Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?
Selasa, 14 Juli 2026 - 18:40 WIB
loading...
Saat SUV listrik jadi tren, 82 Land Cruiser justru memilih jalur hutan dan kebun teh untuk membuktikan mengapa mereka tak pernah lekang oleh zaman. Foto: TLCI
A
A
A
JAKARTA - Di tengah gempuran SUV listrik boxy yang sedang tren, 82 Land Cruiser justru memilih menembus hutan, menyusuri kebun teh, dan berkemah di lereng gunung. Bukan nostalgia semata, ada alasan yang lebih dalam.
Sabtu pagi, 10 Juli 2026, gapura start bertuliskan "Guyub, Gayeng, Guyon" berdiri di Alun-alun Kota Brebes.
Di depannya, sebuah Land Cruiser tua bernomor polisi B 295 ANA menunggu aba-aba pelepasan, lampu tambahan bulat di bemper depan masih menyala meski matahari sudah tinggi.
Di belakang panggung, aparat kepolisian dan TNI berdiri berdampingan dengan panitia — pertanda bahwa acara ini bukan sekadar kumpul-kumpul komunitas kecil.
Inilah Nomadic-4 Adventure Awaits 2026, event overland yang digelar Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter 17 Jayaraya bersama Pengda IOF DKI Jakarta pada 10-12 Juli 2026.
Rute dimulai dari Brebes, menembus kawasan Baturaden, dan berakhir di dataran tinggi Kaligua — seluruhnya di Jawa Tengah. Sebanyak 82 kendaraan dari berbagai komunitas dan perorangan pencinta otomotif ikut ambil bagian.
Konvoi Sambil Uji Nyali di Jalur Sempit
Medan yang dilalui jelas bukan jalan aspal mulus. Land Rover klasik berwarna kuning gading, Suzuki Vitara merah, hingga SUV modern — berhenti di jalur tanah sempit yang diapit vegetasi hutan lebat.
Di titik lain, konvoi melintasi jalan setapak di tengah perkebunan teh berundak, dengan Land Cruiser berbagai generasi berjajar rapi mengikuti kontur bukit.
Tujuan event ini memang dua arah: menguji keterampilan mengemudi sekaligus adrenalin peserta menuntaskan rute Brebes-Baturaden-Kaligua, dan memperkenalkan kekayaan budaya serta keindahan alam di sepanjang jalur tersebut.
Titik kemah utama berlokasi di area terbuka yang dikelilingi kebun teh, terlihat dari foto udara puluhan kendaraan terparkir membentuk formasi melingkar, lengkap dengan tenda atap (rooftop tent) dan peralatan overland lainnya.
TLCI Jayaraya, 610 Anggota yang Lahir dari Jakarta
Di balik event ini berdiri TLCI Chapter 17 Jayaraya, komunitas pencinta dan pemilik Land Cruiser di wilayah Jabodetabek yang berdiri sejak 2015 dan berkedudukan di Jakarta.
Saat ini jumlah anggotanya mencapai 610 orang — angka yang terus bertambah meski unit Land Cruiser lawas semakin langka dan mahal di pasar.
Aktivitas komunitas ini jauh dari sekadar pamer kendaraan. Ada Coaching Clinic untuk meningkatkan kemampuan mengemudi yang benar dan aman sekaligus mendukung kampanye tertib berlalu lintas. Ada pula kegiatan bakti sosial berupa santunan ke panti asuhan, bantuan bagi korban bencana alam dalam skema tanggap darurat, hingga bantuan biaya perbaikan gedung pendidikan dan fasilitas umum.
Jejak Event Nasional yang Sudah Terukir
TLCI Jayaraya bukan pemain baru di kancah event otomotif nasional. Pada 2017, mereka menyelenggarakan Jambore TLCI ke-3 di Jakarta yang diikuti lebih dari 1.000 kendaraan Land Cruiser dari seluruh Indonesia, bahkan turut dihadiri perwakilan dari negara tetangga. Tahun 2025, giliran event offroad skala nasional "TLCI Jayaraya Cipeundeuy Jungle Rush" digelar di Subang, Jawa Barat, pada 24-27 April.
H. Sudjatmiko, Ketua TLCI Chapter 17 Jayaraya, menegaskan bahwa event seperti Nomadic-4 tidak semata soal menaklukkan rute offroad. Kegiatan bakti sosial dan peduli lingkungan yang menyertai event ini menjadi bukti komitmen komunitas terhadap masyarakat dan lingkungan di lokasi kegiatan berlangsung, bukan sekadar konvoi yang lewat dan pergi begitu saja.
Fenomena ini sebenarnya mencerminkan pola yang lebih luas di kalangan penggemar Land Cruiser di Indonesia. "Sasis ladder frame yang kokoh dan sistem penggerak 4x4 membuat mobil ini tetap diandalkan melintasi medan ekstrem, sementara mesinnya dikenal jarang rewel meski usia unit sudah puluhan tahun," ujar H. Sudjatmiko.
Status sebagai kendaraan hobi turut menjaga nilai jual kembali tetap stabil, didukung ketersediaan suku cadang dan komunitas yang solid seperti TLCI — faktor yang membuat unit lawas seperti FJ40 hingga VX100 masih banyak beroperasi hari ini.
Sabtu pagi, 10 Juli 2026, gapura start bertuliskan "Guyub, Gayeng, Guyon" berdiri di Alun-alun Kota Brebes.
Di depannya, sebuah Land Cruiser tua bernomor polisi B 295 ANA menunggu aba-aba pelepasan, lampu tambahan bulat di bemper depan masih menyala meski matahari sudah tinggi.
Di belakang panggung, aparat kepolisian dan TNI berdiri berdampingan dengan panitia — pertanda bahwa acara ini bukan sekadar kumpul-kumpul komunitas kecil.
Inilah Nomadic-4 Adventure Awaits 2026, event overland yang digelar Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter 17 Jayaraya bersama Pengda IOF DKI Jakarta pada 10-12 Juli 2026.
Rute dimulai dari Brebes, menembus kawasan Baturaden, dan berakhir di dataran tinggi Kaligua — seluruhnya di Jawa Tengah. Sebanyak 82 kendaraan dari berbagai komunitas dan perorangan pencinta otomotif ikut ambil bagian.
Konvoi Sambil Uji Nyali di Jalur Sempit
![Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?]()
Medan yang dilalui jelas bukan jalan aspal mulus. Land Rover klasik berwarna kuning gading, Suzuki Vitara merah, hingga SUV modern — berhenti di jalur tanah sempit yang diapit vegetasi hutan lebat..jpg)
Di titik lain, konvoi melintasi jalan setapak di tengah perkebunan teh berundak, dengan Land Cruiser berbagai generasi berjajar rapi mengikuti kontur bukit.
Tujuan event ini memang dua arah: menguji keterampilan mengemudi sekaligus adrenalin peserta menuntaskan rute Brebes-Baturaden-Kaligua, dan memperkenalkan kekayaan budaya serta keindahan alam di sepanjang jalur tersebut.
Titik kemah utama berlokasi di area terbuka yang dikelilingi kebun teh, terlihat dari foto udara puluhan kendaraan terparkir membentuk formasi melingkar, lengkap dengan tenda atap (rooftop tent) dan peralatan overland lainnya.
TLCI Jayaraya, 610 Anggota yang Lahir dari Jakarta
![Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?]()
Di balik event ini berdiri TLCI Chapter 17 Jayaraya, komunitas pencinta dan pemilik Land Cruiser di wilayah Jabodetabek yang berdiri sejak 2015 dan berkedudukan di Jakarta. 
Saat ini jumlah anggotanya mencapai 610 orang — angka yang terus bertambah meski unit Land Cruiser lawas semakin langka dan mahal di pasar.
Aktivitas komunitas ini jauh dari sekadar pamer kendaraan. Ada Coaching Clinic untuk meningkatkan kemampuan mengemudi yang benar dan aman sekaligus mendukung kampanye tertib berlalu lintas. Ada pula kegiatan bakti sosial berupa santunan ke panti asuhan, bantuan bagi korban bencana alam dalam skema tanggap darurat, hingga bantuan biaya perbaikan gedung pendidikan dan fasilitas umum.
Jejak Event Nasional yang Sudah Terukir
![Kenapa Pemilik Land Cruiser Tua Tetap Setia di Tengah Serbuan Mobil Listrik?]()
TLCI Jayaraya bukan pemain baru di kancah event otomotif nasional. Pada 2017, mereka menyelenggarakan Jambore TLCI ke-3 di Jakarta yang diikuti lebih dari 1.000 kendaraan Land Cruiser dari seluruh Indonesia, bahkan turut dihadiri perwakilan dari negara tetangga. Tahun 2025, giliran event offroad skala nasional "TLCI Jayaraya Cipeundeuy Jungle Rush" digelar di Subang, Jawa Barat, pada 24-27 April..jpg)
H. Sudjatmiko, Ketua TLCI Chapter 17 Jayaraya, menegaskan bahwa event seperti Nomadic-4 tidak semata soal menaklukkan rute offroad. Kegiatan bakti sosial dan peduli lingkungan yang menyertai event ini menjadi bukti komitmen komunitas terhadap masyarakat dan lingkungan di lokasi kegiatan berlangsung, bukan sekadar konvoi yang lewat dan pergi begitu saja.
Fenomena ini sebenarnya mencerminkan pola yang lebih luas di kalangan penggemar Land Cruiser di Indonesia. "Sasis ladder frame yang kokoh dan sistem penggerak 4x4 membuat mobil ini tetap diandalkan melintasi medan ekstrem, sementara mesinnya dikenal jarang rewel meski usia unit sudah puluhan tahun," ujar H. Sudjatmiko.
Status sebagai kendaraan hobi turut menjaga nilai jual kembali tetap stabil, didukung ketersediaan suku cadang dan komunitas yang solid seperti TLCI — faktor yang membuat unit lawas seperti FJ40 hingga VX100 masih banyak beroperasi hari ini.
(dan)
Lihat Juga :