkatan (kelas ~200 km dan ~300 km).
3. Performa & Pengisian Daya
Mini EV: motor "three-in-one", daya maksimum 30 kW, kecepatan maksimum 101 km/jam, mode berkendara Eco/Standard/Sport.Air EV: motor PMSM tunggal, daya 30 kW (40 hp), torsi 110 Nm, RWD.
Persamaan: sama-sama penggerak roda belakang (RWD) dengan daya motor 30 kW — jadi performa dasarnya setara.
Perbedaan mencolok pada pengisian daya: Mini EV AC charging cuma 4,8 jam (varian kecil) / 7,2 jam (varian besar), sedangkan Air EV AC charging 8,5 jam — Mini EV jauh lebih cepat diisi ulang.
4. Sasis & Kaki-kaki
Mini EV: suspensi depan MacPherson / belakang three-link, rem depan disc-belakang drum (varian Advanced) atau disc semua (varian Premium), ban 155/70 R13, velg baja.Air EV: suspensi depan MacPherson / belakang multi-link, rem depan disc-belakang drum, ban 145/70 R12, velg baja.
Persamaan: konfigurasi suspensi dan rem dasar mirip.
Perbedaan: Mini EV pakai ban/velg lebih besar (R13 vs R12).
5. Fitur & Trim
![Apa Beda Wuling Mini EV atau Aira dengan Air EV?]()
Mini EV punya varian atas dengan rem parkir elektronik, lampu depan follow-me-home, pengisian terjadwal lewat app + head unit.
Air EV varian atas (Pro 300) punya rem parkir elektronik, keyless entry, kamera belakang, VSC, airbag penumpang.
Persamaan: pola tingkatan trimnya serupa — makin mahal, makin banyak fitur kenyamanan dan keselamatan ditambahkan (rem parkir elektronik, airbag tambahan, dsb).
Secara umum, kedua mobil ini jelas berasal dari platform dan filosofi desain yang sama (mobil listrik mini kota, RWD, baterai LFP, motor 30 kW), tapi Wuling menyesuaikan Air EV untuk pasar Indonesia dengan proporsi bodi berbeda (lebih pendek, lebih tinggi), ban lebih kecil, dan waktu pengisian AC yang lebih lambat.
(dan)
Lihat Juga :